Kakak Sambung Ku Mencintai Ku

Kakak Sambung Ku Mencintai Ku
~ Menolak ~


__ADS_3

Keesokan harinya mereka siap untuk sarapan namun mereka masih menunggu Starla.


" Silvi panggil kak Starla " Ucap mama Miranda


" Iya mah " lalu bangun dari duduknya menuju kamar Starla dan mengetuk nya.


Tok Tok


" Kak makan bareng yuk "


" Iya dek " lalu berjalan dan membuka kunci kamar cleck


Silvi tersenyum.


Mereka berdua berjalan menuju meja makan dan mereka pun mulai makan dimeja makan tersebut tidak ada yang berbicara setelah makan.


" Silvi siap siap ya kita mau ke kampus kakak " Starla membuka pembicaraan.


" mau apa kak ? " Jujur merasa kurang enak dengan kakak nya itu setelah kejadian yang menimpa Starla semalam.


" Katanya mau Kampus tour?, kalau engga jadi kakak mau ketemu nih sama sahabat kakak " Tawar Starla


" kakak ketemu dulu aja sama sahabat kakak " Tolak dengan halus.


" yaudah, mah pah Starla ijin mau pergi ya ketemu sama sahabat Arla " ijin nya


" Diantar sama Shakher ya star " Hermawan


" Baik pah " Bangun dari duduk nya dan menuju kamar untuk siap siap.


" Shakher mau kan antar Starla, karena papah masih khawatir Starla kurang fokus nyetir "


" Mau pah "


" Alhamdulilah makasih Shakher "


" Sama sama pah "


" Dek sudah siap " melihat Starla sudah keluar dari kamarnya.


" Sudah Bang, ini kuncinya " Starla sambil meletakkan di meja karena tidak ingin bersentuhan dengan Shakher.


Shakher pun mengambil dari meja dan mulai berjalan ke halaman mobil. masuk dan menutup pintu.


Blumm


mereka berdua Berdoa terlebih dahulu sebelum mengendarai mobil.


"Star... Jika kamu ingin cerita sama Abang siap untuk mendengar " Shakher mulai pembicaraan agar tidak canggung.

__ADS_1


" Engga ada bang " Jawab dingin


" Kamu kenapa si dingin banget sama Abang dari dulu mencoba menghindari Abang " Tanya Shakher heran.


" Masa si Bang " Starla pura pura polos


" Kamu mau ga nikah sama Abang, orang tua kita sudah merestui dek" Ucap Shakher


" Siapa yang mau nikah sama Abang "


" Kamu "


" Engga bang, Bang tau kan hati ku sedang tidak baik baik saja... Kalau mau Abang tunggu dua tahun. Dan aku tidak memiliki perasaan suka sama Abang, Arla menganggap Abang itu kakak jadi tolong jangan bahas ini, diluar sana masih ada perempuan yang lebih baik dari pada Arla jadi cari yang lain aja bang " Teringat dengan perdebatan semalam dengan Iman.


" Engga bisa dek... Orang tua Abang sudah beberapa kali jodohin Abang tapi Abang engga mau, dan mau nya hanya sama kamu dek " Tegas Shakher


" T - E - R - S - E - R - A - H "


Starla pun terdiam.


" kita mau kemana dek "


" Ke kafe depan kampus " lalu kembali terdiam


Mereka pun sampai dan Starla mengucap terimakasih dan salam. Shakher membalas salam nya.


" Hai gays, sorry telat "


" Ada apa nih Tiba tiba ajak ketemuan ?, Bukannya kamu harus kumpul sama keluarga kamu star? " Tanya kai


" Aku pengen kerja kalian ada saran ga ? "


" Gimana jadi dosen university Stanford, kamu kan cocok "


" Boleh, tapi " Starla tiba tiba mengingat kalau Iman kan menjadi dosen.


" tapi apa "


" Engga "


" Bagus ide kamu bunga, nanti Starla ajarin kita secara dia kan dosen " Kai sambil tertawa


Starla tersenyum sejenak melupakan kejadian semalam.


" Tapi kan Star kamu kan punya perusahaan di Amsterdam kenapa engga kamu aja "Saran bunga


" Iya juga sih, nanti aku pikir lagi deh, yaudah sekarang kita heaven makan yang banyak "


Mereka pun bercengkrama hingga Adzan Zhuhur berkumandang. Starla dan Bunga pun pamit untuk Sholat.

__ADS_1


" Kai, kita berdua mau sholat dulu ya "


" Iya Star "


......................


Sementara di Rumah Iman


" Pah, aku mencintai Starla... Aku ingin dia menjadi calon istri ku, Aku akan berusaha membalas Budi tapi jangan menjadikan aku sebagai suaminya pah "


"Papah berharap Starla menjadi menantu papah tapi itu tidak bisa, karena keluarganya membantu papah saat merintis perusahaan hingga detik ini, papah minta jangan membahas permasalahan ini lagi dan papah minta kamu jalani dengan ikhlas dan bahagia " Pesan papah


" Baik pah ''


......................


Setelah bertemu sahabat nya Star diantar oleh sahabatnya pulang kerumah.


" Makasih ya bunga "


"Sama sama Star, aku pamit dulu ya. Assalamuallaikum "


" Waalaikumsalam "


Mobil bunga pun berjalan dan menghilang dari halaman rumah Starla.


" Assalamuallaikum " Ucap Starla masuk ke dalam rumah


" Waalaikumsalam " Sahut Shakher


" Sudah pulang dek, kenapa engga minta bang aja yang jemput? " Tanya Shakher.


" Engga bang makasih "


" Eh... anak mamah sudah pulang, bisa bicara sebentar Arla " Tanya Miranda ia ingin berbicara serius.


Mereka pun berjalan ke samping rumah dan duduk.


" Sayang, mama mau tanya kenapa kamu belum menjawab lamaran shakher malam itu, ya mama paham kamu sedang sedih. Tapi Shakher butuh kepastian " Ucap Miranda


Starla sekarang tau ke mana arah pembicaraan mereka.


" Mamah jujur Arla sudah menganggap Abang itu sebagai kakak sendiri, dan menurut Arla Abang pantas mendapat yang lebih baik dari Arla, Atau kalau perlu Arla Carikan calon istri buat abang mah " Ucapnya menolak halus.


" Mamah sudah sayang dan cocok sama kamu Star, n keluarga kita juga sudah saling kenal dan setuju, hanya menunggu kamu menjawab star"


" Maaf mah Arla menolak lamaran Abang, Arla masih ingin berkarir " Ucap Starla tegas namun lembut


" Baik kalau itu keputusan mu " Lalu memeluk Starla yang sudah ia anggap sebagai anak sendiri, sebenarnya ia berharap Starla menjadi menantu nya yang akan selalu ada di sisi shakher terlebih pada saat tempramen nya.

__ADS_1


Disisi lain ada yang sedang memperhatikan pemandangan terharu. Ia pun tersenyum orang itu adalah Shakher.


Next Tunggu kelanjutannya :)


__ADS_2