
Tak selang berapa lama adam turun untuk sarapan.adam memakan nasi gorengnya tapi baru satu suap dia makan adam terkejut bukan main sampai menitihkan air mata.
Sherin kaget melihat ekspresi adam.
"Kenapa tidak enak ya ..kalau tidak enak jangan dimakan"pinta sherin
"Bik inah nasi goreng ini siapa yang masak"tanya adam
"Non..na tuan yang masak" bik Inah gugup
"Nasi goreng ini rasanya mirip dengan buatan ibu .. mengingatkanku tentang ibuku"lirih Adam
"Emang ibu pak adam dimana" tanya sherin
"Ibu,ayah dan kakakku meninggal saat kecelakaan tiga tahun lalu"datar
"Maaf aku nggak tau maafkan aku telah mengingatkanmu"merasa bersalah
"Tidak apa-apa toh sudah masa lalu. "tersenyum
Setelah sarapan Adam bersantai sambil menonton tv .Sherin mengaktifkan ponsel nya, betapa terkejutnya dia melihat 10 panggilan tak terjawab dari Helni..
Sherin pun menelpon helni.
"Tuttt..tuutttt..."
"(Halo rin kamu kemana aja aku cemas banget cariin kamu)" helni kesal
"(Aku kemaren ada urusan mendadak jadi pulang duluan hp ku juga lowbet lupa aku cas)"
"(Oh gitu yasudah untung tidak terjadi apa- apa aku lega dengernya rin..yaudah aku tutup telfonnya ya rin)"
"(Iya ..makasih ya hel kamu udah kawatirin aku)"
"(Iya sama2 rin kita itu sahabat jadi harus saling menyayangi..bye sherin)"
__ADS_1
<...>...
Hari berlalu begitu cepat hingga tak terasa sudah 1 bulan berlalu.
Kehidupan sherin dan adam berjalan biasa saja. sebatas saling menghargai nggak lebih tapi terkadang sifat adam memberikan kehangatan dan kasih sayang yang tidak pernah aku dapatkan selama ini.
Sedikit demi sedikit sherin mulai jatuh cinta pada adam
"Rin kamu disuruh pak adam bikin kopi tu"
"Iya ..ntar aku bikin"
"Rin kok pak adam jadi baik gitu sama kamu ada apa sih kepoo ni" tanya awan
"Ih kepo banget sih kamu bukan urusanmu juga kali"sambil tertawSherin mengambil gelas dan kopi. saat kopi diseduh sherin terasa mual menghirup aroma kopi itu tapi dia berusaha menahannya dan mengantarnya ke Adam.
diruangannya adam sedang mengerjakan pekerjaannya tak lama terdengar ketukan pintu
tokk..tok..tok
"ini kopi nya pak" ucap sherin sambil meletakkan kopi nya
"kamu nggak papa rin mukamu pucat banget"tanya adam
"nggak papa kok pak saya cuma kecapean aja"ucap sherin
"yaudah istirahat aja dulu ya jangan kecapean"pinta adam
ya selama sebulan ini mereka menjalani pernikahan hanya sebatas tanggung jawab tapi jujur adam sudah tumbuh benih2 cinta yang sulit untuk diungkapkan jadi dia hanya memberi perhatian2 kecil terhadap sherin..
sherin pun berlalu pergi tapi sampai depan pintu ia pingsan
rena sekertaris adam yang hendak melaporkan jadwal hari ini kaget melihat sherin pingsan
"tolong.. tolong sherin pingsan"teriak rena
__ADS_1
adam yang mendengarnya langsung keluar.. betapa kaget nya dia melihat sherin pingsan dengan muka panik adam menggendong sherin dan membaringkannya di sofa ..
sedangkan rena sedang menelfon dokter
selang 30 menit dokter pun sampai dan memeriksa keadaan sherin
beberapa saat kemudian dokter pun bertanya
" siapa suami nya ..ada yang perlu saya bicarakan"tanya dokter
"saya dok suami nya"jawab adam
sontak rena kaget bosnya berkata seperti itu
"nyonya sherin sedang hamil ..sudah masuk 5 minggu tubuhnya sangat lemah dan butuh banyak istirahat"pinta dokter
"hamil dok..iya dok nanti akan saya minta istri saya untuk banyak istirahat"jawab adam kegirangan
"yasudah saya pergi dulu ..tolong tebus vitamin yang sudah saya resepkan ya"ucap dokter
"baik dok"jawab adam
dokter pun pergi ..
"rena tolong rahasiakan kalau sherin itu istri saya ya.jangan ada yang tau demi keamanan sherin dan calon anakku"pinta adam
"iya saya mengerti pak"
rena berlalu pergi dan sherin pun sadar
"rin kamu nggak papa kan apa yang kamu rasain "tanya adam panik
sontak sherin mual dan memuntahi adam ..
sherin pun tertunduk takut sudah mengotori baju adam
__ADS_1