
'Aaaaaaaaa aaaaaa akuuu bosannnn . Help me God '
" Akuu bosan "
" Aku ingin kerja lagi ! "
" aaaaaaa aku ada ide wkwkwkwk"
Alya sangat bosan di apartemen sendirian dia hanya bisa berimajinasi sendiri dan hanya dia dan pikirannya yang tau .
" waww , ada yang sedang bahagia rupanya "
Tiba-tiba Angel masuk ke apartemen , ntah dari mana Angel tau password apartemen itu , Dia melangkah ke arah Alya yang sedang duduk di sofa .
" Angel ?" Alya beranjak dari duduknya tidak percaya bahwa Angel datang menemuinya .
" Kenapa ? kenapa kamu panik begitu ? hahahaha " Memberikan senyum manis yang menakutkan bagi Alya .
" Aku tau !! Aku salah !! Aku minta maaf ! " air matanya sudah membasahi pipi Alya .
" Apa yang kamu inginkan dariku Alya !?? , kamu sudah mengambil Rian dari ku , Sekarang Revan ? "
Wanita j*lang .. wanita b*rengsek "
Angel tidak tahan lalu mencekam leher (merih) sehingga Alya tidak dapat bernapas.
" Aku akan membuatmu tidur nyenyak sayang !!" Mengeraskan tangannya hingga Alya melotot karena hampir kehabisan nafas .
" Sampai bertemu di neraka Alya , Aku akan mengantarkan nyawamu ke sana, Aku bahkan sudah mempersiapkan kamar khusus di neraka jahanam untukmu !! Selamat tinggal j*lang of the world !! Angel semakin mengeratkan cengkeraman tangannya di leher Alya hingga terlihat semakin pucat bahkan matanya hampir terpejam
__ADS_1
" Aa-nge-l maa-af " air matanya mengalir setidaknya dia telah meminta maaf sebelum dia pergi .
•••••
JPWijaya Chase Group
Ruangan presdir
Di ruangan presdir sangat sunyi hanya suara keyboard dan kertas yang bersuara .
Revan dan sekretaris Lee sangat fokus dengan pekerjaan masing- masing . Mereka bahkan sangat teliti dan rapi dalam pekerjaan mereka .
Lee sepertinya sudah selesai dengan pekerjaannya dia mulai merenggangkan otot ototnya yang kaku , Tiba - tiba Lee baru ingat bahwa ada pesan masuk namun tidak ia hiraukan .
Lee melangkah mendekati Tuan mudanya
"Maaf Tuan , ada nonya Angel di apartemen Tuan ?"
" Tuan nonya besar dalam keadaan berbahaya tuan " Lee memperlihatkan rekaman CCTV yang di pasang oleh Lee sebelum Revan dan Alya masuk.
" Dia pantas mendapatkannya ! "
Revan kembali lagi pada komputer di depannya .
Sekretaris Lee melangkah ke kursinya lagi . Dia mulai bertengkar dengan pikirannya sendiri .
' *Sebentarnya apa yang terjadi , memang nonya melakukan kesalahan apa sampai dia harus di cekik oleh Angel ? '
' Kenapa juga harus Angel yang menghukumnya '
__ADS_1
' Tuan !!! nonya akan meninggal '
'Aku harus cari tahu yang sebenarnya !!'
' Kalau aku menyelamkan nonya Tuan akan marah besar dengan ku , karena aku telat menentangnya '
' Tuan pasti lebih membela Angel '
' Aaaaggrhhh aku bisa gila* '
••••••••
Fenny sedang menonton drama korea di kamarnya
" Siapa yang menggangguku saat adegan romantis seperti ini " Fanny mengambil hpnya , Fenny membelalakan matanya dan langsung mengambil kunci mobilnya .
" Kirim passwordnya " dia membalas pesan itu lalu keluar dari kamarnya .
Fenny terlihat panik . Dia menelpon seseorang lalu setengah berlari menuju ke garasi mobil
" Aku percaya padamu " Di ujung percakapan mereka .
Perjalanan sangat macet Fenny menuju apartemen . Fenny sudah panik sesekali dia menghubungi seseorang yang di hubungin tadi namun tidak ada jawaban .
' Tuhan jaga Alya' batin Fenny
' Alya kamu harus kuat '
Dringgg ringg
__ADS_1
Fenny memasang headset di telinga kanan dan kirinya lalu menerima panggilan tersebut
" APA ???!!!! "