
"Bohong bu si ken mah suka melebih lebihkan" (elak quen)
"sudah-sudah ayo kita masuk" (sela mamah ken)
sesampainya didalam kedai
"ehh... ada anak cantik bapak"
"hehe iya pak" (ciumtangan)
"nnti ya ibu bikinin dlu menu kesukaan kamu sama es kopi dinginnya"
"iya bu"
"trus ken gak dibikinin gtu bu?" (gerutu ken)
"kamu bikin aja sndiri" (jawab ibu)
"nah kalo ada si quen aku suka jdi anak tiri"
"hahaha kasian deh makannya jangan suka ngerjain aku ya bu"
Ibu ken sudah seperti orang tua Quen sndiri selain karna ayah dan ibunya jarang pulang ke indonesia ibu ken nya sndiri sudah menganggap quen sebagai anak perempuannya.
...........................
sesampai nya drumah
Tuk..tuk..tuk
"Assalamualaikum BI"
"Waalaikum salam " jawab Bang Zeyn dan membuka pintu
"mana mie ayam abang?"
"masuk juga belum udah ditagih!"
"mana, laper nih"
"nih.... bayar ya"
"gratislah orng dari ibu nya juga gratiskan lu"
"yaudahlah serah gw males debat sama lu bang, awas gwe mau ke atas"
saat masuk diruang tamu ada ka lexxa
"lohhh.. quen?"
"eh kka lagi apa disini?"
"si lexxa temen abang, lu baru tau de?"
"gwe juga baru tau kalo quen adeknya lu zeyn?" sela ka lexxa
"yaudah deh quen tinggal ya ka mau ke balkon"
"iya silahkan"
quen berjalan melewati bang Zeyn dan Ka lexxa
"BI buatin Jus alpukat ya nnati ke atasin, jangan lupa sosis gorengny"
"tumben lu gak kopi" sela bang Zeyn
"kan biasnya juga kalo gak kopi ya jus alpukat den" sela bi rere sambil memberikan 2 mangkot kepada bang Zeyn
tanpa menghiraukan bang Zeyn Quen terus berjalan ke atas, menyimpan tas dikamar dan membawa laptonya dan langsung kerumah pohon menonton flm. tak lama kemudian jus dan sosis yang quen pesan pada bi rere sudah jadi.
sedangkan dibawah Bang Zeyn dan ka lexxa
"ko gw baru tau lu puya adik zeyn?"
"elu nya aja yg jarang maen ksini lgi semenjak kelulusan smk"
"iya juga sih tapikan jarak lu sama ade lu gak jauh, pas guwe sering main ksini gwe gak pernah liat ade lu"
"dia jrang keluar rumah kalo ad temen gwe, kebetulan aja lu juga dia abis main dlu ke rumah si ken"
"oh si ken juga dket sini rumahnya?"
"iya tmen si quen dri bayi merah si ken mah!"
__ADS_1
"mereka kan sekolah nya di tempat guwe ngajar zeyn"
"oh lu ngajar disekolah quen?"
"iya tapi gwe jga baru sih ketemu quen semenjak dia di angkat jadi pengurus organisasi"
"kesukaan dia ngurusin organisasi mah"
taterasa waktu menunjkan pukul 5 sore quen turun dari lantai atas sudah mengenakan mukena hendak pergi ke musola aktivitasnya yg selalu ia lakukan mengajar anak-anak komplek membaca Al-Qur'an, dan Ka lexxa masih berada diruang tamu ngobrol dengan bang Zeyn, ntah apa yg mereka obrolkan dri tdi sampai skr masih saja rame.
"musola lu de?" tegur bang Zeyn
"iyalh,, abang jangan ngobrol mlu jangan lupa solat! bialngin ayah lu biar ga dikasih uang jjan"
"iya Quen Bawel!"
ka Lexxa Smakin terpesona denga kelakuan Quen semenjak dia mengurus organisi bahkan kegiatan drumahnyapun sangatlah positif wanita idaman para pria.
"yaudah lex gue pamit pulang dlu ya, nnti deh kapan-kapan gue main lgi ksini"
"ok siap lex, gwe tunggu ya!"
.............................................
keesokan hari nya jam istirahat disekolah
"Bi bias yah?"
"ok neng, tumben laptop nya gak dibawa non?"
