
Starla pun terbangun tengah malam untuk melaksanakan Sholat tahajud setelah itu ia membaca Alquran surah Al Muzammil Yang berisi bahwa bangun tengah malam untuk sholat Wahai orang yang berselimut dengan kain selimutnya, bangkitlah untuk shalat di malam hari kecuali sedikit darinya.
Lalu keesokan paginya setelah sholat subuh ia pun masak untuk sarapan, sebelumnya sebelum sampai ke hotel Miko dan Starla pergi ke supermarket untuk belanja bahan masak.
Starla pun mulai memasak dan menyusun Makanannya dimeja balkon sambil menikmati pemandangan yang sejuk di pagi hari di Amsterdam.
Setelah selesai makan Starla pun mencuci piring dan bersiap untuk ke perusahaan Star Corp.
Ketika sudah sampai di lobby ada mobil dan membuka kaca mobil.
"Dek masuk" Ajak Miko ya mobil yang Starla lihat itu mobil Miko ia datang untuk menjemputnya.
"Eh, makasih kak" sambil membuka kenop pintu mobil dan
Blumm.
"Makasih kak udah jemput harusnya engga usah repot aku bisa sewa mobil selama beberapa hari disini"
"Engga kok Star, tapi tunggu beberapa hari bukannya mau sampai satu tahun"
"Aku ada urusan sebentar kak di Stanford dan insyaAllah kesini lagi"
Starla tour dikantor nya sendiri, dan tiba lah di ruang kerjanya.
"Ini ruang kerja kamu dek, kakak desain agar nyaman dan semisalnya kamu lelah ada kamar balkon, ya istilahnya kamar sendiri lah. kamu juga bisa sholat sebelah sini sambil menunjukan tempatnya"
"So semoga nyaman, dan kapan akan diumumkan bahwa kamu pemilik sebenarnya"Lanjut nya
"Thanks kak, jujur Arla belum siap...Tapi siap engga siap harus siap karena ini tanggung jawab ku"
"Ya Itu Wajib, so silahkan kalau mau lihat nanti kakak antarkan berkas yang harus tanda tangan"
"Iya, sekali makasih kak"
Miko tersenyum dan mengangguk lalu ia melangkah keluar dari ruangan Starla.
Sementara Starla di dalam ia sedang membuat surat pengunduran diri untuk berhenti menjadi dosen di Stanford. Lalu mengirim nya lewat E-Mail. setelah terkirim ia pun berjalan menuju balkon.
Merenungi keputusan yang ia ambil InsyaAllah sudah tepat.
#
__ADS_1
#
#
Sementara di Indonesia ia melihat perusahaan mana yang ia ingin ajak kerja sama.
kemudian terlintas Perusahaan Star Corp yang sedang naik daun dan banyak yang sudah bergabung disana, namun tiba tiba ada berita bahwa Direktur perusahaan bukan seorang Pria melakukan Perempuan.
Shakher tersenyum entah kenapa hatinya tertarik untuk bergabung dan ingin memberi investasi jika ia dapat bertemu, namun Shakher tau itu sulit. Tetapi dirinya bertekad untuk bertemu.
Setahun kemudian.
Perusahaan SS Corp tetap berusaha untuk mendapatkan kontrak kerja sama dengan Star Corp.
Tok
tok
"Masuk" Suara Starla dari dalam ruangan
"Permisi, Bu Starla ini ada dokumen yang harus dibaca" Miko memberikan dokumen di sebelah dokumen yang berada di meja.
"Baik, terimakasih Mik"
"Baik bu saya permisi"kemudia Miko pun berjalan keluar dari ruangan Starla
Starla sudah memutuskan untuk bekerja satu tahun lalu, dari sejak ia mengundurkan diri dari dosen.
Setelah membaca berkas dan menandatangani nya, lalu ia membaca dokumen yang tadi diantarkan oleh Miko.
Perusahaan SS Corp
Raut wajah Starla berubah menjadi dingin.
Dan bertanya tanya kenapa perusahaanya yang sudah beberapa kali ia tolak, namun tetap saja ingin mengajukan kerja sama ditambah dengan uang investasi yang ia beri sebesar 5% yang diberi dengan cuma cuma.
Starla pun mengambil handphone yang ada di meja lalu menekan tombol.
Drett.
"Mik tolong kamu ACC pertemuan saya dengan perusahaan SS Corp lusa setelah sholat Dhuha.
"Baik Bu"
Tut.
__ADS_1
Starla pun bangun dari kursi dan melihat jam tangan terpampang jam 1 siang. dan keluar ruangan untuk pulang karena ia ada urusan yaitu video call dengan sahabatnya.
Setelah sampai di hotel ia pun membuka leptop dan video call dengan sahabatnya.
"Assalamuallaikum gaes
"Waalaikumsalam star"
"Gimana udah dapet kerjaan belum nih"
"Alhamdulilah aku udah star"Jawab Bunga
"Alhamdulilah, kalau kamu kai"
"Belum star, ditempat kamu ada lowongan kerja ga"Tanya Kai
"Ada, mau? tapi di Amsterdam"
"mau tapi jauh banget"
"ya mau gimana lagi"
lalu mereka bercengkrama hingga Adzan Ashar lalu selesai.
Kemudian Starla sholat ashar.
#
#
#
Sementara di Indonesia
Shakher sedang bahagia karena Alhamdulilah ajuan untuk pertemuan nya di ACC tepatnya lusa.
Shakher pun langsung take off menuju Amsterdam entah ada perasaan apa kali ini karena ia sangat bersemangat sekali.
Dua hari kemudian
Shakher berjalan menuju ruang pertemuan, namun tiba tiba sekretarisnya meminta untuk menunggu karena sedang sholat Dhuha.
Dalam hatinya ia merasa kagum karena masih sempat melaksanakan Sholat Sunnah.
Deg
__ADS_1
Hayo kenapa tuh Shakher? :)
jangan lupa tinggalkan like, comment nya thanks