
pagi hari yang cerah , aku bersiap-siap akan berangkat sekolah . berseragam dengan lengkap karana hari ini upacara bendera rutinitas setiap hari senin .
aku berangkat bersama iza , kami memang selalu pergi ke manapun bersama . dan aku selalu mendengar kan dia bercerita tentang teman kelas nya .
kami memang satu sekolah tapi kami beda kelas . Sesampai nya kami di sekolah , setelah itu kami menuju barisan masing-masing .
Ternyata aku baris sampingan dengan dia , perasaan ini antara senang dan grogi dekat dengan dia .
Aku sama dia satu sekolah juga , cuma dia kakak kelas aku . Kebetulan Juga kelas aku sama dia berhadapan oleh karana itu aku bisa setiap saat melihat dia .
Selesai upacara bendera , semua siswa belum di bubarkan karana akan ada pemberian piala dan piagam untuk siswa yang sudah juara dalam perlombaan .
__ADS_1
Penasaran juga sih , kira-kira siapa murid yang juara perwakilan sekolah . Aku mendengarkan sampai satu nama yang membuat aku kaget ternyata dia juara olimpiade matematika .
Ada rasa bertambah kagum atas pretasi nya . perasaan ini ingin memberi ucapan selamat , tapi aku belum berani untuk mengungkap kan nya .
Aku melihat banyak kakak kelas cewek mengucap kan selamat ke dia . dalam diri ini rasanya ada rasa iri dan kesel karana melihat keantusiasan kakak kelas dan siswi lainnya .
Aku ikut tersenyum saat dia tersenyum dan perasaan ikut bahagia akan kebahagiaan nya .
Ada rasa berkeinginan bisa seperti dia bisa mewakilkan dan mengharum kan nama sekolah . Tapi dengan kepintaran yang pas-pas ini aku tidak bisa apa-apa hanya menghayal saja .
setelah selesai seluruh siswa-siswi masuk kelas masing-masing , di kelas aku mendengan kan mareka membincang kan yang juara tadi dan termasuk dia .
__ADS_1
Aku mendengar kan mereka , kalau mereka juga mengangumi dia . dan berkeinginan untuk bisa lebih dekat dengan dia .
Rasa diri ini tambah kesel , karana banyak yang mengagumi atau menyukai dia . Tidak heran lagi kalau banyak yang nyukai karana dia selalu ramah kepada semua orang , dia juga memiliki paras yang tampan apalagi dia cukup pintar membuat siswi bertambah mengidolakan dia .
Tapi aku tidak bisa berbuat apa-apa , karana aku bukan siapa-siapa dia . hanya bisa memendam perasaan ini saja .
Karana aku sadar bahwa aku tidak mungkin bisa bersama dia , yang banyak kesempurnaan tapi walaupun begitu . aku tetap mengidolakan dia untuk membuat hari-hari aku semagat hanya dengan melihat dia saja .
saat nya jam istirahat semua siswa atau siswi berhamburan keluar kelas menuju ke kantin sekolah . Di kantin sudah samgat ramai oleh siswa atau siswi , aku menjadi bingung mau duduk di mana karana semua bangku kantin sudah penuh .
Akhirnya aku duduk dibangku paling ujung yang masih kosong walaupun ada rasa gerogi karana berhadapan dengan dia . kursi yang kosong hanya kursi yang berhadapan dia ingin rasanya mau pindah karana rasanya deng-deng kan terlalu dekat dengan dia .
__ADS_1
Tapi aku juga ada rasa senang bisa langsung manatap dia dari dekat , Saat aku menatap dia tidak sengaja mata kami saling bertemu . aku langsung salah tingkah dan juga ada rasa malu .
selesai istirahat aku langsung menuju ke perpustakaan karana berhubung jam kosong aku ingin mengisi waktu luangku untuk membaca .