Kamu Akan Menyesal

Kamu Akan Menyesal
#Chapter 2


__ADS_3

Quen kembali ke atas membawa 3 kasur tiup


"Nih giliran abang pompa semua kasurnya"


"dih kan mang zezen?"


"yah abang juga bantu lah"


tiba-tiba mang zezen dtang


"Non, mna yang harus dipompa?"


"Ni mang tuh biar bang Zayn yang bantui"


"Bang proyektornya dmna?" (teriak Ken dari bawah)


"itu ken di laci besar tempat abang kerja"


sementara itu Bang Zayn dan Mang Zezen memompa kasur Quen menata meja untuk tempat makanan dan minuman, lanjut memasang layar dan sound dan mengaktifkan mode tertutup balkon atas menyalakan lampu untuk menerangi sebelum menonton dimulai, mengambil laptop di atas rumah pohon dan siap tinggal menunggu proyektor dan kasur beres dipompa.


20 menit kemudian proyektor sudah terpasang dan menyala kasur sudah tertata, makanan sudah siap di meja Quen di tengah antara Bang Zeyn dan Ken mencari flm horor yang akan mereka tonton tidak sampai 5menit sudah menemukan flm yang seru untuk ditonton.


"lu belum mandi ya de?" (ejek Bang Zeyn)


"mandilah tdi pas mau solat subuh, abang kali yang belum mandi"


"hahaha, lu sama kaya gua ya ken belom mandi"


"libur sekolah libur mandi lah bang" (jawab ken dengan santainya)


"gmna pada mau dapet cewe orng jarang mandi" (sela Quen)


"guwe mah gak mandi juga dapet ya banyak malah, si ken  gatau deh" (hahahahahah tertawa jahat)


"aku nyaman jomlo bang" (elak ken)


"syuuttt.. udah mulai" (tegur Quen)


quen bersiap mundur dengan mangkok makanan di pegangnya.


"Quen besok ada jadwal kumpulan organisasi pramuka ya?" (taya ken)


"iya... sepulang sekolah ktanya gak boleh ngeganggu waktu belajar"


pukul 08:00 P.M mereka baru selesai menonton flm seharian mereka bertiga menghabiskan waktu di balkon atas nnton flm dan bermain game.


"bang zeyn, quen ken pulang ya"


"iya hati-hati di pesawatnya" (tertawa jahat)


"pesawat sendal kali, yaudah ken besok bareng ga kesekolah?"


"ya iyalah nnti gue ksini"


"ok"


merekapun berpisah ka zeyn ke kamarnya begitupun quen dan kenzio pulang kerumahnya.


..............................................


keesokan harinya disekolah jam istirahat quen istirahat dikantin tempat dduk biasa dan selalu es kopi minuman yg selalu dia pesan dan lapto itu tidak tertinggal dan selalu bersama kenzio.


tiba-tiba Kenzio datang


"Ko lu dluan si Quen istirahatnya?"


"iyalah kelasku pelajaran Bu ita beres dluan"


"hmmm mentang2 lu sahabatnya komputer jdinya selesai dluan"


"gak juga tdi tes nya gak ngoprasiin komputer ko!"


"eh lu sadar ga si quen?"(suara pelan)

__ADS_1


"sadar apa ken?"


"gak udah kenceng-kenceng ngomongnya!"


"sadar apa?"


"itu ka Lexxa Merhatiiin lu mulu tau dari awal kita jdi pengurus organisasi,bahkan skr aja tuh di pojok merhatin lu! jangan ditengok"


"masa? bukan kali?"


"lu siap-siap aja"


"siap-siap apa?"


"gwe yakin dia bakalan dketin lu"


"ah lumah ngada2 aja kenzio"


"dih insting laki-laki seperti HIU ya asal lu tau aja"


"gak kebalik bang?" (tertawa jahat)


krining.... krining.....krining


"udah bel tuh masuk yu"


"duluan sono kitakan beda kelas"


"yaudh"


Quen melewati ka Lexxa


"dluan ka!''


"eh bentar quen bareng"


"knpa ka?"


