
Setelah Alya selesai memberi Bang Ojeknya bayar , Alya jalan beberapa langkah namun tiba-tiba Bang Ojeknya menghentikan langkah Alya lagi " Ada apa lagi Bang ? " Tanyanya setengah teriak " Hehehehe maaf lagi neng "
Bang Ojeknya memamerkan giginya " Apa Bang ? " Alya yang sudah mulai kesal dengan bang ojek itu " Helm saya mbk hehehe maaf " Kali ini Alya sya malu " Astaga kenapa gk bilang dari tadi bang" lagi lagi Alya yang menggaruk kepalanya yang tidak gatal . Setelah urusan semuanya selesai dengan Bang ojeknya .
Alya akhirnya melihat Teguh duduk sambil menangis di depan ruangan Amelia , Alya menghampirinya " Teguh " Ucapnya lalu memeluknya . "kak Alya , Amel sakit kak dia harus dioperasi kata dokter " Alya meneteskan air matanya , bagaimana mungkin gadis sekecil itu harus dioperasi Alya mengahapus air matanya " sayang kamu harus kuat , kita berdoa biar Amelia bisa cepat sembuh " Teguh mengangguk .
" Kakak lihat keadaan Amelia dulu ya , setelah itu kita sholat bareng " Teguh hanya bisa mengangguk lemah dan tersenyum lemas .
Alya ke ruangan Amelia , Alya melihat Amelia tertidur dengan banyaknya kabel badanya .
Amel memang mempunyai riwayat jantung bawaan , Jantung Amel sangat lemah dan terdapat lubang dijantung Amel kata dokter kondisi Amel saat ini jalan satu- satunya harus dioperasi , namun tidak 100% berhasil .
Alya terus menangis sambil memandang kondisi Amel sekarang ini . Alya juga sedang berpikir bagaiman caranya dia bisa mendapat uang untuk operasi Amel .
Alya berpikir keras namun nihil dia tidak dapet jawaban diotaknya , Tiba - tiba Teguh datang " Kak ayoo kita sholat dulu " Alya langsung tersenyum dan berjalan mengikuti langsung kaki Teguh .
Setelah beberapa menit mereka sudah selesai sholat . Alya dan Teguh berdo'a memohon agar Amel cepat siuman dan sehat seperti biasanya . Ternyata ada orang yang mengawasi Alya dan Teguh , dia adalah wanita yang tadi Alya tabrak saat menuju ruangan Amel.
Wanita itu menghentikan langkah Alya setelah keluar dari musollah .
__ADS_1
" Tunggu " Teriak wanita itu , Alya langsung menatap wajah prempuan itu
" Kamu Alya kan ? Kamu Alya yang dulu tinggal di panti asuhan kan? " Alya mengangguk pelan dan terus berpikir . Setelah Alya mengangguk wanita itu langsung terlihat tersenyum bahagia diwajahnya . "Ibu siapa yaa? " tanya Alya jujur
" hahaha aku bu fenny , Al masa kamu lupa? Alya langsung ingat , bu fenny adalah donatur tetap DiPanti dan yang paling diingat oleh Alya bahwa bu fenny dulu ingin menjodohkan ku dengan Anak satu- satunya . " Ya buk , Aku sudah ingat Hehehe " Fenny tersenyum bahagia , dia bisa bertemu dengan calon menantunya ini .
Fenny : " kamu ngapain di sini Al ? Siapa yang sakit ?"
Alya : " Amelia jantungnya kumat lagi bu dan dia harus dioperasi " meneteskan air mata
Fenny : " Astagfirullah alazim , Kasian sekali Amel . Lalu kapan dia akan dioprasi Al? "
Fenny lalu memeluk Alya
~. . . . . . .~
Tiba - tiba Teguh datang berlari mendekati Alya , Alya langsung melepaskan pelukan Fenny " Ada apa dek ? "
" Aa-mel kk , tiba-tiba dekat jantungnya sangat lemah " Jawabnya panik
__ADS_1
Alya dan Fennya langsung kerungan Amel setengah berlari dan sesampainya mereka semua di sana , sudah ada dokter dan beberapa suster di dalamnya , dan kami semua menunggu di luar .
~Setelah beberapa menit kemudian~
Ssstttttt
Pintu terbuka
" Gimana dok , kabar adik sya" Ucap Alya
" Keadaan Amel semakin buruk , kita harus lakukan operasinya sekarang " kata dokter tegas .
" Anda bisa langsung ke Administrasi untuk melunasi biayanya terlebih dahulu "
Alya hanya bisa mengangguk pelan
__ADS_1