Kehidupan Keduaku Di Dunia Tales Of Demons And Gods

Kehidupan Keduaku Di Dunia Tales Of Demons And Gods
4. Membuat Restoran Makanan Indonesia


__ADS_3

Setelah selesai mandi, aku mengganti bajuku dengan baju berwarna putih polos, dan celana hitam polos.


untung saja semalam sebelum latihan aku melepas semua pakaian ku, kalau tidak habis lah aku di marahi ibu ku habis habisan.


Setelah itu aku pun tidur karena hari sudah tengah malam.


Keesokkan Harinya.


Setelah mandi dan mengganti pakaian ku, aku langsung berjalan menuju ruang makan dengan sangat bahagia, karena memikirkan ekspresi mereka nantinya kalau tahu aku sudah menerobos ke tingkat bronze bintang satu membuat ku tertawa.


tapi tanpa Chen San sadari bahwa tubuhnya berubah menjadi lebih tampan, setiap pelayan wanita yang lewat semuanya terpesona dan wajahnya memerah.


Tapi karena Chen San tidak memperhatikan nya maka dia tidak mengetahui nya.


Sampai di ruang makan semua keluarga nya terpesona oleh ketampanan Chen San.


Chen Ling Jian yang kagum dan penasaran pun bertanya "Adik bagaimana kau bisa berubah menjadi sangat tampan dalam satu malam " tanya Chen Ling Jian.


" Hah emang iya, mungkin karena aku sudah menerobos ke tingkat bronze bintang satu kayaknya"


kataku dengan santai


tapi perkataan ku berhasil membuat Mereka smua terkejut mendengar nya.


" HAH? KAU SUDAH MENEROBOS KE TINGKAT BRONZE BINTANG SATU!!!!! " Teriak mereka terkejut bagaiman bisa Chen San menerobos ke tingkat bronze bintang 1 di umur yang sangat muda begini.


" Hehehe.... kan memang berbakat jadi kalian tenang saja, nanti akan aku buat keluarga kita menjadi keluarga terkuat di kota kemenangan hehehe.... dan kalau kalian meminta bantuan tenang saja akan aku bantu " kata Chen San dengan bangga.


" Hohoho..... kau memang tidak pernah mengecewakan ku adik, dari kecil aku tahu kau memang berbakat sepertiku hahahaha" kata kakakku tertawa bangga.


Sedangkan ayah dan ibuku malah khawatir dengan ku "tapi berita ini tidak boleh tersebar, aku takut kalau perkumpulan gelap mendengar nya, akan jadi masalah besar bagi keluarga kita dan juga Keselamatan Chen San " Kata ayahku dengan serius.


kami hanya mengangguk pertanda bahwa kami mengerti apa yang ayah katakan, dan selanjutnya kita melanjutkan sarapan yang tertunda, akibat perubahan Chen San yang drastis.


...Skip Selesai Sarapan...


Selesai sarapan aku berangkat ke sekolah bersama kakakku Chen Ling Jian atau aku sering memanggil nya kak Jian.


Di perjalanan kami mengobrol santai, seperti seorang sahabat bukan adik kakak.


" apakah di kelas mu, ada cewek yang membuat mu tertarik? " tanya kak jian.


" Hehe.... tidak ada kak, kecuali sepupuku Xiao Ning'er, apakah boleh yah, kalau aku berhubungan dengan sepupuku sendiri " kataku dengan nada sedih.


" Hehehe... nanti aku tanyakan sama ibu, tapi masa gak ada yang membuat mu tertarik, selain Xiao Ning'er, kan ada dewi Ye Ziyun, dan perasaan banyak cewek cantik di kelasmu yang tidak kalah dengan Xiao Ning'er " kata Kak jian.


Aku pun tersenyum dan berkata "Hehe... soalnya tidak ada yang bisa menyamai ukuran DD Xiao ning'er hehehe" kataku.


" Pffth hahaha.... ternyata adikku mesum juga, hahaha memang sih DD nya Xiao Ning'er lumayan besar di usia nya " kata jian tertawa


Tanpa mereka sadari banyak orang yang memperhatikan mereka bukan karena perkataan mereka yang mesum tapi kerena wajah mereka yang sangat Tampan.


Walaupun mereka menyukai nya tapi mereka juga sadar diri, kalau mereka tak bisa di sandingkan dengan mereka. Karena Mereka sudah menjadi topik panas bahwa kedua tuan muda keluarga agung terkenal karena ketampanan nya, tapi mereka sangat dingin kepada wanita.


Tak terasa Chen San sudah sampai di kelas nya dan berpisah dengan kakaknya.


" Dah kak, Hati hati, di jalan jangan sampai nabrak orang" kataku.


" Mana bisa aku menabrak orang, dasar bodoh" katanya berjalan sambil melihat ke arah Chen san yang dibelakangnya, tiba tiba..


