Kehidupan Keduaku Di Dunia Tales Of Demons And Gods

Kehidupan Keduaku Di Dunia Tales Of Demons And Gods
11. Bergabung dengan Ekspedisi Kak Jian


__ADS_3

Pagi hari.


Chen San sekarang sudah mencapai tingkat perunggu bintang 4 dan kekuatan fisik sudah menyamai petarung tingkat emas bintang 2.


Alkimia nya sudah bisa membuat pil kultivasi setelah 12 kali pengulangan, dan sekarang dia sudah membuat 300 pil kultivasi, sebagian untuk dirinya sebagian lagi untuk keluarga nya.


Hari ini rencananya dia ingin membeli roh iblis untuk membuat lebih banyak roh iblis tingkat dewa sehabis sekolah.


Rencananya dia mau membuat pasukannya sendiri dengan merekrut semua anak anak di daerah kumuh untuk di latih.


Bagi Chen San lebih baik membuat pasukan yang lemah tapi setia dari pada kuat tapi kita tidak tahu apakah mereka setia.


kalau kita merekrut yang ada di daerah yang kumuh otomatis mereka merasa berhutang budi kepada kita, dan kalau kita bisa menjadi pemimpin yang baik, tentu mereka akan merasa beruntung dan nyaman menjadi pasukan kita.


Tapi rencana ini, akan dia lakukan setelah ekspedisi kak jian di lakukan.


Kembali kepada Chen San saat ini.


Chen San Saat ini sedang sarapan dengan santai bersama keluarga nya.


Setelah selesai sarapan Chen San langsung mengeluarkan lima belas botol pil di atas meja, dan berkata " sekarang Aku sudah bisa membuat pil kultivasi tingkat tinggi, di dalam botol pil masing masing terdapat 10 pil, kalian masing masing boleh mengambil 5 botol pil untuk meningkatkan kekuatan kalian dan jangan khawatir tentang aku, karena aku masih mempunyai banyak pil di dalam cincin penyimpanan ku"


mereka semua sudah tidak terkejut lagi tentang anak/adik nya ini, karena sudah banyak sekali kejutan yang di lakukan oleh Chen San.


mereka hanya tersenyum senang karena mempunyai Chen San yang jenius dan mengambil pil itu " Hehe... aku sebagai ayah jadi malu, seharusnya ayah nya yang membiayai anak nya berlatih tapi sekarang anak nya yang melakukan itu, Nah sebagai orang tua mu yang masih punya harga diri, aku akan mengabulkan.... teknik kultivasi, pil pembersih kotoran, pil kultivasi, periksa bakat.... aku akan kabulkan 4 permintaan untukmu " kata Chen Zhen Long.


Aku yang mendengar nya sangat senang karena itu tandanya ayahku adalah ayah yang sangat hebat.


" Baiklah, permintaan pertama izinkan aku untuk membuat pasukan sendiri, dan yang kedua aku ingin ayah membiayai kebutuhan sehari harinya, untuk sumber daya untuk latihan, aku saja yang memberikan nya. " kataku


" Kenapa kamu ingin membuat pasukan sendiri bukan ingin menjadi kepala keluarga Agung?" tanya ayah ku.


" Aku sangat tidak cocok dalam memimpin keluarga, lebih cocok kak jian, bahkan aku sangat kagum melihat kak jian dalam memimpin kelompok nya, tapi kalau aku lebih cocok menjadi jendral perang " kataku


" Nanti kalau kak Jian menjadi kepala keluarga Agung, aku yang akan memimpin pasukan ku untuk melindungi keluargaku ini, jadi akan mengurangi beban kak jian hehehe... " lanjut ku.


Kak jian yang mendengar ucapan ku langsung memeluk ku sangat erat " Wah! kau memang adik ku tercinta, Aku jadi terharu " katanya.

__ADS_1


Aku yang di peluk sangat erat oleh nya, merasakan sesak napas dan memukul punggung nya supaya melepaskan pelukannya " Hei kakak sialan, kau ingin aku mati kah, aku tidak mau aku masih perjaka" kata Chen San dengan nada sesak.


Chen ling jian yang mendengar nya melepaskan pelukannya itu " Hehehe.... maaf sepertinya aku terlalu bersemangat tadi " katanya tertawa canggung.


