
Seseorang itu adalah Iman sekarang ia sedang merasakan sesak di dadanya itu.
Karena ia melihat foto serta di Instagram temannya itu.
Foto tersebut lamaran shakher dan Starla yang berisi caption hari patah hati, lancar sampai akad ya star.
Sakit, terluka, kecewa itu yang ia rasakan sekarang.
Starla kenapa kamu secepat ini? Kenapa kamu tidak ingin menunggu ku? Dan kenapa harus sama Abang mu?bertanya tanya dalam hati.
...----------------...
Kedua belah pihak sudah setuju bahwa bulan depan Starla dan Shakher akan melaksanakan akad.
Di rumah Starla sudah mengadakan syukuran, dan proses siraman dan pengajian.
Di rumah Shakher juga sudah melaksanakan beberapa proses menuju akad.
Dan pernikahan kedua nya sudah semakin dekat yaitu 8 hari lagi.
...----------------...
Pesawat pun landing.
"Huff... Star aku datang "
Sementara Iman sedang menuju rumah Starla.
Starla dan kedua sahabatnya sedang karaoke dikamar nya, Kai dan bunga baru saja sampai tadi pagi ia ingin menemani Starla hingga akad, sebelum itu mereka menghabiskan waktu bersama bernyanyi dan lain lain.
I am stuck with you
stuck you
"Star, apa nanti setelah menikah kita akan kumpul kayak gini?"Tanya Kai tiba tiba
"Entahlah, ya aku harap bisa...InsyaAllah aku usahakan ya dan sekarang kita happy" Starla pun lanjut bernyanyi sampai pintu diketok.
Tok
Tok
"Kak, makan" Panggil Sadiq
Lalu Starla mematikan musik nya.
"Iya dek"Sedikit teriak
"kay, bunga...Makan dulu yuk"
"yuk"Lalu Starla memakai cadarnya.
Setelah selesai makan.kai dan bunga mengucapkan terimakasih kepada keluarga Starla karena sudah mengijinkan menginap dan makan. mamah mengucapkan sama sama dan anggap seperti dirumah sendiri.
"Non, ada tamu" Ucap bibi tiba tiba datang ke meja makan.
"Siapa bi?"Tanya ku
"Maaf non lupa tanya"
"Oh ya udah,gapapa Bu"Starla pun bangkit dari duduknya.
"Dek, biar kakak periksa dulu"
"Iya kak"Starla pun duduk kembali
Kenan pun berjalan.
__ADS_1
"Assalamuallaikum"
"Waalaikumsalam, kamu siapa?"
"Kenalkan kak aku Iman mantan dosen nya starla..."
"Oalah iya kakak ingat, kok bisa ada disini?" Tanya Kenan heran.
"Saya sengaja ke Indonesia mau ketemu Starla bisa ga kak? karena ini urgent" Iman memohon agar bisa bertemu dengan Starla.
"Hem... Ini sudah malam lebih baik kamu cari hotel dekat sini InsyaAllah besok baru bisa" Ucapnya sambil menepuk pundak Iman.
"Baik kak,InsyaAllah besok saya datang kesini jam 08.00 pagi, kalau begitu saya pamit Assalamuallaikum"
"Waalaikumsalam"
Iman pun memesan taksi untuk bertemu seseorang, dan menyakinkan bahwa ia lebih baik untuk Starla.
"Terimakasih pak ini uangnya" Ucap Iman memberi uang seratus ribu.
"Sama sama pak"
Blum...
Iman menatap rumah Shakher, ya ia pergi untuk menemui Shakher untuk membicarakan hal penting.
"Permisi pak, benar rumah ini dengan atas nama pak Shakher" Tanya iman kepada penjaga rumah.
"Benar pak, ada perlu apa ya"
"Saya ingin bertemu dengan beliau, apakah bisa?"
Kendaraan menyilaukan mereka berdua. Shakher baru saja datang dengan mobilnya.
Tin...Tin...
Pintu gerbang pun terbuka mobil pun masuk perkandangan rumah.
Cit,,, Mobil shakher pun berhenti mendadak karena ada yang memanggilnya
Iman pun sedikit berlari dan mengetuk kaca mobil. Shakher pun menurunkan kaca mobilnya.
