KEI&KAI

KEI&KAI
PERASAAN KAI


__ADS_3

Saat kai ingin membayar belanjaan nya kai langsung meminta kepada sahabatnya kalo kali ini kai yang akan bayar. Awal nya mereka menolak tetapi kei ikut bersuara kalo belanjaan nya akan ditaktir oleh nya. hal itu pun membuat mereka pasrah akan kelakuan pasangan itu.


kai pun langsung menuju ke arah kasir tetapi kai lupa kartu debitnya tertinggal dirumah, kei yang melihat wajah tunangan nya pun langsung mengeluarkan dompetnya nya dan menarik kartu debit nya. Tetapi saat akan memberi ke kai,. kai hanya mematung melihat ada Enam kartu hitam di depan nya.


"Pakai ini aja " Ucap ke enam nya


Mariska yang melihat kartu itu pun langsung membesarkan bola matanya. Sinta yang disamping mariska pun langsung membuyarkan sahabatnya


"kenapa? kamu gak pernah lihat kartu debit" tanya sinta


"bukan tapi ini berbeda , itu kartu hitam cuman ada 20 orang aja yang bisa memegangnya " jawab Mariska sambil menjelaskan kek sinta


"kamu yakin" tanya sinta yang terkejut


"iya gak sembarangan orang bisa memilikinya, dan isi nya gak ada batas limit "


Kai yang bingung akan memilih kartu siapa


yang akan dipakai nya pun terdiam dan memikirkan sesuatu. Tapi dengan cepat kai manarik kartu yang ditangan adit. Adit yang senang melihat kai memilih kartunya pun tersenyum dan mengecup kening adik kesayangan nya dan mengacak acak rambut kai. Kai yang di perlakukan adit dengan manja pun langsung mencium pipi adit dan pergi menuju kearah kasir.


Adit yang di tatap dengan cemburu pun langsung memasang wajah dengan datar.


"Kenapa?kalian gak suka" tanya adit ke lima pria


"Bukan gak suka rey juga mau dicium kai " ucap rey


"kamu kan udah giliran aku dong " kompak rey dan roy


sedangkan kei dan willy mereka tidak bisa berbuat apa apa takut nya salah ngomong ya hasil mereka hanya memasang wajah cemburu nya ke arah adit.


sahabat sahabat kai yang melihat ke enam iblis hanya tersenyum dan menahan tawanya.

__ADS_1


Kai yang sudah membayar pun langsung mengajak mereka pulang.


"Maap kali ini kai nya pulang sama saya " Ucap Adit


"Ah iya gak papa kak " Jawab Sahabat sahabat kai


"Baiklah terimakasih atas waktu nya "


Adit pun langsung pergi setelag berpamitan ke sahabat kai. dan langsung menghampiri adit adik nya. sedangkan kai dan Willy sudah lebih dulu pulang karena masih banyak yang harus di urusnya.


Didalam Mobil


"Sayang kamu sudah bilang teman teman kamu? " tanya roy sambil menyandarkan kepala nya di bahu kai


"Iya sudah mereka ikut semua" jawab kai


"Kalian udah dibagikan undangan " Ucap adit


"Baguslah, oh iya rendy gak bisa ikut soal nya masih tokyo" Ucap rey


"Kenapa? " tanya kai


"Ah sayang kamu tahu lah dia sibuk " jawab rey


" Oh iya, kak perusahaan kai yang di tokyo ada masalah jadi kai akan kesana nanti " Ucap kai


"Sakit kak adit " Ucap ke 4 adik nya


"Ah maap maap" kata adit


"Kalo ngerem th bilang bilang kak " ujar ray dengan sinis

__ADS_1


"Kai kenapa mendadak bilang nya" tanya roy


"Iya sayang kok mendadak sih " sambung adit yang kaget dengan perkataan kai


"Apaan sih kalian ini kenapa mandangin kai kaya gitu? Apa yang salah kalo kai ngurusin perusahaan kai? " Ucap kai


"Lagian kamu kenapa kamu harus buka perusahaan sih? Kan janji kamu waktu itu cuman coba coba eh tahu tahu nya perusahaan kamu ada di negara berbeda beda? " Jawab ray dengan kesal


"ya kan gak tau, kai kan cuman iseng aja waktu itu, apa kalian pernah mikirin perasaan kai yang selalu di tinggal kalian " jawan kai dengan sedih dan membuang pandangan nya di jendela


Mendengar perkataan kai membuat mereka terdiam dan menatap kai dengan sedih.


"Bukan gitu kai, kai ngertiin kami dong, perusahaan papa ada dimana mana kami saja sudab kewalahan ngurusin nya, kami gak maksud ninggal kamu kai " Ujar rey memberi kai penjelasan


Kai yang mendengar perkataan rey pun tersenyum sinis melihat saudara kembar nya.


"Ah Maap kai yang terbawa sesuana nya." jawab kai


melihat kai yang berpura pura tegar membuat adit melajukan mobil nya. lebih dari setengah jam mobil mereka berhenti di depan gerbang bertulisan RAYDER FAMILY. Mereka pun masuk kerumah yang terlihat sepi.


"Selamat datang tuan dan nona " Ucap salah satu pelayan


"Papa kemana? " tanya adit ke palayan nya


"Tuan sedang pulang kerumah besar" jawan si pelayan


"Kenapa ada masalah dengan kakek" tanya ke enam nya


"Maap tuan, nona saya tidak di perbolehkan membuka suara "


"Ah baiklah " Jawan ke enam nya

__ADS_1


__ADS_2