"engga bi laptop nya disimpen dirumah kan skr mah gak boleh bawa laptop kesekolah kecuali pelajaran jurusan"
"oh gtu ya, sama gorengan biasa neng?"
"engga b, quen mau nasi goreng aja tdi pagi gak sempet sarapan karna kesiangan"
"waduh iya atuh bibi cepet buatin takut nanti neng quen sakit"
quen duduk sambil memperhatikan layar handponnya.
lu kenapa sakit sih ken ! (quen mengirim pesan)
tak lama kemudian pesanan quen datang, bersamaan dengan ka lexxa
lexxa duduk tepat disamping quen, quen yang tidak pernah terbiasa dengan kehadiran laki-laki baru didekatnya membuat wajahnya memerah, bibi kantin yang melihat wajah quen memerah senyam snyum sendiri.
"kenapa ai bibi?"
"ggpah neng, kka ganteng mau pesen apa?"
"seperti biasa ja bi"
"oke deh, tunggu dlu ya!"
Bibi kantin prgi ke dapur meninggalkan quen dan ka lexxa
"Baru sarapan quen?"
apasih orng ini makin sini, makin sksd aja gerutu quen didalam hatinya
"quen?"
"ehh,, iy ka"
"knapa sih ngelamun?"
"gpph ka tdi cuma lgi nikmatin nasi goreng si bibi aja"
tring (suara pesan masuk)
karna handphone quen di setting pop up pesan akhirnya ka lexxa ikut membaca isi pesannyya
haha lu gaada temen ya gara-gara guwe sakit, mana gak ngerti naek angkutan umum lu ya! minta bang Zeyn jemput aja (balasan Ken)
"ni kka pesanannya" tiba-tiba bibi kantin dtang
"iya bi makasih"
"bi quen berapa?"
"biasa nengg"
"nih bi, makasih ya"
__ADS_1
"ok neng"
"ka dluan ya"
"iya quen, smangat"
quen tidak sadar disemangati oleh k alexxa dia terus memikirkan bagaimana pulang, karna sudah minta jempu bang zeyn nya tidak bisa jemput karna ada presentasi dadakan.
teng...teng...teng
bel sekolah berbunyi, dengan muka lesu quen keluar kelas sambil bingung naik apa turun dmna.
"Quen!" panggil ka lexxa
"ya ka? knapa?"
"kamu pulang sama siapa?" ka lexxa menghampiri quen
"sndiri ka" jawab quen
"bareng kka aja, skalian anter kka mau beli peralatan buat diruangan?"
gak mau si tpi gmna lgi aku pulang hmmmm.. (gerutu Quen)
"iya ka boleh"
"yaudah tunggu ya, kka ambil dlu mobil kka"
"hah.. mobil? yaudah quen tunggu didepan gerbang aja ya ka"
"iyah, tunggu ya!"
sementara ka Lexxa mengambil mobilnya quen berjalan menuju gerbang. ini adalah kali pertama nya quen naik kendara sama cowo selain bang zeyn dan ken.
tet... mobil menghampiri quen sepertinya itu ka lexxa
"quen ayo masuk"
"iya ka." quen masuk di kursi penumpang
"disini aja disamping! emang kka supir kamu"
"ehh iya ka"
akhirnya quen duduk dikursi depan samping ka lexxa.
"o iyah ka belanja kmna ya?"
"belanja kmna? ya ke pasar atau mall quen?"
"oh,, quen nunggu dimobil aja ya?"
"knapa gtu?"
"quen gak suka keramaian ka, apalagi jam pulang kaya gini pasti banyk orang"
"yaudah kita belanja di toko paman kka aja yg diaga desa"
"ok,,"
"tpi agak jauh gppah?"
"gppah ka yg penting gak ramai, biar nanti quen wa bang Zeyn pulang telat"
"ok deh."
diperjlanan sunyi sepi quen tidak bersuara atau bergerak dia hanya memandangi jalan dengan tenang.
"quen?" tanya ka lexxa
"iya ka?"
"si ken kmna?" ka lexxa pura-pura tidak tahu
"sakit ka"
"oh jdi kamu pulang sndiri?"
"yah... begitulah."
"abangmu gak jemput?"
"ada presentasi dadakan katnya jdi gak bisa jemput"
__ADS_1
BERSAMBUNG