kebahagiaan yang cuma mampir sebenta

kebahagiaan yang cuma mampir sebenta
episode 21


__ADS_3

Di rumah pratama


Semua orang pada sibuk mempersiap kan acara nanti sore,begitu dengan tama ia saking senang nya ikut menghias rumah nya sampai tak melihat ponsel nya,setelah selesai ia melihat jam yang menunjuk kan pukul 14.30.ia segera kembali ke kamar karena merasa capek untuk berniat tidur sebentar karena acara nya di laksanakan pukul 05.00.setelah sampai kamar ia merebah kan tubuh nya di atas ranjang yang ingin melepas rasa capek nya.ketika hendak memejam kan mata ia mencari ponsel nya ingin melihat apa ada yang menghubungi nya.karena sejak pagi ia sangat sibuk sampai lupa ponsel ketika membuka layar ponsel ia melihat ada panggilan dari menejer perusahaan dan juga ada pesan masuk,ketika melihat pesan itu ia sangat terkejut dan panik saat tahu pesan itu dari alika.tama segera menghubungi alika namun nomer yang dia hubungi sudah tidak aktif,ia berlari keluar untuk pergi kerumah alika namun ibu tama menghenti kan langkah nya.


Mila"tama ada apa sayang kamu kok buru buru dan panik gitu"


Tama"alika mamz,,,,dia mengirim pesan seolah olah ingin meninggal kan tama"


Mila"jangan panik kamu telpon dia,mungkin kamu salah mengarti kan nya"


Tama"dia tak bisa di hubungi ponsel nya gak aktif ini tama mau ke rumah nya"


Mila"baik lah kamu hati hati mudah mudahan tak terjadi apa apa"


setelah memberitahu ibu nya tama langsung pergi meninggal kan rumah nya dan menuju rumah alika.dengan kecepatan kilat tama sampai di rumah alika dengan waktu 15menit,biasa nya perjalanan rumah tama ke rumah alika memakan waktu 30 menit.setelah sampai ia segera menuju rumah alika namun ia melihat bahwa pintu rumah alika telah di gembok.tama semakin heran tak biasa nya rumah nya di gembok,ia pun nampak bingung ia mencoba menghubungi ryan namun ponsel nya juga tidak aktif.kemudian ada seseorang yang lewat depan rumah alika yang ternyata lastri,tama menghampiri orang tersebut.


Tama"maaf mbk saya mau nanya apa mbk melihat kemana alika pergi"


Lastri"oh ya tadi pagi dia pindah"

__ADS_1


Tama"pindah,,,,,kemana mbk"


Lastri"katanya ke rumah mertua nya soal nya hari ini dia akan tunangan mas"


Tama"gak mungkin mbak karena saya calon tunangan nya dan dia gak ada di sana"


Lastri"apa bener mas ini tunangan nya"


Tama"iya mbak saya pratama adiansyah"


Lastri"oh aku kira orang yang paruh baya itu yang waktu datang menemui alika"


Lastri kemudian meninggal kan pratama namun tama masih tetap berada di tempat ia memikir kan dan mencerna kata dari lastri,ternyata ini perbuatan ayah nya.tak lama kemudian ia pergi kembali ke rumah nya ia sangat marah dan emosi sehingga mengemudi mobil sangat ngebut.setelah sampai rumah ia berteriak sangat kencang.


Tama"papaaaaa keluar lah"


Mila"tama ada apa nak kamu kok terlihat emosi gitu"


Tama"mana si tua brengsek itu"

__ADS_1


Adi"jaga mulut mu tama ada apa kau teriak"


Tama"jangan pura pura di mana alika sekarang,,,"


Adi"apa jau tidak waras mana mungkin aku tau di mana alika"


Tama"aku tahu kau tak suka dengan nya maka kau menyuruh nya pergi kan"


Adi"siapa yang mengatakan itu"


Tama"jangan pura pura bodoh meskipun tak ada yang bilang tapi aku tau kelakuan mu itu kau selalu menyingkirkan nya"


Mila"apa yang kamu katakan tama,ada apa ini nak"


Tama"dia telah menyuruh alika pergi meninggalkan ku"


Mila"pa kenapa kau lakukan ini apa kamu tak ingin melihat anak mu bahagia"


Tama pun pergi dari rumah ia mencari alika kemana mana,dan ia sangat kebingungan karena setahu nya alika tak mempunyai sanak saudara di kota ini,ia tak pernah menyerah untuk mencari keberadaan alika.

__ADS_1


__ADS_2