Kakak Kelas Yang Cuek

Kakak Kelas Yang Cuek
39


__ADS_3

dito dan anak anak BF sampai didepan gedung kosong itu dengan segera dito masuk kedalam gedung tapi didalam kosong tidk ada apa apa (ye namanya juga gedung kosong)


"dit kita berpencar nyari citra"saran arif dan diangguki dito


setelah berunding sekarang mereka mencari citra dengan cara berpencar agar mudah untuk menemukan citra,dito terus mencari citra tidak peduli dengan keadaannya


teman teman dito yg melihat dito begitu mencemaskan citra sempat dibuat bingung pada pasalnya dito adalah laki laki yang dingin dan cuek terhadap wanita,bahkan mereka baru pertama kali melihat dito mencemaskan seorang wanita


"citra lu dmna cit bertahanlah"batin dito yg trus menyebut citra dalam doa nya semoga wanita nya baik baik saja


ditempat citra


"berengsek kalian!!"teriak citra pada kedua pereman atau penculik ah tidk tau skrang dipikiran citra adalah kedua orang itu jahatt


"sudah lah gadis manis kau diam saja"ucap pereman ke saru sambil memegang dagu citra dan citra cepat cepat membuang wajahnya ke sembarang arah


"jangan pegang wajahku dengan tangan kotor mu itu paman"ucap citra sambil tersenyum tipis


"dasar wanita kurang ajar kamu!!"teriak pereman yg kedua dan Plakkk (anggap orang lagi nampar aja ya) pereman yg kedua menampar pipi citra


"itu hukuman buat kamu karna telah melawan kita"ucap pereman itu sambil memegang wajah citra kuat dan dilepaskan dengan kasar


"awww"citra merintih sakit


"heyy paman anda jangan belaga sok dulu"ucap citra


"heyy gadis kecil kau sepertinya tidak takut takut ya pada kami!! baiklah aku akan memberi mu perajaran lagi"ucap pereman itu dan saat ia ingin menampar pipi citra lagi tapi


bukkk


kedua pereman itu yg tersuntur karna ada seseorang yg memukul nya dari belakang


"hey kau siapa berani kamu" ucap pereman itu dan terjadilah peperangan disana


bukk


bukk


bukk


saat kedua pereman itu sudah tergeletak lemah baru lah seseorang itu menghampiri citra


"citra lu gak knapa napa kan??"ucap orang itu dan citra hanya menggeleng sambil tersenyum "eh bntar ini pipi kamu knpa"

__ADS_1


"gak knpa napa kok dit"ucap citra dan ya orang itu adalah dito jadi tadi sehabis citra ditampar oleh pereman itu datang lah dito,tapi karna dito tidk ingin gegabah makannya dia menggunakan jari untuk memberi tahu citra agar tidak berisik dan membuat suasana dengan si pereman itu dan dia berhasil memukul kedua pereman itu


Flashback


dito sedang mencari citra didalam gedung tersebut bahkan ia sampai mengecek kedua kalinya disetiap ruangan


"dit gmna ini mau hampir jam dua petng"ucap aldo


"gua gak tau do tapi gua mau nyari citra sampai ketemu dan kalo belum sampai gua gak mau pulang kerumah gua mau trus nyari citra"ucap dito dengan tertunduk


aldo dan arif bahkan teman temannya yg lain merasa aneh dengan dito yg sekarang yang biasanya dito dingin dan cuek tidak peduli tapi skrang malah kebalikannya


saat dito,arif dan aldo ingin ketempat mereka berunding tadi tiba tiba ia mendengar seseorang menjerit dari lantai atas


"suara nya kaya kenal"batin dito "ahh citra itu itu citra"


tanpa basa basi lagi dito langsung pergi ke atas sendirian mencari disetiap ruangan agar menemukan citra saat ruangan terakhir ia menemukan citra dan saat itu pula citra menatap kepada dito tapi dito mengisyaratkan agar tidak berisik atas kedtangnnya


citra tau apa yg dimaksud dito dan agar lebih gampang citra membuat suasna dengan pereman itu dan benar tanpa lama dito memukul kedua pereman itu dengan sebuah kayu


Flashbck of


"hey"teriak seseorang dengan lantang dito dan citra menoleh ke sumber suara "dito kau sudah membuat kita cemas"


"hei dito kau seharusnya berpikir kita mencari mu kemana mana dan terdengar suara orang yg sedang beradu hantam kita mencari arah suara itu dan trnyata dari ruangan ini"ucap aldo


"udah udah kalian malah berantem kaya anak kecil"tegur arif menyudahi kedua sahabatnya untuk beradu mulut


"tapi kau hebat dit menghabiskan dua pereman sekaligus"ucap riki bangga


"pasti"ucap dito sambil tersenyum


"woi udah skrang bukan waktunya pamer skrang kita pergi dari gedung tua ini"ucap arif


merekapun pergi dari gedung itu dan karna citra lemas tidak bisa jalan akhirnya dito menggendong citra sampai didepan motor


"dit kita balik kerumah masing masing aja"ucap riki


"yaudah makasih bro udah pada mau bantuin gue"ucap dito


"yaelah santai aja kali kita kan keluarga"ucap riki dan diangguki anak anak BF yg lain


"dan satu lagi kita bakaln nagih janji lu"sambung riki dan dito bingung janji apa "hutang penjelasan lu"

__ADS_1


"oh itu iya nanti gua bakal jelasin ke lu santai aja"ucap dito dan diangguki riki


"ke kita berdua juga kan dit?"tanya aldo menunjuk dirinya dan arif


"liat aja nanti"ucap dito


"ish kau ni ya"ucap aldo kesal


"yaudah gua sama anak anak pamit dulu dit,do,dan rif"ucap riki berpamitan "cepet sembuh cit"


"makasih kak riki udah mau bantuin nyariin aku"ucap citra tak enak


"santai aja"


"kita pamit bro!! mari citra"ucap anak anak BF dan dito,aldo dan arif mengangguk dengan tersenyum


"makasih yah"ucap citra kepada anak anak BF dan anak anak BF hanya mengangguk lalu tersenyum


setelah riki dan anak anak balik mereka berempatpun pulang ke rumah masing masing tapi karna jalan mereka sejalur jadi mereka pulangnya bebarenga


dito pertama sampai di apart sebelum masuk parkiran ia berhenti dulu di sisi jalan dan menyuruh kedua sahabatnya juga berhenti dulu


"besok ada yg mau gua omongin"ucap dito


"okey nanti besok di tongkrongan aja"ucap arif


"gak bisa ini hanya kita aja"ucap dito seakan arif dan aldo tau isi hati dito karna mereka sudah berteman sejak kecil


"okey kita di tempat caffe biasa aja"ucap arif dan diangguki dito


"oh iya soak hutang penjelassan juga besok lu hrus jelasin ke kita berdua"ucap aldo


"iya nanti di jelasin sekalian sama si riki juga kali buat soal hutang penjelasan"ucap dito "yaudah gua balik dulu kasian citra udah ngantuk"


aldo dan arif mengangguk dan saat dito sudah memakai helm aldo dan arif baru tersdar dengan ucapan dito


"eh dit! kalian tinggal bareng??"tanya aldo


"nanti gua jelasin semuanya"ucap dito dan dito pergi


"gue makin jadi penasaran"ucap arif melihat motor sahabatnya dito yg sudah pergi


"sama,kita tunggu aja besok"

__ADS_1


merekapun pulang kerumah masing masing dan menantikan besok pagi atas penjelasan dari dito abraham


__ADS_2