
"Aku saat ini memang, jujur sangat bingung tentang siapa sebenarnya pria ini, tapi aku juga bukan orang bodoh. jadi pria gila mari kita bermain"Batin Kinara sambil tersenyum misterius.
Pria itu melihat senyuman Kirana yang membuatnya menyeryitkan alisnya bingung. Kinara yang sadar sedang ditatap membalas tatapan pria tak dikenal yang membuatnya kesal itu dengan tatapan tajam bak elang yang mengintai mangsanya.
Gleek
Melihat tatapan tajam Kirana pria itu segera menelan ludah kasar lalu memaksakan senyuman yang terukir diwajahnya. Tanpa sadar bulu kuduk pria itu segera berdiri saat pria itu membayangkan tatapan Kirana tadi.
Tetapi segera ketakutan yang terlihat di mata pria itu segera berganti menjadi sebuah tatapan kesakitan yang nampak sangat jelas.
"Sial,,,, gadis ini kekuatannya tidak main main ternyata, benar kata Huizhou. Tidak ada cara lain selain menggunakan kekuatan itu"Batin pria itu seraya membaca mantra dengan susah payah.
Tiba-tiba muncul sebuah kekuatan yang menekan kekuatan Kirana yang membuat wajah gadis itu menjadi merah padam.
"Hei, dasar pria kurang ajar, gila, aneh main bawa bawa anak orang aja kau. dasar,,,,,,"Kata kata yang keluar dari mulut Kirana segera terhenti saat dia melihat dengan jelas sebuah istana megah yang membuat hatinya berdesir aneh, seperti dia memiliki banyak kenangan di tempat itu.
"*Ada apa dengan gadis ini kenapa tatapannya seperti itu?"Batin pria itu yang ternyata saat ini tengah bertanya-tanya.
"Kenapa.... kenapa..... jantungku seperti ini seperti aku memiliki banyak kenangan di tempat ini"Batin Kirana berpikir keras berusaha mengorek informasi dari ingatannya*.
( Gambar istana dari jauh)
(istana gari dekat)
Karena terlalu keras berpikir, Kepala Kirana menjadi sangat pusing, dan dengan perlahan hingga kesadarannya akhirnya Hilang. Dan seketika tubuh Kirana ambruk.
Happ
__ADS_1
Untung saja pria aneh itu memiliki refleks tubuh yang cukup bagus sehingga dapat menangkap tubuh Kirana agar tidak terjatuh.
Pria aneh itu segera terbang kembali menuju gerbang istana dengan menggendong Kirana yang tidak sadarkan diri.
Tepat saat pria itu mendarat di depan gerbang istana, seorang pria tampan datang dengan secepat kilat dari belakang lalu memukul pelan pundak si pria aneh.
"Seng Yang" Teguran terdengar dari belakang yang membuat pria aneh yang ternyata bernama Seng Yang, yang menggendong Kirana segera berbalik menghadap pria yang lain.
"Wen Cha "Ucap Seng Yang saat melihat wajah Pria yang ada di belakangnya.
"Ya ini aku, dan apakah itu Jenderal Fey Xhi?"Tanya pria bernama Wen Cha itu.
"Ya, dan sekarang dia sedang tidak sadarkan diri"Jawab Seng Yang.
"Apa,,, dia tidak sadar. Ayo ayo cepat bawa dia kedalam "ujar Wen Cha dengan panik dan segera setelahnya mereka pergi masuk kedalam istana.
...----------------...
"HEI SIAPA YANG MEMBUAT XHI XHI TAK SADARKAN DIRI HAH?!!!!!!"Seru semua wanita cantik itu yang membuat dua pria itu langsung menutup telinga mereka tetapi saat menutup telinganya Seng Yang lupa kalau dirinya sedang menggendong Kirana. Dan,,,,,,
Brukk
Tubuh Kirana terjatuh ke lantai marmer putih itu.
"SENG YANG!!!!!"Teriak semua orang.kali ini Para pria yang berdiri atau duduk di sebuah kursi juga berteriak .
Tiba-tiba setelah semua yang berada di sana berteriak pintu aula terbuka lebar sehingga memperlihatkan sosok seorang wanita cantik dengan mata pink dengan sepasang sayap dipunggungnya.yang segera berlari menghampiri tubuh Kirana.
Tanpa banyak bertanya tentang apa yang terjadi wanita cantik itu langsung membawa tubuh Kirana dan dengan cepat melewati tubuh Seng Yang dan Wen Cha yang tengah terpaku ditempat.
__ADS_1
"Tunggu hukuman mu Yang, Cha"ucap wanita itu dengan pelan tapi menyimpan arti yang mampu membuat bulu kuduk kedua pria itu berdiri.
Melihat wanita yang baru saja datang itu membawa tubuh Kirana ke tiga wanita cantik itu segera pergi dan saat melewati kedua pria itu mereka berbisik dengan senyum miring yang terukir di bibir ketiganya.
"Tunggu Giliran Kalian"Bisik ketiga wanita itu lalu berlalu pergi begitu saja.
Seketika kedua pria itu menelan ludah mereka kasar.
Gleek
...----------------...
Di sebuah ruangan mewah tengah terbaring di tempat tidur seorang gadis cantik di atas ranjang yang berada di ruangan itu terlihat ada banyak sekali orang-orang yang mengelilingi ranjang gadis itu.
Yang terdiri dari Enam pria tampan dan lima wanita cantik yang memperhatikan gadis cantik yang terbaring diatas ranjang dengan tatapan yang sangat khawatir.
"Ssst"sebuah suara yang keluar dari mulut gadis yang terbaring itu membuat mereka yang duduk langsung berdiri dari kursi mereka.
"A.. air.."lirih gadis itu yang tak lain dan bukan adalah Kirana.
Dan dengan cepat wanita yang membawa tubuh Kirana tadi langsung mengambil air dengan sigap dan memberikannya kepada Kirana.
"Terimakasih"ucap Kirana
"ya"kata wanita itu
tiba-tiba seorang pria dengan wajah yang sangat tampan berlari dan langsung memeluk tubuh Kirana dan mengucapkan kata kata yang kembali membuat Kirana bingung.
"Maaf dan Terimakasih jenderal" ucap pria itu dengan menangis lalu melepaskan pelukannya dan langsung berlutut di hadapan Kirana.
yang membuat Kirana tak nyaman dan langsung menarik tubuh pria itu dan berkata.
__ADS_1
"Janganlah berlutut paman" kata Kirana