
hari ini... hari pertama aku di tinggal suamiku kuliah..
setelah ku menyiapkan sarapan untuk suamiku, kami pun makan bersama..
setelah makan selesai.. suamiku berkata..
"sayang jaga diri baik baik yah di rumah. jangan kemana mana sampai aku pulang! "
"iya insya allah aku gk kemana mana" ...dengan senyuman manis di wajahku...
ku membawakan tasnya dan mas Harun bersiap siap memakai jaket kulitnya..
setelah kami di teras rumah, lita tiba tiba datang dengan pakaian yang seksinya, dan berkata..
"Harun, aku boleh ikut kamu tidak? motor aku ban nya pecah, belum sempat di benarkan. kalo benerin motor dulu, aku takut terlambat! "...
mas harunpun menatap wajahku dengan senyuman keRaguanya...
suamiku berkata... "hmmmm vini, kami gk papa yah pergi bareng, kasian lita tidak ada yang mengantarnya pergi.. "
dalam hati aku bergumam.. duh.. ngapain sih wanita centil ini selalu goda suamiku.. sudah tau sekarang punya istri.. rasa resahku menggunung di dalam hati..
aku menjawab.. "ya sudah gk papa.. tapi kali ini sajakan? "
"iya... insya allah" jawaban suamiku sembari tersenyum..
"makasih vini, aku ikut suami kamu dulu ya.. kali ini saja" kata lita..
dan ku menjawab "tapi kali ini saja yah,.. " ku membuang muka di hadapannya..
"ya sudah hati hati"...
__ADS_1
suamiku mengucapkan "assalamualaikum " lalu pergi dengan lita..
tarik nafas dalam dalam... keluarkan... huuufff.....
sabar sabar, kalo punya suami ganteng tuh gitu, sudah tau punya istri , masih saja nyantol...
dan ku lupakan kejadian tadi, lalu ku membersihkan rumah..
setelah membersihkan didalam rumah, aku merapikan teras depan rumah, walupun kecil, sekiranya terlihat rapih dan indah..
ingin rasanya aku membeli bunga bunga untuk menghiasi depan kontrakan ini, tapi nantilah kalo mas Harun pulang saja.
dan ku duduk di kursi depan rumah,
tiba tiba aku kepikiran kejadian tadi pagi,...
aku merasa ada yang tidak beres dengan sikap mas Harun sekarang, sedekat apa sih lita dengan mas Harun?
resiko punya suami ganteng seperti ini nih...
apa lagi ketika mas Harun membonceng lita, seakan akan dia yang jadi istrinya bukan aku.
apa lagi pegangannya nomplok lagi,(hatiku semakin panas)
astagfirullah... apa sih yang tadi aku pikirkan..
maaf ya tuhan, atas prasangka burukku kepada suamiku..
mungkin tadi hanya emosiku yang sedang membara,
sehingga pikiranku menjadi gelap seperti ini.
__ADS_1
dari pada aku memikirkan yang tidak tidak tentang suamiku.. masih mending aku menunggu tukang sayur, dan nanti memasak kesukaannya.
beberapa menit kemudian...
"yuuuuuurrr sayur, yuuuuuurr sayur, " suara tukang sayur..
akhirnya tukang sayur berhenti di sebelah rumah kontrakanku, ...
aku bertanya.. "pak, kangkung harganya berapa? "
pak sayur menjawab... " 3 ribuan neng"
dan pelanggan sayur di kompleks kontrakanku saling berdatangan..
pak sayurpun melayani pembelinya, yang super rewel rewel, namanya juga ibu ibu rumah tangga.
lalu pak sayur meng hitung belanjaanku.. " semuanya 12 ribu neng!
dan akupun membayarnya,
pak sayur bertanya.. "neng pendatang baru yah? saya baru lihat neng?... "
aku menjawab.." iya pak, saya baru 2 hari di sini, ikut suami. suami saya masih kuliah sedang lanjut s2 pak"
ada ibu ibu mengajak berkenalan"oh.. istrinya baharun tah?.. nama saya ibu romlah, rumah saya sebelah sana, "
ku menjawab... " iya bu.. saya vini, saya istrinya baharun"
lalu ibu ibu lainnya berkata.. " oh.. neng vini namanya.. neng nanti main keruma kita yah... supaya nanti kita bisa akrab dalam bertetangga... "
"iya bu... iya.. insya allah, nanti saya bermain ke rumah ibu ibu... "
__ADS_1
senangnya mempunyai tetangga yang ramah ramah,
semoga jenuhnya hatiku bisa terbaru dengan tetangga tetangga ini...