KEI&KAI

KEI&KAI
KAIRA RAYDER


__ADS_3

***kringg kringg


bunyi alarm*** membangunkan ku di pagi hari, ku matikan alarm ku, bergegas kekamar mandi dan langsung berpakaian seragam sekolah. setelah selesai aku langsung menuju meja sarapan. oh iya nama kaira rayder biasa di panggil kai, anak ke 5 dari 5 saudara dan satu satunya anak perempuan di keluarga rayder. papa ku


"selamat pagi pa ma " kucium pipi papa dan mama ku


"pagi sayang " ucap orang tua ku


kedua orang tua ku memiliki usaha di bidang yang berbeda beda, papu bermana zayn rayder, dan mama ku bernama reina holic tetapi karna sudah menikah jadi ikut marga papa ku jadi reina rayder.


"**oh iyaa sayang papa ada hadiah buat kamu" ucap papa


"ohh yaa?? hadiah apaa pa" ucap ku


"tenang hadiah nya ada di sekolah "ujar


mama sambil tersenyum kearah papa


"kok gituu sihh, kai ngambek nhh"ujar ku


melihat tidak ada tanggapan dari orang tua , aku pun pamit. sebelum berangkat ke sekolah aku selalu memyempatkan kesuatu tempat yang menurut ku paling berharga, ya tempat dimana aku dan seseorang selalu datang dan berjanji akan bersama bersama. selesai dari sana aku langsung berangkat ke sekolah .


"*pagi kai" ucap sahabat ku


"pagi sean*"


ini dia sahabat ku, nama nya sean smith biasa di panggil sean,anak pemilik sekolah ku. sean memikiki wajah tanvam dan cool yang bisa membuat hati para waniya tergila gila, sayangnya tidak ada satu pun yang mampu meluluhkan hati nya


"*kai sini kekantin dulu" ucap sean sambil menarik tangan kai


"ngapain? " ujar kai


"oh ayolahh sebentar " ujar sean


"sebentar? " ujar kai


"iya sebentar " ucap sean sambil tersenyum

__ADS_1


**karna meragumen dengan sean tidak akan menang jadi keputusan ikut dengan nya, ya bukan karna itu saja, kehadiran sean selalu membuat aku mendapatkan tatapan horor bagiku, tetapi bagi sean itu biasa sajaa***.


*****


"*lo pesan apa kai? " ucap sean


"seperti biasaa" ucap kai


**tiba tibaa bunyi telepon ku berbunyi***


"*suka sayang hadiah nya" ucap si penelepon


"hadiah apa pa? kai belum dapat kok"


"oh belum yaudah tunggu aja pasti suka "


"tapii hadia.... "


ets bunset dah nh orang tua main mati mati aja "gumam kai"


"kai "


"kairaaa " ucap sean meninggikan suaranya


" ehh iyaa sean apaa? "ucap kai


"elaa nh bocah di panggil malah temenung, apa si yang lo pikirkan kai" ucap sean penasan


" gak kok, nungguin hadiah dari bokap gue" ucap kai


" waw hadiah, hadiah apa kai? "


"elaa si bocah, gue aja belum tau hadiahnya"


"la kata lo hadiah dari bokap, manaa"


"lo budeg ya gue bilang nungguin hadiah" kesel

__ADS_1


"elaa gak usah cemberut ntar lo cepat tua" tertawa


"auh ahh"


tiba tiba seorang pria menghampiri sean dan kai.


"kaira boleh ngomong sesuatu " ucap si pria


"apa" ucap kai


"Will you be my lover?"


"no"


"apa kah tidak bisa di pertimbangkan kai " sedih


"tidak, hati ini udah dimiliki seseorang " tersenyum


kai dan sean pun langsung pergi meninggalkan si pria yang patah hati.


"lo tega gak kai" ucap sean


"kok tega? " ucap kai


" ini udah cowok yang ke 49 nembak lo"


"yaa emang lo hitung? "


"ya gue hitung la, setiap para fans lo nembak lo, disitu ada gue"


"busettt parah lo, lo pakai hitung segala" tersenyum kecil


"emang lo gak niat pacaran" penasan


"bukan gak niat karna gue nungguin seseorang" tersenyum"


"ohh siapaa" sedih

__ADS_1


"ahh kepo udah yuk ke kelas"


**sean dan kai pun kekelasnya, padahal sean penasaran siapa yang bikin hati kai berbunga bunga, sean penasaran cuman ya sean gak bisa maksa kai, di dalam hati sean pengen kaya cowok cowok lain berani ngungkapin perasannya tetapi sean urungkan takut merusak persahabatan nya dengan kai***


__ADS_2