Kamu Akan Menyesal

Kamu Akan Menyesal
#Chapter5


__ADS_3

quen pulang bersama mang Zeze menggunakan motor antik nya sampai dirumah, bang zeyn dan ka ales masih rame ngobrol dilantai atas tempat quen nongkrong.


"tumben pulang? gak nginep?" tegur bang zeyn yang melihat quen dari atas


"engga, lgi gak mau nginep besok aku mau menyalurkan hobbi"


"hmm emang batu lu mah gmna mood sndiri"


"bodo,, dah ah quen mo tidur besok masih ada kegiatan yg harus dimulai dengan mood yang baik"


Bruk (suara pintu ditutup) tanpa menunggu jawaban bang zeyn quen langsung masuk ke kamarnya dan menutup pintu.


"dasar adik yang aneh"


"hahaha seru kali zeyn lu punya sodara, gwe punya kka tpi jrangan drumah" sela ales


"gak gwe malah kesel ketemu si quen mlu"


"masa... orngnya nyenengin juga?"


"elu mah baru kenal sebentar, belum tau sipat aslinya"


"mnurut gwe dia orngnya asik ko mudah bergaul"


"iyah sih itu hebatnya malu tapi mudah bergaul. kan unik?"


"iyah bner unik hahahaha"


bang zeyn dan ka alex mengobrol sampai subuh ntah apa yang mereka obrolkan sedangkan quen sudah tidur nyenyak dri awal pulang dari rumah ken.


..........................................


Pagi itu pukul 05:30 P.M setelah solat subuh quen sudah bersiap berepedah seperti biasanya di hari libur, diteras rumah ka alex sudah bangun


"mauu kmna quen?"


"eh ka mau jalan" aja"


"sndirian?"


"yahh lebih nyaman sndiri"


quen pergi meninggalkan rumah dan bersepedah dipagi hari setiap hari libur.


didanau tempat biasa quen sarapan.


"mang kmna aja baru dagang lagi?"


"punya anak non istri amang nya jdinya amang gak dagang"


"oh yaudah atuh pesen satu porsi ya biasa disini"


"siap non, minumnya es kopi dingin?"


"yah ko amang gak lupa udah libur sebulanan juga?"


"ya iya atuh non kan non mah pelanggan setia amang"


"yaudah mang quen tunggu sini ok"


"ok non"


sementara seorang laki-laki yang minggu kemarin memperhatikan quen dia seperti mencari quen di pedagang ketoprak setelah mendengar suaranya di tukang bubur diapub ikut berhenti di pedagang bubur, namun quen tetap tidak menyadarinya.


krining,,,krining (suara telpon masuk) Bang Zeyn


"de ikut abangga?"

__ADS_1


"kmna? gaah mnding drumah aja lagian akunya masih di danau"


"gaakan nolak lu dijamin, ka alex juga ngikut"


"kmna emang?"


"swiminggg"


"ahhh,,, tunggu jangan pergi dlu biar sarapan nya quen bungkus aja"


"kan..kan.. gak nolak"


tut tanpa menjawab percakapan quen menutup telponnya


"amang dibungkus aja ya"


"wah emang mau kmna non buru-buru?"


"mau swiming mang biasa ditempat biasa"


"ah si non mah kebiasaan tempat amang tergantikan oleh kolam renang" (tertawa usil)


"renang juga hoby quen kan mang jadi maaf ya" (tertwa quen)


"iya ,,iya non becanda amang mang"


mendengar percakapan anatar pedagang bubur dan quen seorang laki-laki yang diam-diam mendengarkan seakan kecewa tidak bisa melihat quen lebih lama. tidak lama kemudian bubur jadi dan quen mengayuh sepedahnya bergegas langung pulang.


sementara itu dirumah


"emang hobby nya berenang si quen zeyn?"


"yah gtu deh,, lu ikut ya?"


"gaah gwe harus pulang"


"oke deh kalo gtu, tapi mampir dlu drumah gwe ya ngambil baju"


"iya kolam nya aja dket rumah lu kan?"