Chen Zhen Long yang melihatnya sangat senang, dan bangga karena anak anak nya bisa sangat akur, dan tidak bersaing untuk menjadi kepala keluarga, bahkan mereka bersatu untuk melindungi keluarga ini.


" Ayah bangga kepada kalian berdua, ternyata anak anak ayah sudah sangat dewasa, dan sudah bisa membuat keputusan yang bijaksana " kata ayah ku memeluk kami berdua.


" Hei mereka juga anakku tau, dan kepintaran menurun dari ku, mana mungkin menurun dari mu yang bodoh itu " Kata ibu ku memeluk kami.


setelah beberapa saat mereka melepaskan pelukan nya.


" Nah~ yang ayah ingin tahu adalah, kamu merekrut pasukan mu dari mana " tanya ayahku.


" anak anak dari Daerah kumuh " kataku dengan santai.


"APA! " teriak mereka bertiga.


" Iyalah, anak anak daerah sana, pasti bertahan hidup dari hasil hidup dan mati, jadi kalau kita merekrut mereka pasti, mereka akan berhutang budi kepada kita dan pasukan ku akan menjadi sangat setia, Dalam membuat pasukan itu kesetiaan paling penting, kalau sudah menjadi setia, mereka akan melakukan apa saja yang kita perintahkan " kata ku menjelaskan kepada mereka.


" Hehe.... kami jadi banyak belajar dari mu " kata kakak jian.


kami pun pamit kepada orang tua kami, dan berjalan ke sekolahan.


......................


Di kelas.


Chen San yang baru datang ingin menemui Nie li dan kelompok nya, untuk membuat kerja sama dengan nie li, karena pasti nie li butuh modal yang besar untuk menjalankan rencana nya.


Di kelas tidak ada nei li, yang kemungkinan Nie li berada di perpustakaan bersama yang lainnya.


Melihat Nie li tidak ada, Chen San mengajak Ning'er ke perpustakaan dari pada mendengar ocehan Shen Xiu.


" Ning'er, aku mau ke perpustakaan, kamu mau ikut gak? " tanya Chen San.


Ning'er yang mendengar nya mengangguk dan berkata, " em, ayo kita berangkat "

__ADS_1


Kami pun berangkat menuju perpustakaan sekolah.


" Ning'er kultivasi kamu sudah di tingkat mana sekarang? " tanya Chen San


" Hehe.... aku sudah di tingkat perunggu bintang 2 " katanya dengan nada sombong.


" Hebat... ternyata kamu memang sangat berbakat " puji ku.


Ning er yang mendengar nya, Tersenyum.


" Oh iya mulai besok, aku nanti gak masuk sekolah kayaknya, aku akan fokus berlatih di rumah " kataku dengan serius.


" Kenapa? " tanya ning'er sedih.


" Ya buat jadi kuat lah, emang gimana lagi hehe..." kata ku.


" Nanti, aku main sama siapa dong" katanya sedih.


" Hehe... kan kamu bisa ke rumah ku, jadi kita bisa latihan bareng hehe... " kataku.


kami pun sampai di dalam perpustakaan, aku saat ini melihat kelompok kakak ku di sana, aku melihatnya sedang pamer kekayaan nya, untuk menarik semua orang untuk menjelajahi reruntuhan kota anggrek kuno.


Aku pun menyapa nya.


" Hei, kakak bodoh " teriak ku.


Semua orang yang mendengar nya menoleh dan melihat bahwa yang mengatakan 'kakak bosoh'tadi adalah Chen San adiknya Chen Ling Jian.


" Apa, adik sialan " Teriak Kak Jian.


hubungan kakak beradik itu membuat mulut semua orang terbuka lebar karena terkejut dan juga heran.


Chen San yang melihatnya tidak peduli, dan berjalan sambil menggandeng tangan Ning'er menuju Ling Jian.


Saat sudah berhadapan, mereka berdua menyatukan tinju nya masing masing sambil berkata " Hehe... mau pamer yah, dasar kakak bodoh, kau gak pernah tobat yah, " kataku dengan santai.


" Adik sialan, kau mau ikut gak, aku mau cari harta karun di reruntuhan kota anggrek kuno, tapi jangan bilang bilang ke ortu kita yah, " katanya.

__ADS_1


" Hehehe... tapi aku harus yang pertama memilih hartanya, kalau gak nanti siap siap, di cambuk sama ibu " kata ku tersenyum licik.


__ADS_2