
sesuatu yg masih menjadi pertanyaan di otakku karna omongan yg tadi msih ada di otakku ini,ku lirik ke arah tanteu ku dengan wajah yg banyak pertanyaan,tiba tiba tangan ku di genggam oleh ibu mungkin agar aku serius karna om ardi mau bicara
"ehemm,oke sekrang kita bicara mulai dari perjodohan" om ardi nada lantang dan serius itu,sepontak aku menatap wajah om ardi yg nampak serius,dan tak ku sadari ternyata kak dito juga sedang menatap ayah nya itu
"baik" seru ayahku
"e- si-apa ya-ng mau dijodohkan" sambil menatap ke semua orang yg ada disana
"kamu dan dito" jawab om ardi dengan menatap ke arah ku dan kak dito
"apa!!" sepontak aku kaget dan kak dito juga
"iya kalian sudah di jodohkan dari kecil,yg tepat nya dari Citra lahir" ayah sambil menatap ku dan kak dito
aku hanya diam mendengar itu semua gak bisa aku berkata kata lagi,mulut ku seperti sedang di kunci rapat rapat
"jadi citra dan dito" sepontak aku dan kak dito langsung melihat ke arah suara tadi "kalian sudah di jodohkan dari kecil oleh keluarga masing masing lebih tepat nya oleh kakek kakek kalian"
"iya dan kakek kakek kalian ingin mempercepat perjodohan ini" ayah nada serius
"hah apa mempercepat" sambil melirik ke arah ayah
sesekali aku melirik ke arah kak dito tapi kak dito muka nya santai gitu aja emang dia mau di jodohin kek gini apa lagi masih smp lagih
"iya kalian ada dua pilihan sekarang pilihan ke 1.tunangan
2.menikah muda" ucap om ardi sambil tersenyum
"hah apa pilihannya gak ada yg lebih bagus" berngan sama kak dito kaya nya kak dito juga kaget
om ardi menggeleng kepala nya dan "kalian ada dua pilihan itu saja ini kemauan kakek kakek kalian dan kita semua juga"
__ADS_1
ya iya lah kemauan semua nya karna aku ini anak satu satu nya dan cucu satu satu nya juga kak dito juga sama
"ayo cepat di jawab"
"e- kalo citra sihh" sambil terbata bata masih bingung mau pilih yg mana
dari pada nikah muda mendingan tunangan dulu aja lah
"dito pilih yang ke 1" ucap kak dito dengan nada lemas gitu
"ahh citra juga yg ke 1" ucap ku sambil nada lemas juga
"kalian tidak mau ke 2??" om ardi sambil menggoda dito dan aku
"iya tuh benar kalian no 2 aja,sekalian nikah nya sekrang dari pada tunangan tapi ujung ujung nya juga nikah nanti" ucap ayah
"aku kan msih smp ayah mana ada" sambil mencubit lengan ayahku itu
kak dito hanya mengangguk kan kepala seakan akan ucapan ku benar menurut dia
"ya baik lah kalo begitu,kalian harus berkomunikasi,oh iya kalian juga harus mengobrol jalan jalan bareng,ya seperti anak anak pacaran pada umum nya lah"
"ya betul itu karna hari ini dimna kalian sudah resmi pacaran di mata kita semua karna kalian sudah menjawab pilihan itu" ucapa ayah sambil melirik ku
aduh mendingan tadi gak aku jawab aja dari pada pacaran sama kak dito
"iya kalian harus saling kenal yah" ibu
__ADS_1
aku hanya mengangguk pasrah begitu pun kak dito
•••••••
hari ini hari dimna aku masuk sekolah lagi dan iya dimna aku pertama masuk kelas 8
"akhirnya masuk sekolah lagi"
"haii guyss" Syifa
"Syifaa,uchh kangen bangett" sambil berpelukan
"ikuttan ikutan" adit sambil menuju aku dan syifa
"idihh apa dih" mendorong tubuh adit jauh jauh
aku dan syifa menuju keluar setelah memilih tempat duduk,dan tiba tiba ada kak dito sama temen temen nya aduh cakep cakep dong,ehh jangan lupa aku sama kak dito udah tunangan tapi ya gitu dehh masih sama sama cuek
"ehh cit aduh ini cincin dari siapa sih" menunjuk ke arah tangan jari ku
"paan sih ini mah di beliin sama ibu"
"cit ada kak dito tuh" syifa sambil menggodaku
"ya trus apa urusan nya sama gua bambangg"
"wkwk kirain masih mau nanya nanya tentang kak dito kaya waktu ujian" sambil tertawa
"idih najis bet dah"
__ADS_1
kak dito emang cool banget sih di sekolah makannya banyak orang yg suka sama dia dan fans dia.