Bruk


Chen ling jian menabrak Cewek yang membawa banyak buku ditangannya, tapi karena tertabrak Kak Jian bukunya jadi berserakan. Dan chen ling jian ditindih cewek itu


Aku yang melihatnya hanya menertawakan nya " Hahaha..... apa aku bilang, untung yang tertabrak cewek kalau cowok bisa bisa menjadi topik panas, Tuan muda pertama Keluarga agung yang lumayan tampan tapi masih tampanan aku Gay, hahahaha" kata ku tertawa terbahak bahak.


Sedangkan mereka berdua malu yang membuat pipi mereka merona.


" Nona, ayo bangun nanti bisa bisa kita menjadi bahan gosip " kata chen ling jian.


nona itu menjadi kesal " bagaimana aku bisa bangun tangan mu masih memelukku " katanya marah.


" hahaha..... dasar modus, nona jangan mau sama dia dia orangnya mesum " kataku tertawa.


mereka pun berdiri segera, Chen ling jian sangat kesal dengan kelakuan adiknya dan ingin mengejar nya " woi sini kau adik sialan, " kata nya tapi di tarik nona tersebut.


" mau kemana kau, cepat rapikan buku ku dulu " kata nya dengan kesal.


" Eh iya maaf yah, atas perkataan adikku yang nakal dan juga menabrak mu" kata Chen ling jian dambil merapikan buku nona itu.


" nona katanya kamu cantik boleh tau namanya, itu maksudnya " kata ku tersenyum licik.


mereka yang mendengar ucapan ku mukanya menjadi merah merona karena malu.


" Ma... na ada, jangan dengarkan dia " kata kak jian terbata bata, karena malu ketahuan oleh adiknya.

__ADS_1


" Maksudmu, aku jelek " kata nona tersebut marah ke kak jian.


" Bukan begitu, kau sangat cantik " kata kak jian keceplosan.


" Ups, keceplosan deh " kata kak jian menutup mulut nya, muka nya menjadi merah karena malu.


" hahaha... nona kakak ku kayak nya suka sama kamu Nona " kataku.


" emm mana ada jangan percaya anak sialan itu " kata kak jian yang marah.


" Hah, mending aku pergi " kata nona itu pergi.


" hahahaha kakak, kakak cantik nya sudah pergi hahaha " kata ku pergi ke dalam kelas dan duduk di tempat dudukku.


tapi kakak ku yang ingin balas dendam berteriak " NING'ER CHEN SAN SUKA KAMU " teriaknya langsung kabur.


Aku yang mendengar ucapan nya kesal dengan nya. sedangkan ning'er mukanya memerah.


" Sepupu, jangan percaya sama anak sialan itu, kau tahukan kalau dia ngomong gak pernah benar " kataku pada ning'er.


Ning'er hanya diam di tempat nya.


" Tapi kalau Sepupu suka, maka aku akan menerima nya hahaaha" kataku tertawa membuat Muka Ning'er memerah.


tapi aku tidak melanjutkan nya kelas akan di mulai.


...Skip Kelas Berakhir...


Setelah kelas berakhir aku berjalan menemui ning er,


" halo Sepupu yang cantik, kau pulang sekolah biasanya ngapain" tanyaku.


Ning'er pun menjawab " emm... biasa aja sih pas pulang latihan, emang kenapa nanya?"tanya ning'er.


" Gak papa sih, cuma nanya doang " kata ku


" Oh begitu, kalau gak ada yang ditanya lagi, aku pulang yah " kata ning'er


" Emm... oke, aku juga mau pulang, sampai jumpa dan, awas nanti jatuh cinta " kataku langsung kabur, sedangkan ning'er terdiam malu, mukanya memerah.


...Skip samapi dirumah...


Saat sampai di rumah aku di panggil ayahku ke aula keluarga agung.


Aku pun menyapa mereka semua yang ada disana " Salam ayah dan para tetua " ucapku penuh hormat ke mereka.


" Salam Tuan muda Chen San " kata mereka.


" Nah, karena Chen San sudah disini, aku akan langsung membicarakan tentang keinginan Chen San, Chen San membuka Restoran apakah para tetua setuju? " kata Ayahku dengan wibawa.


" Aku sih, tidak masalah dengan permintaan tuan muda Chen San, karena ini juga pertama kalinya dia meminta sesuatu " kata tetua pertama.


" Kami juga tidak masalah, asalkan tuan muda Chen San bisa mengelolanya dengan baik " kata para tetua yang sudah berunding.


" Baiklah, kalau begitu, Nak kau bisa Kasih tahu, apa saja ide mu supaya ayah bisa kasih solusi untukmu kalau ada yang salah, " kata ayahku.


" Emm... begini ayah, aku berpikir kan rencana nya aku membuka restoran 3 lantai, lantai 1 untuk semua orang, lantai 2 harus pakai kartu VIP atau untuk mendapatkan nya harus membayar lima ribu koin roh iblis untuk mendapatkan nya, dan lantai 3 untuk para petinggi kota kemenangan yang ingin makan di restoran ku tapi harus bayar mahal juga " kataku


" Untuk setiap lantai, level makanannya juga berbeda setiap lantainya, Untuk desain nya juga berbeda level, dan untuk nama restoran nya aku beri Nama Restoran Bintang Langit" lanjutku.


