KEKASIH IDAMAN (ANNA UHIBBUKAFILLAH)

KEKASIH IDAMAN (ANNA UHIBBUKAFILLAH)
DIMAS


__ADS_3

Matahari mulai terbangun dari peraduannya, memancarkan sinarnya yang menghapus titik-titik embun di dedaunan. Menghangatkan tubuh Alya dari udara dingin, dan membakar semangat baru di hari yang baru .


Alya sudah bersiap untuk mencari pekerjaan baru , Dia tidak mungkin kembali ke kerjaan awalnya karena hampir satu bulan lebih Alya tidak ada kabar .


Alya sedang memilih heels di ruangan khusus sepatu . Dia tampak bingung karena ada kurang lebih 300 pasang sepatu disana .


' Kerajaan sepatu ' batin Alya .


" Ada yang bisa saya bantu nonya?" mendekati Alya yang tampak bingung .


" Untung saja ada kakak cantik ini , kakak bisa tolong carikan aku Kitten heels warna hitam gk?" malu-malu karena Alya belum kenal dengan pelayan di rumah revan .


Dewi tidak menjawab , dia hanya jalan kearah heels yang ingin di inginkan Alya .


Dewi pelayan khusus fashion di rumah Revan , ia bekerja hampir 7 tahun di rumah Revan . Dia tau betul bagaimana peraturan di rumah itu , Tidak boleh membicarakan hal selain pekerjaan , namun ia ingin sekali menanyakan sesuatu dengan Alya .


Tiba-tiba ia kembali mengingat kata-kata sekretaris Lee , saat ia di trima menjadi pegawai dirumah Revan .


" Tidak boleh berbicara kecuali masalah pekerjaan" . Dewi langsung mengunci mulutnya rapat-rapat dan langsung memberi heels yang Alya inginkan .


" kak ini pas dengan size kaki aku "


" Kalau begitu saya permisi dulu nonya "


Melangkah meninggalkan Alya , setelah hampir sampai ambang pintu Dewi melihat Alya yang masih mematung melihatnya "Sebaiknya nonya jangan panggil aku dengan sebutan kakak karena akan membahayakan pekerjaan aku di sini. Saya permisi "


Sebelum Alya menjawab Dewi sudah meninggalkannya .

__ADS_1


' Aneh , Apa memang orang di rumah ini tidak bisa berkomunikasi dengan baik dan benar ? Pelayan ? Security ? Arrggh kenapa aku harus berada dilubang neraka seperti ini ' meremas tangannya .


______________________________________________


Alya sedang duduk di sebuah restoran . Dia tampak lelah karena harus naik turun angkutan umum untuk mencari lowongan pekerjaan .


Dia memesan jus strawberry kesukaannya , Dalam sekejap Alya menghabiskan minuman di depannya .


Ia kembali lagi fokus mencari lowongan pekerjaan .Tanpa Alya sadari bahwa ada seseorang yang memperhatikannya dari jauh .


" Permisi mbk "


Pelayan meletakkan Caramel Topped Ice Cream Dessert di depan Alya


" Maaf , saya tidak merasa dessert apapun " Alya tampak bingung karena dia hanya memesan jus strawberry .


Pelayan itu hanya senyum dan memberikan Alya selembar kertas


Alya membaca isi kertas yang diberikan pelayan itu . Dia mengabaikan kertas di depannya , lalu melahab dessert dihadapannya .


' Sepertinya aku sudah sangat kenyang' Alya memutuskan untuk kembali mencari lowongan pekerjaan .


•••••••


Prolog


Dimas baru saja selesai bertemu dengan clientnya , Dimas langsung mencari wanita yang dia lihat saat meeting tadi .

__ADS_1


Dia tersenyum melihat wanita itu , siapa lagi kalau bukan Alya .


Wanita pasien Rumah Sakit yang ketakutan saat melihatnya.


"waiter"


waiter melangkah kearah pria yang memanggilnya.


" Ada yang bisa saya bantu ? "


" Aku ingin dessert favorite di resto ini "


" Topped Ice Cream Dessert adalah menu favorite di resto ini .


" Baiklah , Tapi tolong antarkan ke meja nomor 3 ! . Boleh aku pinjam pulpen dan kertas ? "


" Ini tuan " memberi pulpen dan kertas


Hi


berharap kamu suka (ノ^o^)ノ


 


*By : pria RS*


 

__ADS_1


" Tolong berikan kertas ini padanya "


Dimas tak lupa membayar dan memberi tips kepada waiter yang membantunya


__ADS_2