
vino benar benar deg deg an saat ingin memasuki kamar..
sedangkan zahra berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia sudah benar benar menerima vino sebagai suaminya..
zahra sengaja memakai daster pendek padahal ia sangat deg deg an serta bingung harus ngomong apa sama vino
tiba tiba vino membuka pintu
zahra berpura pura sedang membaca buku..
"anjirrr ternyata istri gue seksi banget... sadar vino sadar vino "batin vino meyakinkan diri sambil menepuk pipinya
"kenapa mas kok berdiri disana sini istirahat"panggil zahra
"aku mau mandi dulu ra .. "ucap vino
"baiklah, habis mandi cepatlah istirahat"ucap Zahra
vino pun mengangguk sembari memasuki kamar mandi
"ya Allah cobaan macam apa ini "ucap vino sambil menghela nafas
beberapa saat vino sudah keluar dari kamar mandi memakai piyama tidurnya
zahra masih saja membaca buku..
"apa kamu sudah meminum susu dan vitaminmu"tanya vino
"sudah tadi mas.. mas sini berbaringlah disampingku"ucap zahra
vino pun berbaring disamping zahra
"aku ingin dipeluk mu mas"ucap zahra
"baiklah sini mendekatlah"ucap vino
"aku terasa sesak jika telentang aku miring saja ya tidurnya"ucap zahra
"senyamannya kamu aja ra"ucap vino perhatian
zahra pun memposisikan miring tubuhnya membelakangi vino..
__ADS_1
sedangkan vino memeluknya dari belakang
"tahan vin ini cobaan.."batin vino
"coba rasakan dia bergerak"ucap zahra menaruh tangan vino diatas perutnya
"wahhh benar dia bergerak.. kurasa ini kaki kecilnya"ucap vino gembira
"apa kau ingat pesan dokter mas"ucap zahra
"iya aku ingat ra kenapa?? "ucap vino
"apa kau tidak ingin"ucap zahra
"aku ingin ..inginnn sekali"batin vino
"tidak.. aku takut nanti malah melukainya(bayi diperut zahra)"ucap vino
"tidak akan percayalah..jadi apakah kau menginginkannya .. aku sudah siap"ucap zahra
"tapi..."ucap vino terhenti
"nggakpapa pelan pelan aja "ucap zahra
zahra pun mencium bibir vino
"astaga zahra nyium gue.. sadar vin..sadar.."batin vino
zahra berinisiatif karna ia merasa bersalah belum bisa menjadi istri yang baik untuk vino
ciuman zahra membangkitkan hasrat vino..
vino membalas ciuman zahra dengan lumatan yang lembut..
kini mereka sudah siap menyatukan diri
"apa kamu sudah siap"ucap vino
"aku siap"ucap zahra
vino merasakan kenikmatan walau zahra tidak perawan lagi tapi rasanya masih seperti pertama kali
__ADS_1
mereka melakukannya dengan perlahan tapi pasti hingga akhirnya mereka kelelahan dan tertidur..
keesokan paginya..
vino sudah lebih dulu.. ia mencium kening zahra
"terima kasih kamu sudah bisa menerimaku.. aku berjanji akan terus disampingmu sampai maut memisahkan kita"ucap vino
setelah itu vino mandi
beberapa saat kemudian dia sudah selesai mandi ..
vino langsung ke dapur membuat sarapan untuk zahra
tak lupa ia membuatkan susu untuk zahra juga..
hari ini bik inah ijin pulang kampung karna anaknya sedang sakit..
jadi sekarang hanya tinggal vino dan zahra yang dirumah..
ia melimpahkan urusan kantor pada rasti sekertarisnya dan pada randy
zahra pun turun untuk sarapan ..
sebenarnya ia masih canggung dan malu atas kejadian tadi malam
"makanlah yang banyak..agar bayimu sehat"ucap vino menyodorkan makanan
"iya makasih ya vin kamu udah perhatiin aku"ucap zahra
"itu udah kewajiban aku sebagai suami ra kamu nggak perlu sungkan"ucap vino
"tapi vin ini kan bukan anak kamu kenapa kamu masih tetap baik"ucap zahra tertunduk
"emang kenapa kalau dia bukan anakku.. aku tetap menyayanginya"ucap vino tersenyum
"terima kasih vin"ucap zahra
"sama sama ra..."ucap vino tersenyum
###########
__ADS_1
salam hangat dari aku BLUESKY😇😇