
Ragu Ragu Vania Keluar Dari Kamar Nandi...
Baru Beberapa Langkah Ia Pergi, Tiba Tiba
Ia Berbalik Arah Dan Memeluk Nandi Yang Masih Berdiri Dengan Raut Wajah yang Sulit Di Artikan....
Nan, Aku Tak Bisa Bila Tanpa Kamu " Ucap Vania
Nandi Tersenyum Devil,
Vania.." Panggil Nandi.
Iya Nan, " Jawab Vania
Percayalah Padaku Sayang " Kata Nandi Lagi
Aku Percaya Nan, " Balas Vania.
Dan Malam Itu, Yang Tak Seharusnya Terjadi..
Hujan Turut Menjadi Saksi Perpaduan 2 Insan Yang Tidak Terikat Sama Sekali Oleh Tali Pernikahan Itu.
Malam Itu Tangisan Air Mata Dan Permohonan Vania, Tak Mampu Menghentikan Perlakuan Nandi Padanya. Hasrat Yang Terlalu Tinggi Dan Keinginan Nandi Yang Kuat,
Apa ini sudah benar ? Batin Vania
Nan, Berjanjilah Untuk tidak meninggalkan ku
Nandi Tersenyum Puas, Sementara Vania Bersedih Dalam Tangisannya.
Vania, Makasih Untuk Semua ini...
__ADS_1
Aku Bahagia, Aku yang pertama untukmu.
Aku Percaya Cintamu
Nandi Terus Meyakinkan Vania Bahwa Cintanya Tak Akan Pernah Berubah Untuk Vania.
Vania dan Nandi Menjalin Hubungan Bukan Tanpa Restu Kedua Orangtua, Justru Sebaliknya Kedua Orang Tua Nandi Sangat Menginginkan Vania sebagai Menantu Mereka Demikian Juga Kedua Orang tua Vania
Tapi Mereka Masih Sekolah, Vania Baru Menginjak Kelas 2 SMA Sedangkan Nandi Sebentar Lagi Akan Lulus Dari SMK.
Flashback off
Vania...Vania..Vania ..! Panggil Olan Sahabatnya
Vania Tersentak Kaget Dari Lamunannya.
ya Ampun Vania, Kamu itu Ngelamun Saja Dari Tadi,
tuh,.tuh ..! Ibu Monic lagi menjelaskan, Di Perhatikan Dong,
kamu kenapa sich ? Dari Tadi Aneh Deh " Tatap Olan Heran
apa sich" Balas Vania jengkel.
Bel Berbunyi Tanda Waktu Istrahat Tiba...
ke kantin Yuk. " Ajak Olan
Aku tidak Lapar, Olan. " Sahut Vania
ya sudah, Bosan berdebat sama kamu.
__ADS_1
Olan pergi Begitu Saja, Meninggal kan Vania Sendirian.
Setelah Temannya itu Pergi,
Vania Hanya Duduk Melamun,
Dia Terus Terngiang Oleh Kejadian Semalam.
Apa Yang Akan Terjadi Kedepannya Ia bahkan tidak tau.
akankah Dia Dan Nandy Bersatu Dalam Mahligai Pernikahan, Sementara Adat Dan Keyakinan Mereka Berbeda ?
meski Kedua Orangtua Vania Dan Nandi Merestui Tapi Mereka harus Memikirkan Keyakinan Mereka,
Vania Bingung Dan Prustasi.
Vania Berharap Jalan Cinta mereka Selalu Mulus
apalagi Dia Telah Mengorbankan Sesuatu Paling Berharga Dalam Hidupnya.
sesuatu Yang Seharusnya Ia berikan Setelah Menikah Tapi Hanya Untuk Pembuktian Cinta
Apalagi Nandi Yang Seorang Play boy..
tidak kah Vania Takut ?
yah Gadis itu tidak bisa membayangkan Apa Yang Nandi LakuKan Di belakangnya, Selama ini.
Meski Nandi Selalu Jujur Padanya, Setiap kali Nandi Dekat Dengan Seorang Wanita Vania Selalu Tahu, Nandi Tidak Pernah menyembunyikan Hal itu, Tapi Apakah Benar Nandi Tidak Melakukan Hal Di Luar Batas Dengan Gadis Lain ? Seperti Yang Telah Terjadi Dengan Mereka Semalam.
Vania Hanya Bisa Berharap, Nandi Bisa Menjaga Cinta Mereka....
__ADS_1
Vania Terlalu Rapuh Untuk Kecewa, Apalagi Ini Yang Pertama Dalam Percintaannya
Cinta Yang Belum Tentu Bisa membawanya kepada kebahagiaan....