Kamu Semangat Ku

Kamu Semangat Ku
bab 3 lebih dari sempurnah


__ADS_3

pagi hari yang cerah , aku bersiap-siap akan berangkat sekolah . berseragam dengan lengkap karana hari ini upacara bendera rutinitas setiap hari senin .


aku berangkat bersama iza , kami memang selalu pergi ke manapun bersama . dan aku selalu mendengar kan dia bercerita tentang teman kelas nya .


kami memang satu sekolah tapi kami beda kelas . Sesampai nya kami di sekolah , setelah itu kami menuju barisan masing-masing .


Ternyata aku baris sampingan dengan dia , perasaan ini antara senang dan grogi dekat dengan dia .


Aku sama dia satu sekolah juga , cuma dia kakak kelas aku . Kebetulan Juga kelas aku sama dia berhadapan oleh karana itu aku bisa setiap saat melihat dia .


Selesai upacara bendera , semua siswa belum di bubarkan karana akan ada pemberian piala dan piagam untuk siswa yang sudah juara dalam perlombaan .

__ADS_1


Penasaran juga sih , kira-kira siapa murid yang juara perwakilan sekolah . Aku mendengarkan sampai satu nama yang membuat aku kaget ternyata dia juara olimpiade matematika .


Ada rasa bertambah kagum atas pretasi nya . perasaan ini ingin memberi ucapan selamat , tapi aku belum berani untuk mengungkap kan nya .


Aku melihat banyak kakak kelas cewek mengucap kan selamat ke dia . dalam diri ini rasanya ada rasa iri dan kesel karana melihat keantusiasan kakak kelas dan siswi lainnya .


Aku ikut tersenyum saat dia tersenyum dan perasaan ikut bahagia akan kebahagiaan nya .


Ada rasa berkeinginan bisa seperti dia bisa mewakilkan dan mengharum kan nama sekolah . Tapi dengan kepintaran yang pas-pas ini aku tidak bisa apa-apa hanya menghayal saja .


setelah selesai seluruh siswa-siswi masuk kelas masing-masing , di kelas aku mendengan kan mareka membincang kan yang juara tadi dan termasuk dia .

__ADS_1


Aku mendengar kan mereka , kalau mereka juga mengangumi dia . dan berkeinginan untuk bisa lebih dekat dengan dia .


Rasa diri ini tambah kesel , karana banyak yang mengagumi atau menyukai dia . Tidak heran lagi kalau banyak yang nyukai karana dia selalu ramah kepada semua orang , dia juga memiliki paras yang tampan apalagi dia cukup pintar membuat siswi bertambah mengidolakan dia .


Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa , karana aku bukan siapa-siapa dia . hanya bisa memendam perasaan ini saja .


Karana aku sadar bahwa aku tidak mungkin bisa bersama dia , yang banyak kesempurnaan tapi walaupun begitu . aku tetap mengidolakan dia untuk membuat hari-hari aku semagat hanya dengan melihat dia saja .


saat nya jam istirahat semua siswa atau siswi berhamburan keluar kelas menuju ke kantin sekolah . Di kantin sudah samgat ramai oleh siswa atau siswi , aku menjadi bingung mau duduk di mana karana semua bangku kantin sudah penuh .


Akhirnya aku duduk dibangku paling ujung yang masih kosong walaupun ada rasa gerogi karana berhadapan dengan dia . kursi yang kosong hanya kursi yang berhadapan dia ingin rasanya mau pindah karana rasanya deng-deng kan terlalu dekat dengan dia .

__ADS_1


Tapi aku juga ada rasa senang bisa langsung manatap dia dari dekat , Saat aku menatap dia tidak sengaja mata kami saling bertemu . aku langsung salah tingkah dan juga ada rasa malu .


selesai istirahat aku langsung menuju ke perpustakaan karana berhubung jam kosong aku ingin mengisi waktu luangku untuk membaca .


__ADS_2