" Ide mu sangat bagus bagiku, Oara tetua apakah ada yang ingin memberikan solusi" tanya Ayahku.


" kami juga setuju dengan konsepnya, dengan seperti itu maka Siapapun bisa menikmati makanan yang di sajikan, dan pemasukan akan semakin lancar. " kata para tetua.


" Baiklah kalau begitu masalah konsep sudah selesai tinggal desain nya saja yang perlu di atur " kata


Chen San langsung memberikan desain restoran yang ingin dia buat.



...untuk lantai satu...



...Untuk lantai dua...



...untuk lantai tiga...


" Itu semua desain nya ayah, karena lantai satu untuk semua orang jadi aku buat sederhana tapi rapi dan elegan, untuk lantai dua aku buat menjadi mewah karena biasanya, orang kaya suka yang mewah, dan untuk lantai tiga aku bikin untuk 1 meja besar yang terkesan tenang karena biasanya para petinggi butuh ketenangan." kataku menjelaskan


Chen Zhenlong yang melihat desain anak nya terkejut, "wow!!! ini sangat luar biasa, bahkan di lantai satu sudah sangat bagus, apalagi ini sangat tepat sasaran, dengan desain yang begini, semua pelanggan dari kalangan rakyat biasa atau bangsawan akan sangat puas dengan ini, coba tetua pertama lihat " ucap Chen Zhenlong dengan bangga, dan memberikan kertas desain restoran tersebut ke para tetua untuk berdiskusi.


" kalau ini sih, kita yang di berikan saran oleh tuan muda Chen San, aku mendapatkan wawasan baru setelah melihat desain ini, benar tidak para tetua? " kata tetua pertama.

__ADS_1


" Benar tetua pertama, sepertinya kita tidak boleh meremehkan generasi muda " kata para tetua.


" Ya sudah, karena pembahasan kita sudah selesai, kita akhiri rapat ini sampai disini " kata Chen zhen long.


Semua tetua pun membubarkan diri, dan pergi dari aula, begitupun dengan ku dan ayah ku.


Aku kekamar ku, untuk mandi karena makan malam akan segera di mulai.


...Skip mandi...


selesai mandi aku mengganti bajuku, dan menuju ruang makan.


Di ruang makan.


aku langsung duduk dan menyapa semuanya.


kami makan dengan tenang, tanpa ada perbincangan karena, kalau mau berbicara harus setelah selesai makan.


...Skip Selesai makan...


Setelah selesai makan, aku pamit dulu kepada mereka, untuk langsung ke kamarku.


di kamar aku langsung memasuki dunia jiwa.


Di dalam dunia jiwa aku masuk ke dalam ruang alkemis untuk membuat pil penyembuhan.


Untuk menyembuhkan penyakit artik milik xiao ning'er.


Aku mengambil tungku obat, dan bahan bahan herbal untuk Melakukan pembuatan pil.


setelah semua terkumpul aku langsung memasukkan semua bahan dan mencoba mengendalikan apinya, tapi


Boom!!!


Tungku meledak, aku merasa bahwa ini sangat sulit, tapi aku tidak akan menyerah begitu saja.


Aku melakukan nya lagi, mencoba mengendalikan apinya dan meledak lagi.


Aku terus melakukan nya sampai 20 kali, kali ini aku sudah berhasil membuat 3 pil penyembuhan sekaligus.


Tapi, hanya tiga pil, aku kurang puas aku terus melakukan nya berulang kali, tapi sekarang tidak ada yang gagal, ini lah yang membuatku bersemangat membuat pil.


Setelah terkumpul 100 pil, baru lah aku berhenti melakukan nya karena sangat menguras energi.


Aku pun keluar dari dunia jiwa, untuk menulis resep makanan, untuk menu restoran ku nanti, aku menulis mie goreng, dan Batagor untuk lantai satu.


untuk lantai 2, aku menulis menu bakso, nasi goreng, ayam goreng, ayam krispi, kue lapis, dan bolu kukus.


untuk di lantai 3, aku menulis menu, rendang, pisang keju, pisang goreng, martabak, rawon, Telur balado, dan yang paling spesial adalah Mie ayam.


Setelah semua urusan ku selesai, aku langsung menuju mimpi, karena sudah ngantuk.


Tingkat kultivasi.


- Perunggu


- Silver


- gold


- Black Gold


- Legenda


- Demi god


semua tingkatan kultivasi dibagi jadi 5 bintang


Tingkat lautan roh


- Merah


- oranye


- kuning


- hijau


- cyan


- biru


- nila


Tolong Di Like dan komen Supaya saya lebih semangat menulis Novelnya

__ADS_1


__ADS_2