
POV LESTA
Hingga aku sampai di sebuah ruangan aku melihat ada seseorang di sana. Ku lihat pembicaraan antara seorang laki-laki dan wanita.
" Sebenarnya apa yang kamu sembunyikan dari ku ? " tanya laki-laki tersebut.
" Dulu ibu ku telah memberikan ku sebuah batu kristal yang ajaib " ucap perempuan di samping laki-laki tersebut.
" Terus sekarang dimana batu tersebut ? " tanya laki-laki tersebut.
" Setelah terjadi peperangan bulan kemarin, batu tersebut di bawa oleh kerajaan Yahida " ucap perempuan tersebut dengan melamun.
" Lalu dimana kerajaan itu ? " Tanya ku.
" Padahal batu tersebut akan aku berikan kepada Putri " ucap perempuan lagi.
" Kenapa kau tak merespon pertanyaan ku ? " tanyaku lagi.
Ku coba untuk memegang tubuh perempuan tersebut. Tetapi tanganku menembus tubuh perempuan itu.
" Kenapa ia tak bisa ku sentuh, apakah aku tidak terlihat " ucap ku.
" Tetapi batu itu malah hilang di bawa oleh kerajaan Yahida, hiks hiks " ucap perempuan tersebut dengan air mata yang sudah mengalir.
" sudah-sudah jangan sedih lagi, kalau memang Tuhan memberikan batu itu kepada Putri, batu itu akan ada pada Putri nantinya " ucap laki-laki yakni adalah suami dari perempuan tersebut.
" Hah jadi ada sebuah Batu yang seharusnya di berikan kepada Putri tetapi batu itu malah di ambil oleh kerajaan Yahida " gumamku.
" Aku akan mencari sumber masalah ini " ucap ku lagi.
Tiba-tiba kepala ku sangat sakit, hingga aku pun akhirnya jatuh pingsan. Seperti dalam bayangan putar, kepalaku semakin lama semakin sakit.
Jlebbbbbb....
" Tod bestod, bangun napa tidur Mulu lu " seru Holy.
" Ahhhhhhhhh " teriak Lesta.
" Elu kenapa sih teriak-teriak kaya orang gila " ucap Resy.
" hhhhah hah hah " nafas Lesta masih memburu.
" Elu sebenernya kenapa sih, apa elu tadi mimpi " ucap Holy.
" Bentar bentar gue tadi maju ke depan kelas apa kagak ? " tanya Lesta dengan nafas yang masih terengah-engah.
" Iye tadi elu di suruh Bu Heni ke depan kelas lah elu nya aja ga bangun-bangun, di kira pingsan elu tadi terus di bawa ke UKS " Ucap Resy.
" Oh iya ini kan di ruang UKS " ucap Lesta.
" Lah emang lu kira ini tadi toilet apa " cibir Holy.
" Ya kali toilet, siapa tau elu bawa gue ke WC mau kencing " ucap Lesta.
" ah udah-udah, elu tadi kenapa kok Sampek pingsan ? " tanya Resy kepada Lesta.
" Apa elu ke dimensi lain ? " tanya Holy.
" Tau bae elu kalo gue ke dimensi lain " ucap Lesta.
" Iye lah kan elu sering kek gitu dari dulu, terus tadi cerita nya kek gimana ? " ucap Holy.
" Tadi tuh, gue sempet ke sebuah keraton, nah terus ada sepasang suami istri lagi bicara tuh. Nah mereka punya batu kristal yang mau di kasih ke anaknya " jelas Lesta.
" Lah terus batu kristal nya kemana ? " tanya Resy.
" Nah itu dia batu kristal nya di ambil oleh kerajaan Yahida, pas ada peperangan antara kerajaan Yahida sama kerajaan Mahadiga " jelas Lesta.
__ADS_1
" Dan kita harus cari tau dulu tentang kerajaan itu " ucap Holy.
" Iya tuh betul, tapi gue mau jalan-jalan ah " ucap Lesta.
" Lah emang badan elu dah mendingan ? " tanya Resy.
" Udah lah masa gitu doang lembek yah ubur-ubur " ucap Lesta dengan tawa yang mengiringi.
" Ya udah kita ke perpustakaan aja siapa tau ada buku tentang kerajaan itu tuh " ucap Holy.
" Wah encer juga otak lu, biasanya kan cuma cogan Mulu yang elu pikirin " ucap Resy.
" Hih kalo itu mah cuma bahan gabut doang ah udah yok gassss " ucap Holy.
" Jiakhhh elu sih ada ada aja Hol Hol " ucap Lesta dengan tawa nya.
" Kuy lah gassss " ucap Resy.
Mereka bertiga pun berjalan mengelilingi sekolah untuk menuju perpustakaan.
Ketika mereka melewati kelas 8A ada seorang cewek yang pingsan, cewek tersebut akhirnya di bawa ke UKS.
" Seperti pernah melihat tuh muka cewe " gumam Lesta.
" hah apaan ? " ucap Holy kepada Lesta.
" Ah sudahlah ayo pergi ke perpustakaan " ucap Lesta.
Setelah mereka sampai di dalam perpustakaan, mereka langsung mencari rak yang tersedia dengan banyak buku kuno.
" Banyak sekali bukunya, kita harus cari yang mana " ucap Holy.
" Cari saja nanti juga ketemu " ucap Resy.
" Ahaaaaaa ini dia bukunya dah ketemu " seru Lesta.
" Susssssst diam jangan berisik nanti ada orang yang curiga tentang kita, dasar mulut jebol " ucap Resy.