"sore jdi ya kumpulan organisasi"


"kka agak telat, takutnya disangka gk jdi karna kka agak telat"


"ohh baik ka, mari dluan"


"iya, smangat belajarnya quen"


(DEG) jantung Quin berdebar seakan tersambar pertir selama ini laki-laki tidak pernah berani mengucapkan semangat kepadanya kecuali Abangnya sama si kenzio.


"iiiya ka makasih"


"apa iya yah yg dibilangin si ken tentang ka lexxa?" (gerutu quen didalam hatinya)


bel pulang sekolah sudah berbunyi quen dan teman-teman organisasi lainnya sudah  berkumpul diruangan organisasi begitupun dengan kenzio.


"quen, ka lexxa ko belum dtang?" tanya ken


"ktanya dia agak telatan kita mulai aja diskusi masalah pelantikannya nanti klo ka lexxa dateng langsung diskusiin pedapat kita semua"


"iya bner bgt tuh" (cetus salah satu angota)


15 menit stelah mereka berkumpul ka lexxa datang


"sudah membicarakan apa saja?"


"gini ka rencana pelantikan sudah kita diskusikan" (cetus salah satu anggota organisasi)


"lu catat kan quen?" (tanya knzio)


"iya udah dicatet semua"


merekapun membicarakan semua rencana yang mereka dapat untuk pelantikan miggu depan, tak terasa waktu menjunkan Pukul 17:00 A.M


"yasudah rencana untuk pelantikan kita sudah matang ya untuk kumpulan skr kita akhiri saja, oh ya tinggal tugas kamu quen buat proposal pengajuan ke sekolah untuk dana dan yang lainnya nanti kka bantu"

__ADS_1


"baik ka"


"oke sebelum pulang kita berdo'a mnurut kepercayaan masing-masing, berdo'a dimulai........... berdo'a selesai assalamualaikum wr wb"


"waalaikumsalah wr eb" (jawab serentak semua anggota organisasi)


mereka semua bubar tinggal kenzio dan quen yang bertugas mengunci ruangan dan masih ada ka lexxa di mejanya


"ka masih mau disini?" tanya ken


"oh engga kka juga mau pulang, kamu pulang sama siapa quen?"


(DEG) jantung quen kembali seperti tersambar petir


"sama ken ka!"


"oh ok klo gt tdinya takut mau bareng soalnya kka mau ke arah rumah kamu mau kerumah temen"


"engga ka quen sama ken aja"


"yaudah klo gtu kka duluan ya quen, ken"


"iya ka" (jawab serentak ken dan quen)


setelah ka Lexxa Pergi


"kan kta guwe juga apa quen" (tertawa jahat)


"gk tau ah gra2 omongan lu gwe jadi sering jantungan"


"hahaha lu baru ya digituin sama cowo slain abang lu sma gwe"


"dah berisik pulang ga?"(quen sudah berdiri didepan pintu)


"pulang lah, lagian lu mau naik apa klo gwe dikunci disini" (tertawa jahat sambil berjalan ke arah pintu)


"ada abang-abang grab" (ucap quen dengan tegas)


stelah mengunci pntu quen dan ken berjalan menuju parkiran dan pulang.


..................................................


Sesampainya drumah


"mampir ga?"


"gak nanti aja gwe mau nolongin nyokap dlu jaga kedai"


"oh iya gk jdi pulang deh gwe ikut rumah lu mau beli mie ayam"


"yahhh... keingetan ya kalo mie ayam nyokap guwe yang paling enak"


"itukan nyokap lu bukan elu"


tiba-tiba ka Zeyn berteriak


"dek mo kmna dlu lu?"


"mampr dlu ke kedai mie ayam mmahnya ken, ka"


"bungkul 2 ya?"


"iya"


quen pun pergi meninggalkan rumah bersama ken.


......................................................


sesampainya di kedai ken


"wah anak mmah jarang bgt skr mampir sini" (tegur mmah ken)


"iya ma, quennya drumah mlu skr mah" (mencium tangan mamah ken)

__ADS_1


"boong mah dia melupakan kedai kita" (ejek ken dtang-dtang setellah menyimpan motor di garasi"


                                                                                BERSAMBUNG


__ADS_2