kebahagiaan yang cuma mampir sebenta

kebahagiaan yang cuma mampir sebenta
episode 13


__ADS_3

Tiga hari kemudian


seperti biasa alika melakukan aktivitas nya ia juga memenuhi tanggung jawab nya bekerja dengan giat dan datang tepat waktu meskipun ia sedang menghadapi masalah yang menyedih kan.


Di sisi lain pratama yang menyiapkan cincin dan keperluan untuk lamaran karena hendak melamar alika.dengan sangat bahagia dan senang perasaan pratama yang mau melamar alika meskipun tanpa di hadiri ayah nya pratama.ia hanya akan datang melamar alika dengan ibu nya saja (mila) karena ayah nya ada bisnis di luar kota.


Hari sudah sore jam menunjukkan pukul 18.00, pratama sedang dalam perjalanan menuju rumah alika.tapi sayang sekali pratama tidak tau bahwa alika tidak di rumah karena masih bekerja.setau pratama waktu datang menemui alika berada di rumah.30 menit pratama dan ibu nya sampai di rumah alika,mereka segera turun dari mobil dan berjalan menuju rumah alika.ibu pratama terkejut melihat kondisi rumah alika ia terdiam memandang sekeliling rumah itu.tiba tiba ia menghentikan langkah pratama dengan suara nya.


mila"tunggu tama"


pratama"ada apa mamz"


mila"jadi ini rumah alika"


pratama"iya memang kenapa mamz"


mila"apa benar kamu mau melamar nya"


pratama"mama kenapa,,apa aku kelihatan bercanda dengan membawa semua ini"


mila"baik lah mama harap papa bisa menerima nya"


pratama"oh jadi mama takut sama papa,,mamz yang nikah dan ngejalanin itu aku jadi dengan siapa aku mau itu pilihan ku"


mila"mama ngerti kamu anak baik tak memandang status atau pun martabat"


pratama"ya udah mari kita ke sana mamz"


Mereka berdua menuju rumah alika dan mengetuk pintu.tok...tok...tok...saat terdengar ketukan pintu ryan yang berada di ruang tamu segera membuka pintu.dia sangat terkejut dengan kedatangan pratama dan seorang wanita paru baya dengan membawa bingkisan.


pratama"ryan boleh kami masuk"


ryan"silahkan" terbengong


pratama"kenal kan ini mama ku"


mila"kamu adik alika"

__ADS_1


ryan"iya nyonya"


mila"di mana kakak mu alika kami ingin bertemu dia"


ryan"maaf nyonya kakak masih bekerja dia belum pulang jam segini"


pratama"apa jadi alika kerja"


mila"kamu gimana tama apa gak kasih tau dia dulu"


pratama"gak ma aku kira dia belum kerja"


ryan"maaf sebenar nya ini ada apa"


pratama"ryan sebenar nya aku ingin melamar kakak kamu alika"


ryan"tapi kamu dan kakak belum pacaran kan apa kakak tidak memberitahu ku"


Ryan bingung dengan keadaan saat ini dia menyuruh pratama menunggu di rumah karena dia akan menghubungi kakak nya agar segera pulang.


Ryan"tunggu lah sebentar aku sudah tlp menejer nya"


Ryan"di sebuah restouran tak jauh dari sini mungkin 30menit dari sini"


Mila"tama kamu ini selalu bikin keputusan sendiri jadi seperti ini apa kamu yakin alika akan setuju kalau kamu tak diskusikan berdua"


Pratama"tenang mamz kita tunggu alika"


Tak lama kemudian alika sampai di rumah karena menejer menyuruh alika pulang,dengan alasan ryan menelpon menejer alika kalau adik nya sedang sakit maka dari itu menejer mengijin kan alika pulang.sesampai di rumah alika sangat kaget dengan melihat ada beberapa orang di ruang tamu.


