Kakak Kelas Yang Cuek

Kakak Kelas Yang Cuek
45


__ADS_3

sore hari dito sedang bersiap siap di dalam kamar nya setelah selesai ia turun kebawah dan menatap citra yang sedang memainkan benda pipih nya


"cit gua mau keluar dulu mungkin malem baru balik" ucap dito saat sudah ada di samping citra


"emm,oh iya gue juga mau minta izin tadi alin nelpon pengen ketemu di luar"ucap citra dan dito hanya mengangguk


"yaudah gua pergi dulu" ucap dito sambil berjalan ke pintu


saat sampai di parkiran dito menelpon seseorang sebelum ia masuk kedalam mobil kesayangannya yg sangat jarang ia pakai


**📞DITO


"hallo gimna udah beres??"


📞ARIF


"udah lu tinggal dateng ke restorannya**"


"**oh ya dan gue udah boking semuanya jadi disana gak ada orang sama sekali"


📞DITO


"okee thank"


📞ARIF


"semoga sukses broo**"


ya orang itu adalah arif sahabatnya ia menelpon untuk menanyakan persiapan nya untuk nanti malam yang sangat penting setelah selesai menelpon ia segera masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil nya


malam hari pukul 16.30 citra sedang bersiap siap untuk bertemu dengan sahabat nya di restoran yg sudah ditentukan oleh alin sahabatnya itu,ia tidak tau mengapa alin tiba tiba ingin mengobrol di luar dan biasanya alin bersama kedua sahabat nya itu kalo ingin curhat selalu datang ke apart nya


ya alin,ara dan najwa sudah tahu tentang citra dan dito jadi mereka kalo ingin curhat selalu datang ke apart citra dan dito tapi hari ini sungguh heran menurut citra


saat sudah berdandan citra bergegas turun kebawah menuju parkiran dan masuk kedalam mobil saat sedang di perjalanan citra lupa belum menanyakan alamat restoran yg ingin ia kunjungi itu dengan segera ia menelpon sahabatnya ia memakai earphon ditelinga nya


📞**CITRA


"hallo lin"


📞ALIN


"ya apa cit?? lu dimna?"


📞CITRA


"ini masih di jalan,alamat restorannya?"


📞ALIN


"restoran xxx"


📞CITRA


"okeyy sampai ketemu disana bebep kuu**"


alin yg mendengar nya merasa jijik dengan sahabat nya itu dan *kita tidak akan bertemu di sana citra* batin alin sambil tersenyum kecil


citra yg sudah mendapatkan alamat restoran itu pun segera menancapkan gass mobil nya takut sahabat nya menunggu lama disana karna menunggu dirinya


tidak berapa lama citra sampai di restoran xxx dan ia segara turun dari mobil,citra berjalan menuju pintu dan pintu pun terbuka dengan menampakkan seseorang pelayan yg membukakannya dan satu orang pelayan lagi menghampirinya

__ADS_1


"apakah anda nona citra??" tanya pelayan itu ramah


"iya" jawab citra


"anda sudah ditunggu,mari ikuti saya"ucap pelayan itu dan citra hanya mengangguk sambil mengkitu pelayan itu dari belakang


*knapa si alin harus nyuruh pelayan segala* batin citra heran pada sahabat nya itu


"ini nona kita sudah sampai"ucap pelayan itu saat sudah berhenti di depan pintu yg bertulisan VVIP


citra terkejut dengan pintu yg bertulisan VVIP


"maaf mbak apa ini beneran ruangan nya??"ucap citra ragu pasalnya mengapa sahabat nya itu sampai harus memesan ruangan VVIP


"ini benar nona"ucap pelayan itu dan membuat citra terdiam


*ruangan vvip?* batin citra sambil bertanya pada diri nya sendiri


"mungkin anda salah orang mbak,teman saya mana mungkin memesan ruangan vvip karna kami hanya ingin mengobrol bukan untuk acara"ucap citra yg masih tidak percaya


"mana mungkin kami salah orang nona di restoran ini tidak ada pengunjung lagi selain anda"ucap pelayan itu yg membuat citra lagi lagi terkejut


saat mendengar pelayan itu yg mengatakan tidak ada lagi pengunjung selain dirinya citra langsung melihat sekeliling yg memang sepi tidak ada orang kecuali pelayan pelayan yg sedang bekerja


*gak mungkin kalo si alin nge boking ni restoran*batin citra tambah heran


"silahkan masum nona"ucap pelayan itu menyadarkan citra dari lamunannya dan citra mengangguk,saat pintu sudah dibuka oleh pelayan citra segara masuk kedalam dan betapa terkejutnya ia saat melihat ruangan itu


"woww"itu lah kata yg keluar dari mulut citra saat melihat ruangan itu



(anggap aja kaya gitu ya ruangannya)


*dari mana ni orang yg bermain piano sama biola tiba tiba nongol,udah berapa kali gue di dikagetin gini untung kagak punya penyakit jantung*batin citra


tiba tiba suara seseorang bernyanyi di atas panggung citra tertegun saat melihat orang itu yg sudah di soroti oleh lampu,suara yg sangat merdu bernyanyi di atas panggung di iringi oleh piano dan biola


*Memenangkan hatiku bukanlah


Satu hal yang mudah


Kau berhasil membuat


'Ku tak bisa hidup tanpamu


Menjaga cinta itu bukanlah


Satu hal yang mudah


Namun sedetik pun tak pernah kau


Berpaling dariku


Beruntungnya aku


Dimiliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati

__ADS_1


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu camkan itu


Meruntuhkan egoku bukanlah


Satu hal yang mudah


Dengan kasih lembut kau pecahkan


Kerasnya hatiku


Beruntungnya aku


Dimiliki kamu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu camkan itu


Kamu adalah bukti


Dari cantiknya paras dan hati


Kau jadi harmoni saat kubernyanyi


Tentang terang dan gelapnya hidup ini


Kaulah bentuk terindah


Dari baiknya Tuhan padaku


Waktu tak mengusaikan cantikmu


Kau wanita terhebat bagiku


Tolong kamu camkan itu

__ADS_1


Tolong kamu camkan itu*


saat sudah selesai menyanyikan lagu itu lagi lagi citra dibuat terkejut oleh perkataan orang itu


__ADS_2