Kehidupan Keduaku Di Dunia Tales Of Demons And Gods

Kehidupan Keduaku Di Dunia Tales Of Demons And Gods
6. Mengobati Ning'er


__ADS_3

Di hutan


terdapat sepasang anak laki laki dan perempuan yang sedang berlatih bersama dihutan.Ya, mereka adalah Chen San dan Xiao Ning'er.


" Ning'er apakah kakimu baik baik saja? " tanya Chen San.


" Gak papa kok kak San " kata Ning'er tersenyum menyembunyikan luka yang ada di kakinya.


Chen San yang melihat nya menghela napas dan berkata " Huh, Sini aku obatin, kau kan sudah menjadi calon tunangan ku jadi gak boleh ada yang disembunyikan dari ku " kata ku tersenyum.


Ning'er pun mau tidak mau duduk sambil mengulurkan kakinya dan ternyata, terdapat bintik ungu di kakinya.


" Astaga Ning'er, kalau saja kamu terlambat mengobati nya, akan menjadi bahaya untuk tubuh mu " kata ku pura pura terkejut.


" Emang kenapa kak San, bukannya cuman lebam" kata Ning'er.


" Ini penyakit angin malam, penyakit ini sangat berbahaya bagi tubuh kita, ini di sebabkan terlalu sering berlatih di malam hari, karena kita terlalu banyak menyerap energi yin, dan akan muncul bintik ungu yang menyakitkan, memang pertama cuma satu tapi, akan menyebar ke seluruh tubuh. kalau terlalu parah maka kamu bisa lumpuh, tapi tenang saja aku bisa mengobati nya" kata ku tersenyum bangga.


" Benarkah itu Kak san, Kalau begitu tolong bantu aku mengobati nya " kata Xiao Ning'er


Aku hanya menganggukan kepalaku dan berkata " Tapi aku harus menyentuh di tempat bintik ungu itu berada" kataku dan di jawab ning'er dengan menganggukan kepala nya.


aku yang melihat jawaban nya, langsung mengeluarkan energi roh ku dan mengendalikan nya di ujung jari ku dan berkata " Baiklah, coba kau tahan yah " dan memulai memijit kakinya itu.


saat pertama tanganku bertemu dengan bintik ungu dikakinya, Ning'er menjerit kesakitan yang membuat aku salah fokus " Akh " jerit ning'er yang kesakitan.


aku hanya bisa mengelengkan kepala untuk mengeluarkan pikiran kotorku dan berkata " Ning'er tolong jangan menjerit, nanti bahaya " kataku.


Ning'er menjadi salah paham atas perkataan Chen San, dia pikir bahaya karena otot nya tegang atau apalah, tapi sebenarnya jr Chen San yang berbahaya kalau lepas kandang.


Ning'er hanya bisa menahan sakitnya, saat Chen San memijit kakinya.


Setelah 5 menit mengobati akhirnya bintik itu memudar sedikit.


" untuk menyembuhkan nya harus 3 Hari sekali dan itu akan selesai setelah 3 kali pertemuan " kata ku.


" Kak, sebenarnya masih ada lagi " kata ning'er malu malu.


" Oh benarkah, dimana?" kataku pura pura terkejut.


Ning'er membuka bajunya menjadi setengah telanjang, dari perut ke atas telanjang. yang membuat pikiran Chen San melayang ke atas awan.


" Ning'er aku masih belum siap untuk ini, tapi kalau Ning'er memaksanya aku akan melakukan nya" kataku.


Ning'er yang mendengar nya, mukanya memerah karena malu bercampur kesal kepada Chen San " Ih, dasar kak San mesum " teriak nya.


" Eh, jangan teriak nanti ada yang datang, dan melihat nya" kata ku menutup mulut Ning'er.


Ninger tambah malu dan mukanya merah seperti tomat.


" Kak san lepaskan, Lebam nya ada di bawah dadaku. " kata Ning'er malau malu.

__ADS_1


" oh" kataku sambil melihat Tubuh Ning'er setengah telanjang.


" Wow, besar sekali " ucapku tanpa sadar sambil menatap dada ning'er yang besar dan putih.


Ning'er yang mendengar nya kesal dan memukul kepalaku " Dasar mesum " teriaknya.


" hehe... maaf refleks tadi, sini aku obatin" kataku tertawa kecil.


Chen San memfokuskan energi roh nya ke ujung jarinya dan memijit pelan pelan supaya ning'er gak kesakitan.


" Tahan dikit yah" kata Chen San.


" Ah " jerit Ning'er kesakitan yang membuat JR ku tegang.


dalam hatinya ' Aduh, ini harus cepat selesai nih, kalo gak, nanti takut kebablasan lagi, aku harus menjaga kesuciannya sampai pernikahan, kalau gak, nanti malah menghilangkan Spesial nya malam pertama, hehehe..... '


Setelah beberapa saat akhirnya selesai juga mengobati ning'er.


" Hah hah akhirnya selesai juga, Ning'er cepat pakai bajumu, Nanti aku gak bisa nahan " kataku sambil ngos ngosan, bukan capek mengobati Ning'er tapi capek menahan nafsu.


" Ih, dasar kak san mesum, "kata Ning'er sambil cepat cepat memakai bajunya.


