Kakak Kelas Yang Cuek

Kakak Kelas Yang Cuek
31


__ADS_3

dito trus berusaha mencari citra keseluruh ruangan sekolah sampai sampai dia mengecek duakali mengecek ruangan yg sudh di cek nyaa,sampai dimna dito ingatt ada satu tempat yg belum dilihatnya dia bergegas pergi ke tempat ituu disana terlihat sunyii tidk ada siapa pun yg lewat ya krna skrang sedang ada perlombaan jdi semua pengurus sekolah pun ikut menonton perlombaan itu


"citraaa lo dimna citt" teriak dito sekencang mungkin agar sang punya nama mendengarnya "citraa gue mohon citt lu jawab gua" dito teruss berteriak karna ini tempat yg terakhir ia mencari citra


"semoga aldo dan yg lainnya menemukan citra" gumam dito yg sudh putus asa


ditempat citra,ia sedang berusaha keluarr karnaa sesak diruangan itu,saat sudahh berusaha keluar ia mendengar teriakan suara yg ia kanal "apakah itu dito??" batin citra tersenyum dan ia langsung saja berteriak


"dito gua disni ditt!!" teriak citra dengan kencang agar dito bisa mendengarnya,saat dito hendak pergi dari tempat itu tiba tiba ia mendengar teriakan citra


"cit lu dimna!!" teriakk dito dengan melihat sekeliling


"gua dii gudang ditt,tolongin gua disini gelap dan sempit gua gak bisa napas!!" teriak citra sambil mengedor pintu untuk memberii kode kpda dito


"citt lu brtahan ya,gua mau ngedoprak pintu nya dan lu mundur menjauh dari pintuu" ucap dito saat sudhh didepan pintu gudang


"okeyy" balas citra dan segera ia menuruti perintah dito untuk menjauh dari pintuu


"1 2 3 dann brakkk" pintu terbuka dan telihat sosok laki laki tampan


"cit lu gak apa apa kan?" tanya dito khawatir saat sudhh ada di depan citra


"gak apa apa kok,makasih ya lu udh nolongin gue" ucap citra sambil tersenyum menatap dito


"lu gak usah bilang terimakasih ini udh jadi kewajiban gua jdi suami buat jagain lu" ucap dito tuluss


deg...


"aduhh jantung lu knpa sih,cuman gra gra dito bilang suami aja bisa sampe berdebarr kaya gini" batin citraa

__ADS_1


"yaudah kalo ku gk knpa napa kita pergi darisini kasian yg lain takut khawatir" ucap dito dan diangguki citra


saat mereka sampai di tempat tdi teman teman citra menemukan tas milik citra,bnar saja disana sudh ada ketiga sahabat citra dan kedua sahabat dengan wajah yg khwatirr


"haii guys" sapa citra sambil tersenyum dan mereka pun menoleh ke sumber suara


"citraa!!" ucap mereka bersamaan


"lu gak knpa napa kan??" tanya ketiga sahabatnya khawatir dan citra menggelengkan kepala nya


"kalian knpa sih??" tanya citra dengan muka tanpa dosa nyaa


"lu bilang kita knpa hah??" ucap ara dengan kesal dan citra mengangguk "lu pikir sendirii dahh!!" denguss ara


"yaudahh kalo gk mau ngsih tau" ucap citra sambil memonyongkan bibir nya kedepan


"tapi lu bnran gak papa kan??" tanyaa alin memastikan


"gak kok gak papa untunt aja kak dito cepet datang kalo gak,gak tau deh kaya gmna akibat nya" ucap citra sambil tersenyum


"makasih kak dito udh nyelamatin sahabat kita" ucap ketiga sahabat citra


"udh kewajiban gua buat nyelamatin citra" ucap dito dan semuanya heran dengan ucapan dito


"maksud nya udh jdi kewajiban gua sebagai kakak kelas buat nyelamatin adek kelasnya" tambahh dito saat mengetahui ucapannya yg barusann dan melihatt wajah teman temannya kebingungan,sedangkan citra bernapas lega


"ohh iya juga sih,sebagai kakak kelas hrus baik kepada adek kelasnya" ucap najwa dan mereka pun tertawa dan dito dia ikut tertawa pertama kalinya


"ck kak dito baru pertama kali ketawa" ucap ara saat sudh selesai tertawa nya dan dito mengerit kan dahi nya bingung "maksud nya kita baru petrama kali ngeliat kak dito tertawaa dan tersenyumm karna kan selama ini kak dito ituu sering memsang wajah yg datar dan cuek"tambah ara dan merekapun tertawa

__ADS_1


"asal lu tau aja ra kalo si dito itu datar sama cuek kalo sama orang yg baru dikenal nya tapi kalo sama orang yg udh bener bner deket sama dia,dia gabklan cuekk cuek amat,bukti nya kalo sama gue dan aldo dia sering ketawa bahkann lbih dari ituu,beg*k nya dia,jahilnya dia ya gak do??" ucap arif dan diangguki aldo


"ya kareka lu pada emang udh sama guaa dari kecil" dengus dito dan mereka pun tertawa


"gak nyangka ternyata kak dito jahil juga ya" ucap alin dan citra ia hanya tersenyum karena ia sudh tahu kelakuan dito bahkan ucapan arif benarr kalo dito sebenarnya hangat kalo sama orang yg sudh dekat dengannya contoh dia dan ketiga sahabatnya yg skrang juga sudh kenal dekat dengan dito,tapi dito akan bersikap dingin dan cuek kpda orang yg baru ia knal atau orang yg tidk disukainya


"udah lah kita balik ke lapangan yuk!" ucap citra dan diangguki mereka


"tadi siapa yg menang kak??" ucap alin saat mrka sudh bergabung dengan murid murid lain di lapangan


"yang mana?" ucap arif


"ih tdi kelas kakak yg mang apa kelas lawan kakak yg menang,kita kan gak pokus lagi mikirin si citra trus nonton nya juga gak sampe selesai" denguss alin kesal


"oh itu ya pasti kelas kita lah menang,sedangkan di kelas kita kan ada tiga pangeran tampan" ucap arif bangga dan diangguki aldo,sedangkan dito hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan kedua sahabatnya


"cihh membanggakan diri sendiri" dengus alin kesal dan mereka pun tertawa


"finaltinya kapan??" tanya citra


"nanti kalo kelas 12 belas udah tanding baru deh nanti kelas 10 yg menang melawan kelas 11 dan diantara mereka yg menang bakalan melawan kelas 12 yg menang" ucap dito tanpa mengalihkan pandangannya kedepan,ya karna dito kalo sedang banyak orang pasti dia bakalan datar dan cuek


"jadi perlombaan nya 4 hari dong?" sambung najwa


"1 tahun" ucap aldo sambil melirik sekilas pada najwa yg memasang wajah cemberut


"ck orang mah nanya baik baik ini dijawab nya lain" denguss najwa kesal


"ya iya lah 4 hari masa mau 1 tahun kasian kali tuh kelas 12 pengen cpet cpet lulus biar gk di hukum trus sama pak dian" ucap aldo gemas

__ADS_1


__ADS_2