Kau Adalah Cahaya Tersebut

Kau Adalah Cahaya Tersebut
eps7


__ADS_3

lady Miyuki memasuki arena ia begitu yakin akan mendapatkan peringkat tertinggi


Ia mengeluarkan aura miliknya gadis ini memiliki elemen api ia mengalirkan elemen tersebut dgn stabil dan ia memulai pergerakan dgn menyerang monster tersebut.


"sring"bunyi pedang milik Miyuki berhasil membuat monster tersebut terpental jauh


"dia lumayan juga"ucap ivayna sembari memperhatikan


"tapi jika ini monster trap maka dia hanya membuat dirinya dalam bahaya "ucap ivayna


"kenapa tanganku tidak bisa bergerak " gumam Miyuki yg berusaha menggerakkan pedang miliknya


"monster trap adalah ahli dalam merusak kefokusan jika kita lengah sedikit ia akan punya waktu untuk menyerang dgn kemampuannya"ucap rain


"pada dasarnya dia terlalu yakin dan dia lengah saat monster tersebut terpental "ucap alvas


"jadi begitu "ucap Kenneth yg baru memahami situasi


"tapi bukannya ini aneh biasanya akademi tidak mengeluarkan monster trap untuk pelatihan murid menengah karena monster itu setara dgn monster tingkat tinggi "ucap Reynolds yg mulai menyadari sesuatu yang aneh


"benar sekali dan apa kalian merasakannya"ucap Rain yg sedari tadi sudah menyadari ada yg aneh dgn ujian yg bahkan seperti turnamen


"energi hitam"ucap mereka bersamaan


"kau sedah menyadarinya tapi kenapa kau tidak menghentikan sama sekali?"tanya luceat penuh selidik


"bukannya tidak seru jika menangkap ikan secara langsung,aku perlu tau tujuan utamanya "jelas Rain


Aliran mana milik Miyuki mulai berantakan tapi Miyuki mulai memaksakan diri dan tetap menyerang dan pada akhirnya dia dapat bertahan

__ADS_1


"dia terlalu memaksakan diri dia berutung karena sepertinya dia hanya kehabisan mana


jika memungkinkan dia sama sekali tidak akan bisa mengunakan sihir lagi" ucap Vela hewan roh milik ivayna yg juga memperhatikan.


"ivayna ada yg aneh"ucap Vela


"benar tapi kita amati terlebih dahulu" balas ivayna sembari meletakkan jari telunjuk kemulutnya menandakan bahwa tutup mulut adalah solusinya


murid lainnya mulai melawan monster tersebut sampai giliran ivayna tiba


ivayna dia sama sekali tidak menyerang dia hanya mempertahankan aliran mana sembari menghindari serangan dari monster tersebut


"kenapa dia sama sekali tidak menyerang?"tanya Kenneth


"dia tengah mengamati"jawab alvas yg memperhatikan dgn seksama


'payah aku sudah pernah mengalahkan sejenismu tanpa mana tau' ucap ivayna dalam hati


Monster tersebut terpental hingga membuat para penonton yang hadir terkejut karena ternyata gadis yg tidak diketahui indentitas nya ini yg mengalahkan monster tersebut.


Ivayna berbalik hendak meninggalkan arena yg dipenuhi org org dgn ekspresi berbeda


Tiba tiba monster trap tersebut bangkit akan tetapi dgn energi yang berbeda membuat alat pengaman hancur.


"akh...."teriakan dari para penonton yg terkejut


"ini berbahaya bantu evakuasi org org sekitar" tinta rain dgn mendominasi


mereka tanpa basa basi segera membantu murid diarea.

__ADS_1


Sedangkan rain berlari menuju kearah arena


"sial aku kehilangan org itu " gumam Rain kesal sembari menatap sekeliling


"gadis kecil cepatlah pergi"ucap seorang yg membuat rain mengalihkan pandangan ke arah suara tersebut


'gadis itu'batin rain


"terimakasih tapi kenapa kau tidak pergi?"tanya gadis yg baru saja dia selamatkan


"em...tidak aku masih akan mencari apa masih ada org yg berada didalam"ucap ivayna


"hm..kalau begitu berhati hatilah "ucap gadis tersebut dan berlalu pergi


ivayna segera berlari kearah monster tersebut " energi yg sama dgn yg berada pada kakak kedua" gumam ivayna sembari menatap monster tersebut


Tanpa disadari oleh ivayna ada yg menyerangnya dari belakang


"oi awas"teriak rain yg menarik ivayna menghindari serangan tersebut


rain menatap ivayna


"bola matanya" batin rain saat ia menatap ivayna yg bola matanya telah berubah menjadi 2 warna


"kau..!"ucap ivayna dan melepas pelukan rain "kenapa kau disini?"tanya ivayna


"seharusnya aku yang bertanya"jawabnya


"seorang gadis yg ceroboh berada didekat monster yg mengamuk,apa yg sedang dia lakukan " ucap rain penuh mengintimidasi.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2