Di bukannya buku tersebut pada daftar halaman.
" Ah aku menemukan juga " ucap Holy.
" Ya sudah kita cari baca sekarang " jawab Resy.
" Bentar kita pelajari dulu kerajaan Yahida baru mempelajari tentang kerajaan Mahadiga " Ucap Lesta.
" Baik lah, lu simpan dulu tuh buku " ucap Resy kepada Holy.
" Iya-iya " ucap Holy.
" Baiklah mari merapat " ucap Lesta.
Mereka bertiga pun duduk di atas lantai mengitari buku tersebut.
" Heh elu pada ngapain sih pake duduk muter-muter lagi kek mau ritualan " ucap seseorang.
" Hih elu ngagetin aja sih dasar anak haram " ucap Resy.
" Lu bilang gue anak haram, picek apa mata lu, elu lihat juga gue ganteng kayak gini anak manusia lagi di bilang anak haram " ucap Geno.
Yah orang tersebut adalah tiga cowok yang duduk di depan sahabat Lesta di kantin. Mereka biasa di panggil sebagai True Boy.
" Tau dah ga nyari uang malah ritual-ritualan kaya bocil " cibir Zyen.
" Lagian elu gendut ngapain juga elu pegang buku, elu kan hanya bisa pegang makanan " ucap Orlan.
" Heh siapa yang lu panggil gendut, gendut gendut pala kau peang " seru Holy.
__ADS_1
" Lah kan elu emang gendut kek gajah tuh kembaran elu di kebon binatang " ucap Orlan.
" Hih udah-udah kenapa malah jadi debat sih, nanti keburu bel bunyi any*ng " seru Lesta.
" Elu juga main bac*t aja, emang elu udah bisa ganti hp gue hah .. malah main apaan ini ritual kuno " sindir Zyen.
" Heh elu diem aja ga usah ngurusin gue " seru Lesta.
" Pokoknya elu harus ganti hp gue 3 hari kedepan, kalo kagak elu ikut gue kerjain tugas gue " ucap Zyen.
" Hihhhhhh iya-iya gue ganti tuh hp butut " ucap Lesta.
" Apa lu bilang itu hp butut, lihat tuh mata lu di pakek jangan di simpen di ketek anj*ng " seru Zyen.
Tetttttttt Tettttttt
" Yahhhhh tuh kan gara-gara elu bertiga kita ga jadi baca buku " ucap Resy.
" Lah kenapa jadi kita sih " ucap Orlan.
" Lah elu bertiga kan udah buat kita berdebat bab* jadi kita bertiga ga jadi baca nih buku dah keburu masuk " ucap Holy.
" Dih bodo amat dah " ucap Geno.
" Hih dah lah ayo masuk kelas di banding ngurusin bocah aneh ini " ucap Lesta.
" Iya tuh kurang kerjaan banget ngurusin mereka " ucap Resy.
" Dah lah ayo pergi " ucap Holy.
" Dah lah Sono pergi jauh-jauh kalo perlu ke planet Saturnus noh bisa " ucap Geno.
" Dih kita juga harus masuk kelas ongeb, kalo kagak kita bisa masuk BK lagi " ucap Zyen.
" Ya udah tunggu apa lagi gasssss lah " seru Orlan.
Mereka pun segera masuk ke kelasnya. Pada saat pembelajaran, Lesta tampak sangat serius karena hari ini ada mapel bahasa Indonesia, mapel kesukaan Lesta.
Nampak Zyen yang sedang berpikir untuk sebuah hal yang jahil. Ia ingin membalas dendam kepada Lesta.
Hmm gue harus bikin anak itu malu di depan semua siswa, tapi gimana caranya.. batin Zyen.
" Bu saya izin mau ke toilet " ucap Lesta, untuk meminta izin kepada Guru yang sedang mengajar.
" Baiklah silahkan " ucap Guru tersebut.
Nah ini kesempatan untung bangku dia di depan gue, gue kasih lem aja tuh biar nanti kalo berdiri nemplok tuh kursi.. Batin Zyen, rencana jahil yang ia rancang pun segera di lakukan.
Ia oleskan lem di kursi Lesta, tak cukup satu olesan tetapi ia tuangkan satu wadah lem.
" Hah selesai juga tuh kencing " gumam Lesta yang masih di toilet wastafel.
Ia mencuci mukanya lalu mengaca di depan kaca yang sudah di sediakan.
" Oh iya gue kan harus ganti tuh hp anak bab* "
" Mana hpnya muahal lagi sampe kek berasa mau beli nih bumi "
" Terus gimana gue dapet uang sebanyak itu, gue aja bisa sekolah gara-gara beasiswa " semua celotehan ia keluarkan.
" Hay kenapa kamu ngomel-ngomel ga jelas di toilet ? " tanya seorang cowok yang masuk ke wastafel.
" Oh astagpirulloh, eh elu kok masuk ke toilet wanita sih, dasar elu ya ga bisa baca apa " seru Lesta, ia pun kaget saat ada cowok yang masuk ke dalam toilet perempuan.
Lesta pun segera berbalik badan. Sungguh pemandangan yang tak boleh di sia-siakan, Lesta pun ternganga melihat ketampanan cowok tersebut.
" Hey kenapa kamu melamun " ucap cowok tersebut sembari melambaikan tangannya di depan wajah Lesta.
__ADS_1
" Hah apa, " ucap Lesta dengan kaget.
Hihhhhhh mana sih tu bocah anj*ng lama banget ke toilet doang berasa jadi kek astronot dia ke bulan bertahun-tahun.. Batin Zyen dengan kesal.