
Wanita cantik yang memiliki mata indah bak boneka dan berkulit putih berjalan bergontai gontai di jalan yang sangat sepi di malam hari dengan menggunakan pakaian indah, yang terlihat seperti Boneka, lebih tepatnya seperti Berbie. Dia adalah NATALIA DEWI PUSPITA yang kadang dipanggil "LIA". Dia anak kedua dari keluarga yang dapat di bilang keluarga yang sangat kaya. Kakak pertamanya adalah PRADANA ARTA PUTRA seorang lelaki yang tampan, arogan, angkuh, dan sombong, namun jika bersama Lia, Ia bisa berubah menjadi orang yang sangat baik.
Lia berjalan dengan santainya sambil menyeret jaketnya yang berbeda di tangan kanannya, entah mau kemana ia pun tak tau. Kemarin adalah hari yang sangat menyedihkan baginya, Bunda dan ayah yang amat ia sayangin meninggalkan dunia karena kecelakaan saat mereka sedang menghadiri acara makan bisnis, dan kakaknya pun menghilang dari kemarin entah kemana.
"Ayah, Bunda, kenapa harus ninggalin Lia sendiri sih?, Lia gak mau Bunda, Ayah, Lia gak mau" Lia berjalan seraya menatap gambar nya dengan ayah, bundanya yang berada di tangan kirinya sambil menangis.
kring...kring...kring....
Lia menghentikan langkahnya dan mengambil ponsel yang ada di jaketnya. Lia terkaget melihat orang yang menelponnya adalah Kakaknya yaitu Prada.
"Hallo?" ucap putri dari sambungan telepon yang terhubung dengan Kakaknya
'Hallo?, kamu dimana Lia?' Tanya Prada dengan nada yang sangat lembut.
"Ah, lagi di jalan kok kak, kakak dimana?" ucap Lia memberikan penjelasan kepada kakaknya yang sangat ia sayangi itu.
'Ah, lagi dirumah, kita bakalan pindah besok, jadi cepetan pulang yah, bantu kakak pindahin barang' Pinta Prada dari sambungan telepon kepada Lia.
"Tapi kak, kenapa pindah?" tanya Lia kepada Prada dengan penuh rasa penasaran.
"Pulang aja dulu, nanti Kakak jelasin dirumah" ucap Prada lalu mematikan sambungan teleponnya
'Tut..Tut...Tut.."
"lah?, kak?, Kakak?!" teriak Lia kemudian memasukkan kembali handphone kedalam jaketnya, lalu segera memakai jaket dan bergegas mencari taksi untuk mengantarnya pulang.
"KAK!" Teriak Lia seraya mendorong pintu rumahnya dengan sangat keras.
"Eh udah pulang cepetan bantu kakak bersihin baju, besok pagi udah pindah" ucap Prada sambil memasukan baju baju mereka kedalam koper.
"Tapi kenapa pindah kak?!, kita kan udah nyaman diem disini!" tanya Lia terkaget kaget
"bukan hanya pindah, kamu juga bakalan pindah ke sekolah negeri disana" ucap Prada dengan santainya
"Tapi kak?!, kenapa?" tanya Lia lagi
"kamu jangan nangis ya kalau kakak jelasin" Tekan Prada sepada Lia agar tak menangis jika di ceritakan
"Iya, tapi kenapa kak?" ucap Lia yang sudah kembali tenang
"Jadi gini, kemarin saat Bunda dan Ayah kecelakaan dan meninggal, Bunda sempat berbicara kepada Kakak, saat mereka berdua sudah tak ada mereka menyuruh kita untuk menjual rumah, mobil, perusahan, apapun yang kita punya dan menyuruh kita untuk pindah di tempat yang lumayan jauh dari sini" cerita Prada kepada adiknya
"Tapi kak?, kenapa Bunda tau kalau bakalan meninggal kenapa?!" ucap Lia seraya meneteskan air matanya
"Kakak gak tau,,, kakak Cuma dikasih tau kaya gitu, dan Kakak juga sempat jawab, 'kenapa sih Bun, aku juga bisa ngurus bisnis Ayah, dan gak mungkin bunda bakalan ninggalin Prada sama Lia cepet banget, gak mungkin bunda' kakak sempat bilang seperti itu cuma bunda hanya tersenyum" Ucap Prada yang kini sudah meneteskan air matanya
"Tapi kenapa kemarin kakak gak keacara pemakaman Bunda dan Ayah?!, hah?!, kenapa?!, kenapa Prada!?" Tanya Lia sambil memukul dada kakaknya itu
"kemarin kakak harus menjual semuanya, jadi kakak gak bisa melihat pemakaman ayah dan bunda" jawab Prada seraya merangkul adik kecilnya itu
__ADS_1
"Ta,,,pi kan kakak bi,,,sa jual saat selesai pemakaman" Ucap Lia sambil terisak-isak
"Maafin kakak, Lia, maaf" ucap Prada yang sudah tak bisa mengontrol tangisnya.
