
Di rumah Pratama
alika dan pratama telah tiba di rumah tama,mereka turun dari mobil berjalan ke arah rumah pratama.tiba tiba alika menghentikan langkah nya,ia seakan merasakan perasaan yang tak enak di hati.
TAMA"ada apa,,,apa kamu gugup"
ALIKA"heem"alika menganggukan kepala
Kemudian tama menggandeng alika masuk ke rumah nya,sambutan seorang pembantu mengantar mereka ke ruang tengah.disana terlihat beberapa orang telah berkumpul dan mereka menghampiri, semua mengarah kan pandangan ke arah alika.dan alika merasa malu ia menunduk kan kepala nya,,,,
TAMA"pagi mamz....papz,,,ini alika wanita yang akan aku nikahi"
ADI"bukan nya kamu karyawan ku"
ALIKA"iya pak saya pernah bekerja di perusahaan bapak"
MILA"mari nak duduk lah sini"
ALIKA"terima kasih tante"
INDAH"ehm tumben lho minta nikah"
TAMA"apaan sih kak,,,kamu ingin adik mu melajang terus"
KEVIN"emang dari dulu kamu suka nya melajang kan tapi bukan berarti lho jomblo karena gue tau lho playboy"
Mereka saling mengejek tanpa menyadari adanya alika,namun alika masi memasang senyum pada keluarga besar ADIANSYAH.mereka pun menghentikan candaan nya dan tama ingin memulai bicara pada keluarga nya tentang lamaran nya pada alika,namun alika masih memandang ayah tama yang terlihat kurang senang dengan diri nya.tapi apapun keputusan tama alika akan menerima nya setidak nya dia sadar diri bahwa diri nya mungkin tak pantas dengan tama.
TAMA"mam,,,,pap,,,aku ingin melamar alika menjadi istri ku tolong kalian restui kita"
__ADS_1
ADI"apa kamu sudah yakin dengan keputusan mu ini"
TAMA"iya pap aku ingin menikah dalam waktu dekat ini"
MILA"nak mama senang kamu punya pikiran untuk nikah siapa pun wanita pilihan mu mama akan merestui nya"
ADI"aku tidak setuju"
TAMA"apa maksud papa,,,tidak suka dengan alika"
ADI"maksud ku tidak setuju kalau kamu terburu buru menikah,,,lagian kamu baru saja aku suruh mengurus usaha ku disni"
TAMA"tenang pa aku akan mengolah usaha papa dengan baik"
ADI"lalu kapan rencana mu menikah"
ADI"jangan gila tama dalam waktu yang sesingkat itu memang nya menikah itu permainan"
MILA"pa,,,dukung lah tama dia ingin menjalin hubungan serius masa papa gak lihat tekad nya"
ADI"aku tak keberatan tapi aku belum bertemu keluarga nya kan"
ALIKA"sebelum nya saya minta maaf sudah lancang berbicara, pak saya tak punya keluarga orang tua saya meninggal dan saya hanya memiliki dua orang adik"
TAMA"sayang biar aku yang jelasin sama mereka"
TAMA"mam,,,pap,,,ini keputusan tama aku mohon kalian terima"
ADI"baik lah aku akan menerima tapi aku ingin tunangan nya di hadiri kerabat dan keluarga saja"
__ADS_1
TAMA"kenapa apa papa malu dengan keadaan alika"
ADI"gak tam kamu minta nya dadakan mana mungkin bisa terselesaikan dalam waktu sehari,,,,entar pernikahanya aja yang kita buat kan pesta"
TAMA"baiklah pap kalau gitu aku antar alika pulang dulu"
ALIKA"pak,,,bu alika pamit pulang maaf sudah merepotkan kalian"
MILA"gak nak kami gak merasa direpotkan justru lami senang kamu membuat tama jadi anak yang serius"
ALIKA"kalau begiti saya permisi"
Meraka pun meninggal kan rumah,tama segera mengantar alika pulang,namun setelah dari rumah tama,alika merasa sedih dan tanpa berkata apapun pada tama.tama pun juga tak bersuara ia berfikir atas sikap papa nya seolah ada yang aneh dan seolah papa nya tak menyukai alika.30 menit mereka tiba di rumah alika,segera lah alika turun dari mobil tama.
ALIKA"mas terima kasih"
TAMA"untuk apa"
ALIKA" kamu sudah membawa ku ke keluarga mu aku senang"
TAMA"sayang maaf kan aku jika ada kata kata keluarga ku yang menyakitimu"
ALIKA"tidak ada mas,,,oh ya kamu pulang lah aku mau istirahat"
TAMA"baik lah jaga diri mu,,,oh ya apa mau lagi kayak tadi pagi"
ALIKA"jangan bilang kamu ingkar janji aku akan menjaga tubuh dengan baik"
Pratama senang dan nyaman saat berada dekat alika,ia sungguh sangat mencintai nya.setelah mengantar alika pulang tama langsung melajukan mobil nya kembali kerumah nya.
__ADS_1