Kamu Semangat Ku

Kamu Semangat Ku
bab 7 hal yang paling memalukan


__ADS_3

beberapa menit kemuadian aku hampir saja tertiduran , karna terdengar ketukan pintu depan . Langsung aku beranjak menuju pintu depan untuk melihat siapa yang datang .


Saat sudah di depan pintu , aku langsung membukanya dan ternyata yang mengetuk pintu itu teman aku iza . aku langsung menyuruh iza masuk dan kami duduk di ruang tamu .


Aku pun bertanya , mau apa kamu ke sinih . Iza pun menjawab , kalau mau mengajak ku untuk jalan-jalan sekalian mau ke suatu tempat .


ada rasa penasaran mau ke mana , juga karna aku merasa bosan sendirian di rumah maka dari itu lah aku mengiakan ajakan iza . setelah itu kami keluar rumah dan tidak lupa aku menutup pintu dan mengunci nya .


Kami pun mulai berjalan walau aku belum tau tujuan nya mau ke mana . sudah beberapa jauh berjalan tapi belum sampai tujuan , aku pun langsung bertanya sebenar nya mau kemana .

__ADS_1


Tetepi iza tidak memberi tau kan mau ke mana , malah menyuruh aku tetap mengikuti nya saja . Aku pun tidak protes dan tetap mengikutinya walaupun penasaran mau ke mana .


jauh perjalanan kami sampai di lapangan sepak bola , terlihat banyak orang di sana aku jadi penasaran sebenar nya ada apa . iza pun bilang bahwa sebenar nya dia mengajak ku ke sini mau melihat pertandingan sepak bola antar sekolah dan termasuk sekolahan kita juga ikut .


Akhirnya rasa penasaran ku pun hilang . Setelah itu kami mencari tempat untuk menonton , kami berdua asik membicarakan tim yang mana akan di dukung dan pada akhirnya kami sama -sama mendukung tim yang sama .


masing-masing tim menuju lapangan , dan pertandingan pun di mulai . Banyak yang antusias menyemangatin tim yang di dukung , ada yang teriak-teriak gak jelas sampai menyemangati dengan yel-yel .


beberapa menit kemudian penonton bertambah banyak sampai kursi yang kami tempati penuh . Termasuk bangku sampingku , aku baru sadar jika bangku di sampingku kiri ku itu dia .

__ADS_1


Yang awal nya aku berteriak-teriak gak jelas untuk menyemangati tim yang aku dukung ,saat tau di samping kiri ku itu dia . langsung saja aku terdiam dan perasaan menjadi deg-deg kan rasanya pasokan oksigen mulai menipis .


Ingin pindah tetepi tidak bisa keluar karna terlalu banyak orang . Jadi aku hanya pasrah , hanya diam seperti patung sampai pertandingan berakhir .


semua orang bubar , aku pu langsung berdiri dan menarik tangan teman aku iza dan buru-buru keluar dari kekrumunan . Saat sudah lenggang akupun berhenti dan melepaskan tangan iza yang ku tarik .


Dan langsung menghadap iza , tetapi aku langsung kaget ternyata yang ku tarik bukan teman ku iza melainkan dia . dan dia hanya tersenyum saja , ada rasa dalam Diri ini rasanya malu bercampur bingung kenapa aku bisa salah tarik tangan yang seharus nya iza tetapi malah dia .


Aku pun meminta maaf dan lansung pergi kembali untuk mencari iza sambil menutup wajah ku karna sangking malunya .

__ADS_1


Satelah berputar mencari teman aku iza , akhirnya aku menemuinya dan langsung saja aku menuju ke iza berada .


Langsung saja aku memanggil dan iza pun menengok ke aku . Iza pun langsung bertanya ke aku tadi kenapa aku menarik tangan orang , di panggil-panggil malah jalan dengan cepat .


__ADS_2