"udah ya, sekarang kita bersih bersih dulu lalu kita pindah" ucap Prada sambil melepaskan pelukannya lalu lanjut merapikan baju baju mereka.
Sedangkan Lia menggambil handphonenya karena tiba tiba saja berdering, yang membuat ia kaget melihat kontak yang bernamakan 'CRUSH🍬' mengirimkan pesan.
CRUSH🍬
Kamu dimana sayang?
p
sayang?
p
Hey! kamu dimana?
sayang?
sayang??!!
Sudah hampir 1 hari penuh Lia tidak melihat handphonenya karena kabar tentang ayah dan Bundanya.
NATALIA DEWI
CRUSH🍬
Lah kamu kenapa sayang?, kan aku kangen
NATALIA DEWI
OH,AKU ENGGAK
CRUSH🍬
Kamu kenapa sih?, aku ada salah apa sama kamu hah?
NATALIA DEWI
Gak ada yang salah, gue yang salah, btw mulai besok gue udah gak sekolah di sekolah Lo lagi
CRUSH🍬
Lah, kok jadi Lo gue sih, kamu kenapa?, kenapa gak sekolah lagi besok?
__ADS_1
NATALIA DEWI
GUE TAU KALAU GUE CERITAIN INI KE LO, LO AUTO PUTUSIN GUE, KARENA GITU ITU GUE YANG BAKALAN BILANG KALAU MULAI SEKARANG KITA PUTUS!
CRUSH🍬
LAH KAMU KENAPA?! HAH?!, CERITA SAMA AKU!, JANGAN AMBIL KEPUTUSAN SEPIHAK DONG, KALAU EMANG LU MAU PUTUS YAUDAH PUTUS!, DAN GUE MAU NGOMONG YANG PENTING SAMA LO, GUE BESOK BAKALAN PINDAH DAN MUNGKIN KITA GA BALAKAN KETEMU LAGI.
NATALIA DEWI
SO EMANGNYA GUE PIKIRIN?!
CRUSH🍬
YAUDAH JANGAN DI PIKIRIN...
Lia membaca chatnya kembali sambil menangis, ia tak ingin jika pacarnya yang ia sayangin itu memutuskannya, walaupun ia tau ia egois, ia tetap tak mau jika di putuskan, ia tak mau lagi kehilangan orang yang dicintainya, biarkan lah ia yang menghilangkan orang yang ia cintai agar ia tak terlalu memikirkan walaupun ia sangat sedih.
"Lia kamu kenapa?" tanya Prada khawatir karena melihat adiknya yang menangis lagi.
"enggak kenapa kok kak, yuk lanjut rapiin barangnya" ucap Lia.
setelah mereka berdua selesai merapikan barang Mereka berdua pun beristirahat hingga jam 5 pagi. Namun tak dengan Lia, Lia malah merapikan barang barang yang diberikan oleh pacarnya itu, untuk dibawa di tempat barunya.
Nataliadewi
NEW YORK
@Nataliadewi bye New York~~
❤️13.639
@Tiatalita lah kak kakak mau kemana 😭
sembunyikan satu balasan (1)
@Ritajigi Paling juga buat buat aje biar terkenal@talita
@Tarayuda We anying mau kemane lu
@Fathanalditama Bye, seneng seneng ya disana
sembunyikan seratus dua balasan (102)
@Resa_nally ini kenapa dah kok jadi begini gue gak ngerti @Fathanalditama
__ADS_1
@Tarayuda woe lu kenapa gak cerita woe curut @Fathanalditama
Lihat semua 2.472 Komentar