KEHIDUPAN ATAS BAWAH

KEHIDUPAN ATAS BAWAH
EPISODE 26 : PENEMUAN TIDAK TERDUGA


__ADS_3

Satu bulan berlalu.


Aku masih mengingat-ingat kejadian yang terjadi satu bulan silam. Aku tidak pernah menceritakan kejadian itu pada siapapun biarkan menjadi sebuah pengalaman pribadiku dan orang-orang yang ikut dalam perjalanan itu.


Hari ini tanggal (12/09/2013). Merupakan hari libur magang , jadi aku putuskan untuk membantu bapak ku di kebun yang akan dijadikan rumah untuk keluargaku tinggali.


Aku langsung bergegas mandi, waktu sudah jam 9 pagi. Bapak ku sudah bersiap dari tadi pagi untuk pergi ke kebun dekat sekolah SMP ku dulu. Beberapa menit kemudian aku selesai mandi. Aku langsung bersiap-siap untuk pergi ke kebun.


Semuanya sudah siap. Aku dan bapak ku langsung pergi menuju kebun. Aku disuruh membawa cangkul dan arit untuk menggali tanah Serta membersihkan rumput dan ilalang yang sudah sangat tinggi.


10 menit kemudian.


Aku dan bapak ku tiba di dekat kebun namun karena jalan nya tidak bisa di lewati kendaraan , kami putuskan untuk memarkir kendaraan kami dibawah kebun dan kami berjalan ke atas bukit karena kebun kami berada di atas bukit.


Kami berjalan keatas , setibanya diatas kami pun langsung memberikan kebun kami , aku membersihkan rumput dan ilalang sedangkan bapak ku mencangkul tanah agar rata dan sejajar dengan posisi bukit.


Aku dan bapak ku saling bergotong royong membersihkan lahan. Kami saling berganti mencangkul dan memotong rumput. Aku mencangkul bagian bawah atas kebunku sedangkan bapak ku memotong rumput dari bawah kebun.


Satu jam lama aku mencangkul tanah.


Aku merasakan ada sebuah benda keras seperti kayu yang menghantam cangkul ku. Aku langsung menggali lebih dalam lagi.


Aku terkejut aku menemukan sebuah kotak kayu yang sudah usang.


Aku langsung manggil bapak ku untuk membantu ku mengangkat kotak kayu itu dari dalam tanah. Kami saling mencangkul hingga kotak kayu itu terangkat dari tanah.

__ADS_1


Kotak kayu itu sudah terangkat. Aku dan bapak ku langsung membuka kota kayu itu, aku dan bapak terkejut ternyata didalam kotak kayu itu berisi amunisi dan granat tangan yang kapanpun bisa meledak. Aku langsung disuruh bapak ku untuk memanggil Ketua RT disekitar kebun untuk memberi kan laporan penemuan ini kepada pihak berwajib agar bisa ditangani lebih lanjut.


Aku langsung bergegas pergi ke rumah Ketua RT dekat kebun, aku langsung berlari ke bawah kebun untuk mencari rumah Ketua RT namun aku tidak tahu siapa ketua RT di daerah sini , aku putuskan bertanya kepada warga dan meminta mengantar aku kepada ketua RT sekitar, aku langsung diantar ke rumah Ketua RT.


Setiba nya di rumah RT , Aku langsung menjelaskan semuanya kepada Ketua RT , kami pun semua langsung pergi menuju ke kebun untuk melihat kotak kayu itu , kami pun langsung bergegas pergi menuju kebun , beberapa saat kemudian , kami pun tiba dan ketua RT pun langsung melihat isi nya dan sangat terkejut.


Beberapa saat kemudian Ketua RT menelepon Pihak berwajib untuk datang kelokasi agar mengurus kotak kayu yang aku temukan ini. Kurang lebih hampir 30 menitan datang lah pihak berwajib ke lokasi , Akhirnya pihak berwajib itu langsung Menuju lokasi dan langsung melihat isi kota kayu itu. Ternyata ini merupakan amunisi dan granat tangan bekas Perang di Kalimantan dulu.


