
keesokan paginya tasya sudah bangun lebih dulu ia membantu rena didapur..
sedangkan eljuan sedang minum teh bersama rey.. rey terus saja tersenyum menggoda el membuat el bingung melihatnya
"papa kenapa sih senyum senyum sendiri"ucap el
"ehmm ehmm gimana"ucap rey
"apa nya yang gimana"ucap el
"semalem sukses nggak"goda rey
"apanya yang sukses aku malah ditinggal tidur "ucap el datar
"kamu sih kurang inisiatif orang langsung sikat"ucap rey
"sikat sikat dikira lantai apa disikat"ucap el dalam hati
"ya ampun papah udah ah nggk usah ngomongin itu"ucap el
el pun meninggalkan rey sendiri sedangkan el beralih kemeja makan untuk sarapan..
setelah sarapan el kembali ke kamar untuk bersantai (el diberi cuti 2 minggu oleh adam) ..
tasya masih saja gugup untuk masuk kamar ..ia pun memilih menemani rena nonton tv
"loh nak kok kamu kesini sana temani el dikamar"ucap rena
"nggak ah mah dikamar panas aku mau temani mama disini aja"ucap tasya
"katanya kamu ma el mau kerumah orang tua mu kapan"ucap rena
"besok mah "ucap tasya
"mama mau kekamar istirahat kamu kekamar juga gih temani el istirahat.. biasanya kalau lagi nggak kerja jam segini pasti el tidur kamu tenang aja"bujuk rena
" yaudah tasya ke kamar dulu mah "ucap tasya berlalu pergi
tasya sudah didepan pintu kamar
jantungnya berdebar begitu kencang
ia sangat gugup
tasya pun membuka pintu ia melihat el yang sedang tidur..
__ADS_1
tasya pun menghela nafas lega karna el sedang tidur
tasya pun membaringkan tubuhnya dan ikut tidur
hujan pun turun dengan lebat hawa dingin menyelimuti sore ..
el terbangun karna kedinginan ia ingin menggerakkan tangannya tapi nggak bisa karna tasya menindindih tangannya
hasrat el benar benar digoda dengan tasya yang tidur menghadap dia dan memperlihatkan dada nya dengan jelas dibalik kaos oblongnya
el memberanikan dirinya untuk memeluk tasya..
tasya yang merasa dipeluk erat ia pun terbangun
"el ngapain kamu disini"tasya kaget dengan keberadaan el disampingnya karna tasya terbiasa tidur sendiri sebelumnya
"aku kan suami kamu masa kamu lupa"ucap el mendengkus kesal dan memalingkan wajahnya
"oh iya aku lupa ... maaf sayang aku nggak bermaksud begitu,aku terbiasa tidur sendiri pas dirumah"jelas tasya
"masa maaf doank aku mau lebih"ucap el menggoda
"ma..ma..uu lebih maksudmu apa?? " ucap tasya gugup
"cium aku "ucap el sembari memejamkan matanya
el yang telah lama menunggu tasya untuk menciumnya menjadi tidak sabar
el pun membuka matanya dan langsung
cuppphmmm
bibir el mendarat di bibir tasya
el melumatnya dengan lembut
hasratnya benar benar memuncak
ia benar benar tidak bisa menahannya lagi..
"apa kamu sudah siap"ucap el
tasya mengangguk mengartikan kalau ia sudah siap tapi tasya menunjukan ekspresi takut dan grogi
membuat el tidak tega
__ADS_1
"kalau belom siap ngomong aja sayang aku nggak bakal maksain kok"ucap el
"aku siap el cuman rada grogi dikit"ucap tasya pelan
el pun melanjutkan permainannya ia banyak meninggalkan tanda merah ditubuh tasya..
semakin lama permainan el semakin ganas ..
kini keperawanan tasya sudah menjadi miliknya sepenuhnya..
.
.
.
.
dan mereka pun terkulai lemas setelah permainan yang panas..
******* ****** ***** *****
azka terus mendekati zahra tanpa disadari zahra sudah mulai luluh oleh azka..
perasaan benci dan risihnya kini menjadi cinta..
sehari tanpa diganggu oleh azka,zahra merasa hari nya sangat hampa..
azka merasa puas upaya nya selama ini berhasil ..
kini mereka sudah resmi berpacaran..
azka mulai menjalankan rencananya
ia membuat zahra benar benar luluh padanya
#############
**hai guys aku up lagi ...
semoga nggak bosen sama novel aku ya..
jangan lupa like dan comen biar nggak ketinggalan ceritanya klik tambahkan favorit
terima kasih untuk yang sudah baca
__ADS_1
salam hangat dari aku BLUESKY😇😇**