Dan terkejut karena yang datang iman, lebih tepatnya mantan dosen Starla di Stanford sekaligus laki laki yang telah membuat Starla menangis, ia pun mengepalkan tangan nya menahan amarah.
"Ada perlu apa" Dingin
Iman tersenyum smirk atas tutur kata shakher.
"Saya ingin anda membatalkan pernikahan dengan Starla" To the point.
"Tidak... " Singkat
Lalu melakukan mobil nya meninggalkan Iman berdiri.
"apa alasan anda tidak ingin membatalkan, so sudah terbuktikan bahwa Starla menerima anda karena desakan"
"Anda tidak perlu ikut campur, lebih baik anda angkat kaki dari rumah saya"Tegas Shakher turun dari mobil.
Iman terus mendesak shakher.
”Pada saat anda melamar Starla saya dapat melihat jelas ia merasa bingung"
Sementara Shakher dan iman sedang berargumen sengit.
#
#
__ADS_1
#
Di rumah Starla
"Siapa kak?" tanya Starla melihat kakaknya sedang berjalan ke meja makan.
"Besok dia kesini" Jawab Kenan ia ingin Starla tahu sendiri.
"Oh..." Starla.
"Ya udah Arla mau ke kamar, Kai bunga yuk ke kamar"
"Yuk, Tante om dan semuanya makasih atas jamuannya" Kai dan bunga berbarengan.
"Sama sama"
Kembali ke perdebatan sengit antara Iman dan Shakher.
"Intinya saya akan mendapatkan Starla "Kekeuh Iman
Shakher mengepalkan tangannya.
"Silvi itu gorden nya belum kamu tutup" Tanya Miranda sambil menunjuk ke arah gorden
Silvi merasa namanya dipanggil langsung menengok dan mata nya mengarah ke gorden yang belum ditutup. Dan Silvi pun bangun dari duduknya dan melihat ke arah keluar melihat kakaknya dan seorang pria entah siapa.
"Mah, kak shakher ada diluar" Lapornya ke pada mama Miranda.
"Masa? Ngapain?"
"Lagi bicara sama Laki², Entah siapa" Sahutnya
"Panggil shakher" Titah Mama Miranda
"Baik mah" Lalu menutup gorden dan berjalan ke luar rumah.
"Kenapa anda terus mendesak saya untuk membatalkan pernikahan saya? Saya mencintai nya" Jawab Shakher santai namun tegas.
Cihh...
"Saya lebih mencintainya dari pada anda Tuan Shakher Skhekh alias Abang tiri nya, Bahkan Starla terus berusaha untuk menghindari anda... Itu point pertama, point kedua yaitu bahwa Starla tidak mencintai anda, Walaupun anda menikah dengan Starla. Saya kurang yakin Starla bisa bahagia" Ejek Iman
Starla mengepalkan tangan nya lebih keras dan berteriak.
"LEBIH BAIK ANDA PERGI, Pak bawa laki laki ini jangan biarkan dia menginjakan kakinya dirumah ini"Shakher berteriak.
Pak satpam pun terkejut majikan nya itu berteriak dan langsung berlari menuju Shakher dan membawa iman untuk pergi.
"Saya bisa sendiri, Cerna dengan baik bro"
Lalu berjalan pergi dari rumah Shakher
DEG
"jadi kak Starla tidak mencintai kak Shakher? Pantas saja selama ini kak Starla selalu menghindari, tapi kenapa tetap menerima lamaran kak Shakher? dan apa pernikahan mereka apa sehat? Gumam Silvi
Shakher berjalan dan terkejut dengan kehadiran Silvi. Apa tadi ia mendengar pembicaraannya.
"Aku dengar kak"Jawab Silvi seakan tau apa yang ada diisi hati shakher saat ini.
"Dek, jangan beri tahu siapapun dan jangan tanyakan alasannya. Karena kakak sudah sejauh ini berjuang untuk mendapatkan calon istri, jadi tolong jangan beri tahu siapapun dek" Shakher memohon.
Ia merasa dikejutkan dengan sikap shakher karena memohon karena ia tidak pernah melihat itu.
"Baik kak"
So jangan lupa comment and like nya thanks
__ADS_1
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya mohon maaf lahir dan batin 🙏🙏🙏