"iya sih, pake mobil gwe aja"


"oke gampang itumah"


tak lama kemudian quen sampai drumah Bang Zeyn dan Ka Alex sudah siap tanpa basi-basi quen menyimpan spedahnya dan mengambil perlengkapan renangnya mereka langsung pergi menggunakan mobil ka alex.


sesampainya di tujuan karna quen sudah mengenakan pakaian renang dari rumah dia cuma menyopot jaket yg menutupi pakaian nya kemudian pemanasan bersama bang zeyn dan ka alex


"kamu sring kesini quen?" (tanya ka alex saat pemanasan)


"yahh bgtulah seminggu sekali wajib"


"sama lu zeyn?"


"gak gwe mah jarang lex, diamah sndiri juga jalan masalah berenang mah, nohhh (menunjuk arah kantin pojok) itu ibu warung udah ke ibu nya sndiri saking sringnya "


"wahhh hebat si gak ribet harus ada tmen dlu mah"


"jangan dipuji nanti dia GR" (sela bang zeyn)


"brisik kalian ini lgi pemanasan juga! dah ah quen dluan"


quen pun berenang dengan gaya andalannya gaya katak


"wahh pantesan seminggu skali orng hebat renangnya juga"


"tapi hebatnya dia gak les loh lex, beda sama gwe karna gwe mau daftar ke polisian jdi gwe les"

__ADS_1


"yahh hebat emang orngnya kreatif disekolah jga, tanpa diajarin dia punya cara dan ide dia sendiri"


"yah itulah hal unik dari dia, udah yo"


bang zeyn berenang dan disusul ka alex


waktu menunjukan pukul 09:30 quen naik dan berpindah ke warung pojok tempat dia biasa istirahat sebelum mandi dan berganti pakaian.


"bang quen dluan"


"ok nnti abang nyusul"


masih menggunakan baju berenang hanya ditutup handuk kimono berjalan membawa tas ke warung pojok, disusul oleh ka alex


"yo ah udah gwe dingin."


"sana dluan aja gwe masih blumĀ  bisa bolak balik lama"


"yaudah gwe ke warung ya"


ketika quen asik bermain handphone dengan duduk kaki diangkat semua diatas kursi


"bi mie rebuh telor setengah mateng ya!"


"wahh seleranya sama kaya neng quen"


"oh,, kenapa udahan ka?" quen kaget karna bang zeyn masih latihan


"gak kuat lama kka mah quen"


"oh pantesan"


krik..krik sekitar 10 menit mereka hanya sibuk dengan aktivitas mereka masing-masing quen yang sibuk dengan webtoonnya dan ka alex ntah sedang sibuk apa menatap serius layar digitalnya.


"nih, neng quen mie nya sama kka nya ini"


tiba-tiba dtang bibi kantin yang mengantarkan pesanan mereka bedua membuat quen dan ka alex kaget


"iya bi makasih bibi"


"ok siap"


quen menyantap pesanannya sambil menonton serial kartun seperti kebiasaannya


"masa udah gede masih nonton kartun quen?" tegur ka alex


"hmmm,, kartun is my life ka"


"no comen deh"


mereka tertawa bersama, suasanapun mulai cair dengan sndirinya, ka alex yang sudah mengagumi quen dari awal dia melihat quen tidak ingin gegabah mengutarakan isi hatinya dia membuat langkah sedikit demi sedikit.


......................................


pukul 11:00 bang zeyn selesai berenang dan menghampiri quen dan alex


"lama bner zeyn latihannya?"


"gwe harus bisa masuk di akademi kepolisian gak boleh gagal jdi gak main-main latihannya"


"hmmm,,, serius bgt bang bawa santai aja"


"terserah gwe kali, bi biasa ya"


"ok siap"


sekitar satu jam setengah berlalu, quen bang zeyn dan ka alex telah berganti pakaian dan mereka bersipa untuk pulang.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2