
"hah...???!!!"
"kau tidak lelah sama sekali "kejut Kenneth
"kalian perwaris keluarga bangsawan tinggi bukannya hal seperti ini biasa bagi kalian melakukan hal yg membuat kalian sibuk pagi buta"ucap rain santai
mereka tidak bisa membatah perkataan rain karena hal ini biasa mereka lakukan
tapi bagi mereka yg berat adalah bersama para gadis yg merepotkan mereka tak keberatan dengan tugas atau kegiatan yang padat karena memang mereka telah terbiasa tapi yg merepotkan adalah berurusan dengan para gadis.
"kau tau sendiri kita tidak keberatan dengan itu kalau kita tidak berurusan dengan para gadis yg merepotkan"ucap Reynolds membela diri
"lagi pula kenapa dirimu tidak terlihat sibuk pada saat pagi buta ?"tanya luceat
"setiap pagi aku sibuk"balas rain
"maksudku kenapa kau sama sekali tidak mengajari adik kelas?"tanya luceat
"dia sama sekali tidak menemuiku "balas rain
"apa!!!??" kejut mereka
"apa gadis itu bodoh "cibir Kenneth
"ini mengejutkan"ucap ventus yg lalu membuat ekspresi terkejut dan penasaran
"padahal aku kita kemarin dia hanya berpura-pura tidak tertarik"ucap alvas
"wah... Gadis itu menarik "ucap Reynolds
"menurutku dia hanya berpura-pura"ucap luceat
__ADS_1
"hmmm..?"
"karena tuan realmi memperingatkan untuk belajar aliran mana jika gadis itu tidak belajar dgn Rain siapa lagi yg akan mengajarkannya "jelas luceat
"benar para murid yg lain berusaha keras untuk lulus ujian ini"ucap Reynolds
"kalau sekedar untuk menarik perhatian bukannya berlebihan "ucap Kenneth
"kau tau para gadis jika ingin mendapatkan apapun rela berkorban hal yg tidak masuk akal "balas alvas
"bagaimana menurutmu Rain?"tanya alvas
"entahlah Kita lihat saja "balas rain sembari menatap sosok yang berada tak jauh dari mereka.
...****************...
"bisa bisanya dia marah hanya karena aku tidak datang kepertemuan dgn pangeran kekaisaran itu "ucap ivayna kesal
Tiba tiba langkahnya berhenti ketika ia melihat seorang yg tengah tertidur di bawah naungan pohon besar
angin berhembus tatapan matanya tidak dapat dialihkan dari seorang tersebut...
"kamu bisa berhenti menatapku"ujar lelaki tersebut yg telah bangun karena merasa ada yg menatapnya.
Ivayna mengalihkan pandangan karena malu
"maaf aku tidak sengaja membangunkan dirimu"ucap ivayna yg masih merasa malu
'bisa bisanya aku menatap seseorang lama sekali"batin ivayna
"hm"balasnya singkat
__ADS_1
'pasti dia pikir kalau aku org mesum 'pikir ivayna yg tidak enak
"jadi untuk apa kau kemari?"tanya rain
"hah...?"
"kamu datang pada saat ujian murid menengah diadakan 5 hari lagi,jadi untuk apa kau datang menemuiku?"tanya rain sembari menatap ivayna
'ouh..benar dia senior pembimbingku,bisa bisanya ketika aku lari dari profesor menyebalkan itu malah berakhir dengan pertemuan org yg aku hindari'pikir ivayna
"dari sikap mu seperti nya kamu telah melupakan diriku"tebak rain
"kau benar "jawab ivayna dalam hati
"tentu saja tidak"jawab ivayna gugup
"sepertinya kau memang tidak memperlakukan bantuan"ucap rain
"senior terlalu berlebihan,tentu saja saya memperlukan bantuan " balas ivayna dgn senyuman palsu
'tebakan mu benar aku sama sekali tidak perlu bantuanmu' ucap ivayna didalam hati
"lalu kenapa kau sama sekali tidak berlatih?"tanya rain
"berlatih..?!"
Rain menatap ivayna dgn tatapan mengimidasi
"tentu saya berlatih setiap saat"ucap ivayna berbohong
rain menatap ivayna dan tersenyum.
__ADS_1
...****************...