KEGELAPAN

KEGELAPAN
Sekolah Baru


__ADS_3

Sudah dua hari semenjak Lia dan Prada pindah kerumah barunya. walaupun Lia tak setuju tinggal disana karena ruangannya yang kecil, tetapi ia harus menerima apa yang terjadi.


"KAK!!, AKU BERANGKAT SEKOLAH!!!!" Teriak Lia yang sedang menggunakan sepatu untuk bersekolah


"Lah, emangnya tau tempatnya dimana?" ucap Prada turun dari tangga lantai dua, untuk menemui adiknya


"heheh, enggak sih, cuma,,," Lia berfikir apa kata yang ingin ia ucapkan selanjutnya


"cuma, cuma, cuma apa?, cuma cuma emangnya" ucap Prada yang kini sudah berada di depan adiknya itu.


"Ya, enggak dong, cuma kasihan aja kakak nganter aku kan bisa naik taksi" ucap Lia dengan santainya.


"Gak bisa, kita udah gak kaya dulu lagi Liaa" ucap kakaknya sambil menggandeng tangan adiknya keluar dari rumah. "Kita pakai ini" Lanjutnya


"what?! you kidding me?!" ucap Lia teriak kepada kakaknya


"Apaan sih, gak usah sok kaget gitu Napa" ucap Prada


"Tapi ini Mobil kakak!!!, katanya kita gak kaya dulu lagi!!!" ucap Lia marah kepada kakaknya


"Iya kita gak hidup kaya dulu lagi, tapi bukan berarti uang yang kita tabung hilang kan,,, kata bunda sama ayah, kita harus hidup sebagai orang biasa yang normal, bukan kaya kamu yang dulu sering menghamur hamburkan uang" nasehat Prada kepada Lia


"ya kalau gitu kasih tau dong!!" ucap Lia yang kini sudah sangat marah


"udah udah nanti aja, sekarang liat tuh jam kamu, udah jam berapa" ucap Prada sambil menaikkan kedua alisnya

__ADS_1


"what?!, udah telat!!!!, ayok kak" Lia melihat jam yang berada di tangan kirinya, seraya menarik kakaknya untuk mengantarnya


"ah iya iya, kamu ini" ucap Prada seraya tertawa kecil.


sesampainya mereka di sekolah baru Lia, kakaknya pun menurunkannya tepat di gerbang sekolah.


"udah ya kak, aku masuk dulu, bye" ucap Lia langsung berlari dengan cepat


"TAPI KAMU KAN GAK TAU KELASNYA!!" Teriak Prada, namun tak didengar oleh Lia yang sudah menjauh dari mobil kakaknya itu. "huh ada ada aja tuh anak" ucap Prada lalu membalikkan mobilnya dan pulang.


"wah parah sih, gila banget gue, gak nanya dimana ruang kelasnya, ampun deh" seru Lia pada dirinya sendiri yang tak tau dimana kelasnya berada.


"kayaknya boleh deh nanya disana"


"Misi kak!, mau nanya" ucap Lia dengan nada yang tinggi membuat 5 laki laki yang sedang duduk di lapangan basket dekat kelas itu melihat Lia.


"Gak boleh ngegoda gitu dong bas" ucap teman yang berbeda di sebelahnya


"Woe gue nanya nih!" ucap Lia kembali membuat laki laki itu pun tersenyum


"wah, galak bener" ucap laki laki yang berada di kanan lia.


"CK, Jangan goda dia napa" ucap laki laki berambut putih yang paling mencolok dari mereka ber 4. "Kenapa?" Tanyanya kepada Lia "eh, tapi sebelumnya persilahkan gue ngenalin diri gue dulu, Gue ketua geng algabiru yang paling tampan yang pernah ada, dan nama gue Nathan Al Gilang, bisa dipanggil Gilang" ucapnya lagi.


"ee, gue gak nanya sih haha, cuma mau nanya dimana ruang kelas XI IPS 5?" tanya Lia

__ADS_1


"wah bos parah nih gak nanya katanya, perlu gue yang ngambil gak" canda temanya itu yaitu bastian.


"Nope dia untuk gue" ujar temanya satu lagi, yaitu Adrian.


"Diem!" ucap Gilang yang membuat semua temannya membatu. "Jadi lu nanya dimana kelas XI IPS 5?, itu kelas gue,tinggal belok kiri lurus nyampe deh, yok gue anter" ujar Gilang


"Gak perlu gue bisa sendiri" ucap Lia lalu meninggalkan semua lelaki yang berada di sana.


"Menarik" ucap Gilang lalu ikut pergi dengan teman temannya, disusul oleh jam masuk kelas.


"Okay, selamat pagi anak anak" ucap Bu sulis, selaku guru matematika dan wali kelas XI IPS 5. "Sekarang ibu mau kenalin kalian dengan murid baru yang baru aja pindah ke sini, silangkan masuk" Bu Sulis mempersilahkan Lia masuk dan memperkenalkan dirinya.


Lia pun berjalan masuk kedalam kelas dan di teriaki oleh lima lelaki yang berada di lapangan basket tadi, yang membuat Lia malu karena di teriaki.


"Hai" ucap Lia membuat semua murid yang berada di kelas XI IPS 5 menyapa balik. "Kenalin nama gue Lia, pindahan dari New York" Lia membuat semua teman temannya terbendung, karena kenapa coba orang new York pergi ke Los Angeles hanya untuk bersekolah.


"okay gak ada yang bertanya kepada Lia?, kalau begitu kamu silahkan du-" kata Bu Sulis terpotong karena Bastian mengajukan pertanyaan kepada Lia


"Oh iya Bastian silahkan"


"Gue mau nanya, nama panjang lu siapa?, tempat tinggal dimana?, nomber lu berapa?, dan lu udah punya pacar belum" Ucap Bastian


"okay gue cuma punya satu kata untuk semua pertanyaan lu" ujar Lia


"apa?"

__ADS_1


"KEPO!!" ucap Lia, membuat semua teman yang berada di kelasnya tertawa, tapi tak dengan Lia yang kemudian jalan dan duduk di bangku paling belakang.


__ADS_2