KEKASIH IDAMAN (ANNA UHIBBUKAFILLAH)

KEKASIH IDAMAN (ANNA UHIBBUKAFILLAH)
SURAT PERJANJIAN


__ADS_3

Rumah Utama


' Apakah ini istana ?'


' Jiwa miskinku meronta'


' Ingin sekali aku abadikan rumah ini , Wawwww '


Alya sangat takjub dengan interior rumah Revan yang bernuansa klasik modern ini .


Alya juga tidak kalah terkejut melihat beberapa ART di rumah ini saat mereka menyambut Alya dan Fenny .


" Selamat datang Nonya " mereka serempak


' 1, 2 , 3 , 4 , 5 , 6 , 7 , 8 , 9 , 10, 11, 12 Arrrgggghhhhh banyak sekali '


' Ada koki jugaaa '.


' Pantas saja Revan tidak pernah memakan masakan aku , mencium masakan aku saja dia tidak suka'


' Tapi aku penasaran berapa ART di rumah ini '


' aku tanya saja sama tante Fenny '


Akhirnya Alya memberanikan dirinya untuk bertanya pada Fenny


" tante Alya tanya boleh ?"


" Kamu mau tanya apa sayang?"


" Hehehehe " memamerkan deretan gigi putihnya " Kalau Alya boleh tau ada berapa pekerja di rumah ini tan ?"


" ohh itu , semuanya ada 46 orang . Kepala dapur 1 orang , Ketua ART 1 orang , anggota ART ada 15 orang , Ketua Koki 1 orang , anggota 5 orang , Pengurus Taman 5 orang , supir 3 orang , Security 10 di depan , dan 5 security di titik - titik tertentu "


Alya hanya mengganga saat Fenny menjelaskan jumlah pekerja di rumahnya .


" Seperti kamu kecapean nak , sebaiknya kamu mandi biar lebih segar " memegang pundak Alya karena terlihat bengong

__ADS_1


Fenny menunjuk salah satu pelayan untuk pengantar Alya ke kamarnya


••••••


Alya sedang berendam di bathtub dengan sedikit tambahan aromaterapi .


Setelah beberapa menit berendam , Alya mencuci tubuh ku dan mengkeramas rambutnya.


Saat Alya keluar dari kamar mandi dia hanya melilitkan handuk di tubuhnya . Memperhatikan tubuh putih dan sexynya ditambah dengan tetesan sisa air yang mengalir di tubuhnya membuat Alya terlihat benar-benar sexy dan menggoda


' Kenapa dia bisa secantik itu ?' Revan hanya bisa menelan ludahnya saat melihat Alya .


Alya yang baru menyadari ada Revan di sofa langsung masuk ke ruang ganti untuk memilih baju . Namun terdengar Revan sedang berbicara melalui telepon dengan Angel


" Kamu jangan lama - lama disana " Revan


" ......... " Angel


" Ya sayang , I love you too Bye "


Alya hanya bisa mendengar suara Revan tapi Alya yakin kalau kata manis itu untuk Angel.


Revan melangkah kearah ruang ganti


Tok Tok Tok " Bisakah kamu cepat sedikit "


" Ii-yaaa " terbata


' Kenapa di menunggu ku ?'


' Jangan bilang dia ingin ' memegang tubuhnya


' Aaaaaaa bagaimana ini ? '


' Aku belum siap '


Pikiran Alya kemana mana

__ADS_1


" 5 detik lagi . Aku hitung dari ssaaaatuu , Duuuuu Lima "


Alya langsung keluar karena dia tau Revan pasti akan langsung ke angka 5


' Dasar egois ' batinnya .


" Bagus juga , Sekarang ikuti aku !! "


Revan berjalan ke arah tempat tidur . Pikiran Alya semakin mengila


' Habislah aku malam ini ' batinnya


Revan mengambil amplop coklat besar di atas nakas , Revan lansung memberikan pada Alya " Bacalah !! "


Tanpa berbicara Alya langsung membukanya , Dia membaca secara detail satu kaliamat panjang


 


**Pihak Pertama : Revan Rahadian Wijaya


Pihak Kedua : Alya Suci Pratiwi**


 


Peraturan yang berlaku selama pernikahan , Pihak pertama adalah yang harus di patuhi oleh pihak kedua


' Peraturan macam apa ini ? . Apa ini peraturan hidup yang harus aku patuh '


Revan memperhatikan mimik muka Alya yang kesal membaca peraturan yang dia berikan .


" Aku boleh tanya sesuatu ? " Sebentar Alya ini bekerja dan bertemu Teguh dan Amelia .


" Apa ?"


" Apakah aku boleh bekerja dan bertemu adik-adikku ?" Berharap Revan masih punya hati


" Boleh asalkan tidak menggunakan fasilitas di dalam rumah ini , salah satunya mobil "

__ADS_1


Alya langsung meletakan tangan diatas keningnya seperti hormat " Siap laksanakan komandan " tersenyum lebar


Revan tersenyum melihat tingkah Alya seperti anak kecil namun dengan cepat dia kembali dingin .


__ADS_2