" Hehe... namanya juga laki laki, mana ada laki laki yang gak mesum " kata ku.


" Ada, kak jian dia orangnya baik dan gak pernah mesum " kata Ning'er.


Aku yang mendengar ucapan nya tertawa sampai sakit perut.


" Hah emang iya?" tanya Ning'er.


Aku berhenti tertawa karena perutku sudah sakit " Kamu gak tau aja, karena dia pinter nyembunyiin nya" kataku.


" Ya sudah ayok pulang, nanti besok aku kasih pil penyembuhan biar sembuh langsung, aku takut gak kuat nahan nafsuku " kataku.


" masih mesum aja pikirannya " katanya dengan wajah memerah.


" Tapi suka kan hehehe" kata ku terkekeh.


Kami pun langsung berjalan pulang kerumah Ning'er terlebih dahulu.


Skip Sampai Di Rumah Ning'er/kediaman keluarga naga bersayap.


Ning'er masuk kedalam rumahnya" Dah Kak San " katanya sambil melambaikan tangannya.


" Dah jangan lupa mimpiin aku yah hahaha" kataku lari dengan cepat menuju ke rumah ku.


sesampainya di rumah aku masuk ke kamar untuk mandi dan memakai baju untuk makan malam.


...Skip Selesai Makan Malam...


Selesai makan malam, Aku memasuki dunia Jiwa ku untuk mencari teknik kultivasi yang cocok untuk Ning'er.

__ADS_1


" Emm, coba aku ingat ingat, apa bentuk roh Ning'er," kata Chen San memegang dagu nya.


" Akhirnya aku ingat, Kekuatan roh angin dan bentuk roh naga bersayap " Kata Chen San sudah mengingat nya.


Setelah mengingat nya, Chen San mencari teknik kultivasi yang cocok untuk Ning'er, tapi tanpa di cari, Buku kultivasi yang dia pikirkan sudah terbang menuju ke arah nya..


Chen San mengambil buku itu dan membaca Judulnya " Teknik Kultivasi Dewa Naga Angin".


Dia Juga nanti akan membantu keluarga nya untuk menemukan teknik kultivasi yang cocok untuk mereka semua, tapi hanya Kedua orangtua nya dan juga kakaknya dulu.


Kalau semua anggota keluarga nya takutnya ada mata mata dari musuh.


Setelah mendapatkan teknik kultivasi untuk Ning'er Chen San menuju ruang latihan.


Di ruang latihan ternyata Energi roh 10 kali lipat dari pada di ruangan yang lain.


Disana ada tempat latihan fisik juga yaitu Ruang Gravitasi.


Aku pun mencoba memasuki ruang gravitasi, saat memasuki nya badan ku sidah tidak bisa bergerak lagi, karena tekanan udara yang menekan secara otomatis, tanpa bisa kita atur sendiri.


Tapi aku tidak akan melewatkan kesempatan latihan ini dan aku memasang kuda kuda yang di ajarkan pelatih bela diri ku di bumi dulu.


Saat memasang kuda kuda semua otot otot ku terasa kencang, apalagi otot kaki dan paha, yang menahan semua tekanan.


Setelah berlatih selama 3 jam badanku menjadi lebih ringan dan otot ku menjadi lebih berisi tapi tidak membesar seperti orang yang ngegym.


Setelah keluar dari ruang gravitasi keringat di seluruh tubuhku hilang dan tubuhku menjadi segar seperti baru selesai mandi.


Karena sudah jam 10, hari ini aku akn berlatih sampai pagi, aku pun melakukan meditasi untuk berkultivasi karena sekarang adalah waktu yang tepat karena mulai besok sampai waktu yang ditentukan aku akan sibuk menggabungkan roh iblis untuk ku simpan.


Aku berencana untuk membuat pasukan dari anak anak di kawasan tempat kumuh yang nanti akan aku rekrut.


kenapa dari kawasan kumuh, karena kalau merekrut mereka semua pasti akan sangat berterima kasih atas bantuan ku ini, tapi aku tidak akan mudah percaya dengan mereka juga.


...Skip 4 jam kemudian...


Sekarang Chen San sudah di ambang untuk menerobos ke tingkat perunggu bintang dua lautan roh chen san sudah mulai membengkak dan sudah siap meledak.


Boom!


Chen San sudah mencapai tingkat perunggu bintang dua.


Setelah selesai latihan dia pun menguatkan fondasinya, walaupun fondasinya sudah kuat, tapi harus tetap di kuatkan lagi supaya aku bisa lebih cepat naik tingkat nya.


...Skip 4 jam kemudian...


Hari sudah pagi dan Chen San sedang membuat pil pembersih kotoran, yang akan berguna untuk kultivasi nya karena pil ini akan membersihkan kotoran yang ada di dalam tubuh kita dan memperbesar meridian kita juga.


Efeknya akan melancarkan energi roh menuju ke lautan roh kita dan semakin cepat juga kultivasi kita.


dia sudah membuat 10 botol pil yang setiap botol nya berisi 10 pil pembersih kotoran.

__ADS_1


Karena sudah selesai melakukan semua nya dia pun keluar dari dunia jiwa nya, dia menuju kamar mandi sambil membawa baju ganti di tangan nya.


__ADS_2