
akhirnya mereka tampil di atas, banyak artis lain yang juga tampil, tak menyangka bahwa samuel dan keluarganya datang menonton
oma kalea dan opa ravindra tak mengedipkan matanya ketika naomi bernyanyi
"suaranya sangat indah dan tidak rusak" puji oma kalea
"tentu saja! dia istriku!" samuel membanggakan istrinya
"istri dua bulan" sindir opa ravindra mengingatkan
samuel terdiam. tidak mampu berkata kata,
akhirnya naomi, scarlett, dan viona menyelesaikan penampilannya
naomi tidak menyangka bahwa mama nataly dan papa jordan datang, dan berada di panggung yang sama
naomi sangat senang, tapi. mama kalea memakai kursi roda, yang membuat hati naomi terenyuh
"untuk anakku, naomi...kau sudah besar, kau bisa menguasai panggung, terus berjuang sayang, mama sangat bangga kau bisa mewariskannya" ucap mama nataly, naomi tidak berani menatap ke arah mama nataly
naomi terus menatap ke depan, air matanya sudah menetes, mama nataly bangkit dari kursi rodanya, sambil membawa micnya
"anakku sayang.... biarkan mama mendengarkan mu bernyanyi " ucap mama nataly, naomi menganggukkan kepalanya, mama nataly tersenyum dan kembali duduk di kursi rodanya
-
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi semua gambar diri
Kecil, bersih, belum ternoda
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka, diriku s'lalu dimanja
Kata mereka, diriku s'lalu ditimang
Nada-nada yang indah
S'lalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
T'lah mengangkat tubuh ini
Jiwa-raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Kata mereka, diriku s'lalu dimanja
Kata mereka, diriku s'lalu ditimang
__ADS_1
Oh, Bunda, ada dan tiada dirimu
'Kan selalu ada di dalam hatiku
Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka, diriku s'lalu dimanja
Kata mereka, diriku s'lalu ditimang
Oh, Bunda, ada dan tiada dirimu
'Kan selalu ada di dalam hatiku
-
naomi menyanyikannya sambil menangis, setelah menyanyikannya, naomi masih tidak berani menatap ke arah mama nataly
tang
suara mic terjatuh, mata itu menutup sempurna dengan senyuman yang tulus, bahkan air matanya belum terhapus, ia menghembuskan nafasnya ketika naomi selesai menyanyi,
naomi semakin menangis, dan memberanikan diri untuk menatap mama nataly
terpejam sudah mata indahnya, berhenti sudah nafasnya, lemah sudah tangannya, tersenyum pula bibirnya
naomi berlari mendekati sang ibunda, dan memeluk ibunya, berusaha membangunkan.
semua yang ada di studio terus menangis, samuel langsung berlari ke arah panggung, untuk menyemangati istrinya yang terus menangis
begitu sesak.
-
akhirnya mama nataly di makamkan pada besok harinya, sedangkan naomi? masih menangis dan mengurung diri, bahkan tidak bangkit dari tempat tidurnya
"sudah naomi.... iklhaskan naomi" ucap samuel
"bagaimana mau iklhas samuel?! ketika ibuku meninggalkan ku, ayahku juga! ayahku di tembak di rumah sakit!!" naomi berteriak, kedua orang tuannya telah tewas
#flashback di rumah sakit semalam
ibunya naomi di bawa ke rumah sakit dahulu, karena naomi percaya detak jantung ibunya masih berdetak
saat menunggu di icu, suara tembakan terdengar dari luar, dan seketika papa jordan terjatuh dengan lumuran da rah di dadanya
naomi terkejut dan segera merebut pistol bodyguard milik samuel, cukup sudah air mata naomi
karena lalai, naomi terus menembaki para penembak, sehingga lupa jika ayahnya masih terluka, akhirnya samuel menyuruh dokter menangani papa jordan
karena samuel juga terpaku, ternyata papa jordan telat di tangani, dokternya juga terganggu karena suara tembakan,
#ke masa sekarang
"aku benci dunia mafia ini" rutuk naomi lalu segera menutup matanya, begitu juga dengan samuel.
ada suara ketukan di pintu, naomi membuka matanya, dan segera membuka pintu tersebut, samuel tertidur.
"omi.... apakah omi baik baik saja?" tanya mellisa
__ADS_1
"sejauh ini, omi baik baik saja ma" jawab naomi, setelah berbincang sebentar Melli pamit pergi, dan naomi masuk ke kamarnya
"ayahnya hazel sudah meninggal" ucap naomi, samuel telah membuka matanya
"kau apakan si tua itu?!" tanya samuel penasaran
"aku membuat perusahaannya bangkrut, lalu di luar rencana ku, dia bunuh diri" jawab naomi dingin
"jangan terlalu kejam, anakku bisa terluka" goda samuel, naomi tersenyum
"manis! kenapa senyumanmu selalu manis?!" tanya samuel sendiri, naomi segera mendatarkan wajahnya
ketukan pintu kembali terdengar, naomi membukanya
ternyata yang mengetok adalah oma kalea
"iya oma?" tanya naomi
"ayo makan, oma sudah masak banyak untuk kalian" ajak oma kalea, naomi pun mengangguk begitu juga dengan samuel
mereka berjalan beriringan dengan ekspresi yang berbeda beda
naomi menghentikan langkahnya, ada wanita lain yang duduk di kursi samping kursi milik suaminya
"oma?" naomi memiliki ribuan pertanyaan di otaknya sekarang
"kalian kan menikah hanya dua bulan, jadi oma segera mencari pengganti" oma kalea menjawabnya dengan enteng
naomi tersenyum licik lalu menatap samuel yang ada di belakangnya
"kau dengar? hanya dua bulan." naomi menatap tajam ke arah samuel yang hanya menunjukkan wajah datarnya
naomi segera duduk di samping wanita itu, menaruh ponselnya di sebelah piring, bahkan tidak menunggu samuel makan
saat david dan ravindra makan naomi segera makan, sedangkan wanita yang tak di kenalinya menunggu samuel untuk makan
"ma...naomi akan pergi ke hotel malam ini" izin naomi ketika semua yang di meja makan menyelesaikan makannya
"bukankah ini rumah mu sekarang?" tanya samuel
"rumah dua bulan?" naomi kembali bertanya dan segera masuk ke kamar, membereskan beberapa pakaian, ia memakai tas ransel
setelah beberapa barang yang ia perlukan ada di tasnya, naomi segera turun dan memesan taksi
"kau benar-benar akan menginap di hotel?" tanya opa ravindra memastikan
"ya" jawab naomi singkat sebelum membuka pintu
"tapi kenapa?" papa david bertanya
"aku akan menjadi benalu, bahkan jodohnya samuel harus tidur di kamar tamu, sedangkan aku? di kamarnya samuel, rasanya tidak enak menjadi benalu di hubungan orang" jawab naomi sambil menyindir
lalu naomi membuka pintu yang ada di depannya, segera masuk ke dalam taksi yang ia pesan
"oma....naomi sedang hamil...." ucap samuel lirih lalu pergi begitu saja ke ruang kerjanya
mellisa hanya bisa menunduk dan segera pergi ke kamarnya, lelah dengan mertuanya yang sangat gegabah
sedangkan naomi di perjalanan memutuskan untuk membuka laptop yang ia bawa
bekerja di perjalanan sangat melegakan bagi naomi,
akhirnya taksi tersebut sudah tiba di hotel, naomi membayar lalu segera masuk ke hotel
tidak perlu khawatir hotel itu milik ayahnya, sekarang milik dirinya
__ADS_1
naomi segera pergi menuju kamarnya menggunakan lift khusus keluarga