Alika"ryan ada apa ini,,,dan kamu pak ngapain di sini"


Ryan"kak duduk lah dulu"


Alika"ada apa ryan kamu tlp menejer katanya ada yang sakit,,,,siapa"


Mila"nak duduk lah aku ibu nya tama datang ke sini untuk melamar mu sebagai istri tama"

__ADS_1


Pratama"Al aku ingin melamar mu agar kau bersedia jadi istri ku"


Tanpa menjawab tiba tiba alika pingsan dia shock dan mungkin kecapekan karena banyak fikiran dan pekerjaan.pratama tersentak lalu cepat cepat menggendong alika untuk membawa ke kamar. Ryan pun sangat panik dengan keadaan alika di tambah atin yang takut melihat keadaan kakak nya hinga membuat diri nya menangis.akhir nya pratama membatal kan niat nya melamar alika karena kondisi alika.pratama menyuruh sopir mengantar ibu nya pulang ia minta ijin untuk menemani alika sampai siuman.ibu nya pun menuruti kata kata pratama.


Pratama"Ryan ijin kan aku menemani alika"


Ryan"ehm baik lah"


Pratama"thanks ryan"


Ryan"apa kau benar mencintai kakak"


Pratama"menurut mu aku tidak serius"


Ryan"jika iya jaga lah dia jangan pernah kamu sakiti dia,,,dia wanita malang yang mengorban kan hidup nya demi aku dan atin"


Pratama"aku janji akan membuat nya bahagia di sisi ku"


Ryan meninggal kan kamar alika,ia kembali ke kamar nya.ia tak kan kwatir dengan keadaan alika karena sudah di jaga oleh pratama.alika masih belum sadar dari pingsan nya namun pratama masih setia menemani nya.ia menggegam erat tangan alika.waktu sudah dua jam alika masih belum sadar,namum pratama masih berada di samping alika tapi dia tertidur.tak lama kemudian alika membuka mata nya ia sudah sadar saat menoleh ia melihat pratama tidur di samping nya.alika menggerak kan tubuh nya perlahan karena masih terasa lemas.saat ia hendak melepas tangan nya dari genggaman pratama ,tak sengaja alika membangun kan pratama.dengan senyum pratama senang bahwa alika sudag sadar ia segera memeluk alika.


Pratama"sayang kamu udah sadar"


Alika"tolong lepaskan,,,aku baik baik saja"


Pratama"apa kamu mau makan sayang"


Alika"gak usah kenapa kamu kesini"


Pratama"sayang aku kan udah bilang bahwa aku akan melamar mu"


Alika"apa kamu benar mencintai ku"


Pratama"jika aku tak mencintai mu kenapa aku lakukan semua itu padamu,,,itu aku lakukan demi mendapat kan mu"


Alika"baik lah aku akan percaya dengan kata kata mu tapi jika aku menikah dengan mu bagaimana nasib adik adik ku"


Pratama"sssttt sayang jika kamu mau aku janji akan menanggung biaya adik adik mu jika kau jadi istri ku mereka juga tanggung jawab ku"

__ADS_1


Setelah mendengar perkataan pratama,alika merasa lega mungkin dia akan menerima pratama karena telah berjanji menerima adik adik nya juga.setelah percakapan pratama melihat alika meneteskan air mata,ia segera mengusap nya.alika pun memeluk pratama,akhir nya pratama merasa senang karena alika sudah menerima nya.dia memeluk erat tubuh alika dan mulai mencium bibir alika dengan lembut.tanpa menolak alika mala membalas ciuman pratama,mereka saling menikmati kini ciuman lembut berubah menjadi ganas pratama tak bisa menahan nafsu nya pada alika.dia berbisik di telinga alika"sayang apa aku boleh melakukan nya malam ini"tanpa menjawab alika hanya mengangguk tanda setuju.kemudian pratama beranjak dari ranjang menuju pintu kamar ternyata ia mengunci pintu nya sebelum melakukan adegan mesrah nya.pratama kembali mencium bibir alika dia melumati hingga tak tersisa lipstik di bibir nya.karena suasana menjadi panas pratama melucuti pakain alika satu persatu akhir nya mereka melakukan hubungan dewasa.


__ADS_2