
jenderal adalah gelar yang ia dapatkan dengan usahanya sendiri. hari ini ia baru saja kembali dari peperangan di perbatasan kerajaan , dan pulang membawa kemenangan untuk kerajaannya .
Tapi siapa sangka orang yang paling ia percayai ,tetapi malah mengkhianatinya . Saat kejadian ia sedang menikmati keindahan matahari terbenam, di pinggir jurang .
"maaf jenderal"Itulah suara yang dapat ia dengar sebelum jatuh ke dalam jurang .
"wajah itu"ia ingat itu adalah tangan kanan kepercayaannya . sebenarnya ia memiliki kekuatan yang memungkinkan dirinya untuk terbang ke atas tetapi entah kenapa ia tidak dapat terbang keatas jurang .ia tersenyum
"heh sepertinya ini memang takdir "ucap jenderal Fey xhi."Ibu tunggu Fey" batin jenderal Fey xhi sebelum kesadarannya menghilang .
.Di atas jurang
"maaf kan saya jenderal saya memang tidak tahu diri "ucap seorang pria yang bernama Wei yu , atau tangan kanan kepercayaan jenderal Fey xhi yang telah mendorongnya ke jurang .
Di tempat lain , di sebuah taman bunga yang luas di atas ayunan yang terbuat dari sulur sulur tanaman rambat , duduk seorang wanita cantik dengan sepasang sayap Pelangi di punggungnya . tiba tiba di tengah taman bunga itu muncullah cahaya yang sangat terang . Saat cahaya menghilang terlihatlah seorang wanita yang tak kalah cantiknya dengan wanita bersayap yang berada di atas ayunan , wanita yang muncul dari cahaya memiliki mata dark blue, kulit seputih dan sehalus giok , dan memiliki Surai rambut berwarna hitam. Wanita dengan Surai hitam legam itu tak lain dan tak bukan adalah jenderal Fey . terlihat wanita cantik bersayap itu menghampiri jenderal Fey yang terlihat bingung, saat samai di depan jenderal Fey wanita itu tersenyum , jenderal Fey yang melihat wanita bersayap itu tersenyum semakin bingung dan akhirnya ia pun bertanya kepada wanita bersayap itu.
__ADS_1
"Em permisi nona apakah ini akhirat?" tanya jenderal Fey kepada wanita bersayap itu.wanita bersayap itu tersenyum lagi dan menjawab pertanyaan jenderal Fey.
"ya anda benar jenderal , ini adalah akhirat" jawab wanita bersayap itu lembut diikuti senyumannya yang manis.
"lalu siapa anda nona?"tanya jenderal Fey sekali lagi .
"saya adalah Dewi Reankarnasi"jawab wanita bersayap yang ternyata adalah Dewi Reankarnasi.
"lalu mengapa saya ada di sini bukankah harusnya saya berada di surga atau di neraka ?"tanya jenderal Fey yang sangat bingung saat ini.
"akan tetapi mengapa harus aku yang menerima kehidupan kedua ini " bukannya menjawab ia malah bertanya balik .
"Itu karena kau telah banyak membantu para manusia disaat engkau sendiri masih kekurangan ,karena hatimu yang mulia itulah engkau mendapatkan kesempatan untuk hidup bebas jenderal berbahagialah pada kehidupan kali ini jendral , sekarang
pergilah jendera " jawab Dewi Reankarnasi, bersamaan dengan sebuah cahaya yang keluar dari telapak tangan sang Dewi dan menyelimuti tubuh jenderal Fey, dan secara perlahan tubuh jenderal Fey sedikit demi sedikit menghilang.
__ADS_1
Di tempat lain di sebuah rumah sakit besar di pusat kota B di ruangan VIP seorang wanita cantik yang baru saja melahirkan seorang anak perempuan.
"wah nyonya anaknya cantik sekali sama seperti nyonya"ujar seorang perawat wanita yang sedang menggendong seorang bayi perempuan yang cantik. wanita cantik yang diduga adalah ibu dari sang bayi pun tersenyum dan berkata
"oh ya , mana aku ingin melihatnya perawat"ucap wanita yang berada di atas ranjang.perawat yang mendengarnya pun tersenyum dan membawa bayi yang ada dalam gendongannya, lalu menyerahkan bayi itu ke wanita yang berada di atas ranjang .
"ini nyonya "ucap perawat itu sambil menyerahkan bayi perempuan itu ke ibunya , tepat setelah perawat menyerahkan bayi itu , pintu dibuka secara kasar dan terlihat seorang pria dengan jas abu-abu datang dengan tergesa desa
"Laura dimana anak kita"tanya pria jas abu-abu itu kepada wanita yang tengah menggendong bayi perempuan itu di dalam dekapannya.
" Elvan, pelan pelan dong nanti anak kita bangun gimana"bukannya menjawab wanita yang bernama laura itu malah memarahi suaminya yang membuka pintu dengan kasar .
perawat yang melihat bahwa sudah ada suami dari pasiennya pun perlahan membuka pintu lalu keluar setelah itu kembali menutup pintu ruangan secara perlahan pula. setelah puas memarahi suaminya Laura menghentikan kegiatannya itu karena merasa ada pergerakan dari sang anak yang berada di dalam dekapannya, ia pun segera menoleh dan benar saja ia melihat anaknya tengah memperhatikan dirinya .
"eh kamu sudah bangun sayang" ucap Laura pada sang anak , yang membuat Elvan ikut melihat ke arah bayi yang tengah tersenyum manis di dalam dekapan Laura.
__ADS_1
*mohon maaf jika ada typo ya reader , dan mohon dukungannya jangan lupa like dan subscribe ya reader 😄