Ternyata lokasi tempat kebun ku merupakan bekas lokasi perang penjajahan dulu. Kemudian pihak berwajib itu memanggil satuan yang menangani kasus seperti ini, setelah di hubungi. Kemudian satuan khusus tiba di lokasi. Kami disuruh untuk menjauh dari lokasi agar tidak terjadi apa-apa.


Kami disuruh menjauh 50 meter dari kebun , Kemudian kebun di beri kan garis polisi.


Sekitar lokasi diseterilkan di beri jarak 50 meter agar jika terjadi ledakan atau apapun tidak menimbulkan korban jiwa ataupun korban luka. Ahkirnya satuan khusus itu mengangkat peti kayu secara perlahan-lahan untuk dipindahkan kedalam kotak baja.


Wartawan itu menanyakan kepada ketua RT tentang apa yang terjadi. Ketua RT menjelaskan. Sesaat kemudian ketua RT itu memanggil ku untuk ditanyai tentang penemuan kotak kayu.


Akhirnya aku langsung mendatangi Ketua RT dan wartawan lokal. Aku langsung berjalan turun karena aku masih diatas kebun yang berjarak 50 meter. Setibanya aku di bawah, aku langsung di wawancarai oleh wartawan lokal.


* Percakapan wawancara dengan wartawan lokal *


- Wartawan : Selamat siang mas , bisakah anda menjelaskan kronologis kejadian nya?


- Aku : Siang juga mas , bisa mas , kronologi nya begini , saya dan bapak saya pergi kebun untuk membersihkan kebun , kami langsung membersihkan kebun seperti biasa mas. Sayatidak berfikir jika akan menemukan peti kayu Seperti itu . Saat saya menemukan peti kayu itu , saya langsung memanggil bapak saya untuk membantu mengeluarkan dari tanah , setelah saya dan bapak saya mengeluarkan peti kayu. Kami membuka isi petinya ternyata isi nya amunisi dan granat tangan mas.


-Wartawan : Setelah tahu isi dari peti kayu itu , apa yang mas lakukan dan bapak mas lakukan ?

__ADS_1


- Aku : Saya disuruh bapak saya untuk melaporkan ke Ketua RT dan pihak berwajib langsung melaporkan penemuan ini kepihak berwajib.


- Wartawan : Baik mas , terima kasih atas waktunya dan informasi nya.


- Aku : Sama sama mas.


Setalah selesai di wawancarai oleh wartawan. Aku langsung kembali untuk melihat pemindahan peti kayu itu yang dilakukan oleh satuan khusus.


1 jam kemudian


Hari sudah sore dan pemindahan peti kayu sudah selesai. Warga disekitar lokasi disuruh kembali kerumah oleh para petugas berwajib.


Beberapa saat kemudian petugas berwajib menyuruh Ketua RT dan pemilik setiap kebun untuk melapor jika menemukan benda berbahaya lainnya.


Semuanya Sudah selesai dan beres. kami di ijinkan untuk pulang kerumah dan beristirahat oleh petugas berwajib.


Aku dan bapakku langsung bergegas pergi keparkiran bawah kebun ditemani oleh ketua RT dan petugas berwajib.


Setibanya dibawah kami. Kami pamitan kepada Ketua RT dan petugas berwajib. Kami langsung bergegas pulang. Aku menceritakan kepada orang Dirumah saat tiba Dirumah.


Aku dan bapakku langsung berjalan pulang kurang lebih 20 menit. Setibanya di rumah , bapakku Langsung bercerita semuanya tentang kejadian yang di alami di kebun kepada orang di rumah.


Aku langsung mandi, badan ku bau keringat dan kotor tanah. Aku Langsung bergegas mandi dan beristirahat Serta menikmati makanan yang sudah di sediakan.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2