
Aku menjawab , bahwa aku sebenarnya mau narik tangan kamu tapi entah kenapa yang ku tarik malah tangan orang lain dan aku juga buru-buru karna mau cepet pulang aja .
Iza berkata kembali , makanya walau pun buru-buru juga lihat dulu jangan asal tarik akhirnya salah orang jadinya kan malu sendiri .
Tidak memperpanjang masalah lagi kami pun berjalan pulang . Perasaan ini masih campur aduk apalagi di tambah perasaan malu , aku berpikir kenapa harus dia .
aku hanya bisa pasrah karna sudah terjadi ya sudah lah tidak bisa menyesalinya . Walaupu rasanya aku gak akan punya keberanian lagi bertemu dengan dia .
Kami pun sampai rumah masing-masing . Setelah membuka pintu aku langsung menuju kamar mandi untuk membersih kan diri .
Selesai mandi dan berpakaian aku langsung duduk di ruang keluarga dan menonton tv . Tidak lama itu ada ketukan pintu depan setelah itu aku pun bergegas ke depan untuk membukan pintu .
__ADS_1
Ternyata orang tua ku sudah pulang tapi tak hanya itu saja , juga dengan saudara-saudara ku . Semua nya pun lansung masuk ke dalam rumah , setelah itu aku kembali ke ruang keluarga dan menonton tv .
dan duduk di samping saudara laki-laki ku yang berteman dengan dia . aku pun ingat pesan teman ku dan langsung bertanya tentang tentang dia ke saudara ku .
Tetepi yang bikin aku kesel bukan nya langsung menjawab malah bertanya kembali . Kalau , kenapa aku bertanya tentang kesukaan dan malah menyuruh ku untuk bertanya langsung ke dia .
ya kalau aku berani gak mungkin kan aku bertanya ke saudara aku . membatin dalam hati .
Dan aku harus ekstra bersabar untuk bisa tau informasi tentang dia ke saudara ku . Juga harus menguat kan diri untuk mengiklaskan dia walau pun itu adalah tantangan tersulit ku , karna setiap hari ku pasti ada aja dia dan membuat ku gak bisa move on tentang dia .
Apalagi aku selalu saja ketemu dia di manapun tempat juga karna harus mencari informasih dia . walaupun aku juga ada rasa sedikit penesaran tentang dia yang belum aku ketehui .
__ADS_1
Sebenar nya aku masih belum bisa percaya bahwa aku harus mundur dari persoalan yang namanya perasaan , yang masih baru aku rasakan tapi harus melupakan karna demi persahabatan .
Tapi ya bagai mana lagi karna sudah takdir dan juga tidak tau tentang apa yang akan terjadi dan hanya bisa menjalankan nya saja walau pun itu sangatlah berat . Tetepi aku akan tetap percaya bahwa setiap masalah akan ada jalan nya .
Karna tidak mau berlalu dalam masalah aku akan bersikap biasa saja semampuku .
tidak ada cara lain aku pun merayu saudara ku untuk mengasih tau tentang dia . Dengan berbagai cara akhinya saudara ku mau kasih tau , tapi juga aku harus menggiklaskan jajanan ku kasih ke saudra nyebelin ku itu .
Walau pun ada rasa gak ikhlas , hanya demi dapat informasi tentang nya . Perasaan antara untuk hanya sekedar membantu juga dalam diri ini ada perasaan penasan tentang dia .
terkandang aku tidak menduga tentang jati diri nya yang menurut ku itu cukup sempurna . Tidak hanya aku yang bisa menaruh peraan ke dia , tapi banyak juga yang menaruh peraan ke dia .
__ADS_1
Aku bingung pada diri semdiri sebanyak cowok yang dekat dengan diri ini , tetepi kenapa harus dia yang bisa membuat aku tertarik .