
...OoO...
"*Sebenarnya apa arti dari mimpi gue ini? mungkin ini saat yg tepat buat aktifin kekuatan gue lagi?*" batin Ara yg terus yakin bahwa ada suatu hal yg sedang disembunyikan darinya
..."Sore hari"...
*Tok tok tok
"Siapa yg ketok pintu? kalo Axel bisanya langsung masuk? emm
Siapa ya?" Tanya Ara sedikit berteriak
"Buka duluu" jawab seorang diluar
"*karena penasaran akhirnya Ara memutuskan untuk membuka pintu trsb*"
*Klakk
/gagang pintu dibuka oleh Ara dan..
"AAAA PIOOO" Seru Ara kegiraan
"*Violetta Carissa theresia, ia adlah salah satu teman terdekat Ara, dari kecil mereka tumbuh bersama di dalam panti*"
"Sutt ini rumah sakit, kalian jangan terlalu berisik" tegas Axel kpada Vio dan Ara
"Iya.."Jawab kdua orang yg diperingati itu
"*Namun karena terlalu asyik mengobrol mereka seakan akan lupa bahwa Axel Masi berada dsitu,
dua sahabat ini sibuk bercanda ria menceritakan hal hal random satu sama lain*"
"Huhu maafin gueee
gue bner bner baru bisa jenguk, sumpah akhir- akhir ini gue sibuk belajar dan ngejer semua tugas- tugas gue✔️"
"*Bagus! kekuatan gue masi berfungsi*" batin Ara
"Iya iyaaa gaoaoa Kwok" jawab Ara bergurau
"Oiya waitt,, nih gue bawa martabat rasa orea + keju and extra margarin favorit lo ehehe" Ucap Vio sembari memberikan sbuah bungkusan kpda Ara
"Orea + keju? hmmm pantes dari tadi ada Kya wangi yg aku kenal, gue coba boleh GK nih?" cletuk Ara sembari menerima bungkusan yg diberikan oleh Vio
"Mmmm enakkkk bnget" ucap Ara
"Ahah gue emng paling faham selera Lo!" celah Vio bangga
"Cih! gue paling faham!" Cletuk Axel dengan nada dan raut muka yang tak mengenakkan
"*tanpa sadar waktu sudah menunjukkan jam 23.00*"
"Eh anjr udh yg 11 aja deh gue"ucap Vio
__ADS_1
"Eh udh malem banget mending lo nginep sini dulu" balas Ara
"*Vio dengan senang hati menerima ajakan tsb dan tanpa sadar jam sudah menunjukan jam 02.00 pagi*"
"Eh Ra udah jam 02.00 loh liat nih, besok gue masi harus skolah" ucap Vio sambil menunjukan jam di layar hp nya
"Yaudala gas tidur, gue juga udh ngantuk si" balas Ara sambil mengucak- ucak matanya
"*Pagi hari tiba Ara bangun melihat Vio sudah siap hendak pegi ke sekolah*"
"Nah udh bangun, gue mau langsung ke sekolah nih kapan- kapan kalo ada waktu pasti gue sempetin kok nengokin Lo lagi" ucap Vio yg melihat Ara baru saja terbangun
"Iya,, semangat ujiannya btw Axel mana?" tanya Ara yg sedari tadi tak melihat keberadaan Axel dikamar
"Entah tiba- tiba dia pergi tadi, pagi seragam sih dan pas gue coba panggil dia no rens✔️" jawab Vio dengan tangannya yg sibuk mengaitkan kancing baju
"Owh" jawab Ara singkat
"Sehat- sehat ya looo abis ujian gue main lagi byee" hibur Vio sembari menepuk pundak Ara lalu berjalan keluar
"*Ara sekarang sendirian dikamar pasien itu, tak lain Ara hanya termenung diam mencerna smua kejadian- kejadian yg ia alami, Ara merasa sangat ganjal kepada Axel*"
"Hhaa..sebenernya.. apa yg lo sembunyiin xel?" keluh Ara
..."Sore hari"...
"Gue pulang" sapa Axel
"Tumben sore bnget lo pulang" tanya Ara
"*Haha*" batin Ara
"Oh" jawab Ara singkat lalu pergi
"Lo mau kmana?" tanya Axel
"....." Ara hanya diam dan terus berjalan keluar
"*dia kenapa?*" batin Axel yg khawatir
..."Malam hari🌃"...
"Ra ini makan malem Lo keburu dingin ntar" desak Axel
"..." Ara hanya diam termenung
"Oiya u know? besok ujian terakhir loh" sambung Axel
"..." lagi lagi Ara hanya diam tak menjawab seolah berbicara dengan sebuah patung
"Ra?" ucap Axel lembut sembari mengelus rambut Ara
"Ha? iya?" jawab Ara terkejut
__ADS_1
"Lo kenapa? ada yg bikin Lo gatenang? cerita ke gue ya..?" bujuk Axel kpada Ara
"*Haha Lo nnya gitu? lo yg bikin gue gatenang!*" Ara hanya bisa mengucapkannya didalam hati, ia sangat ingin berkata namun rasanya sangat sulit, setiap ingin bertanya mulut terasa di lem
"Ara.. kenapa bengong?" tanya Axel kembali
"Xel,, gue harap lo gk nyembunyiin apapun dari gue" jawab Ara lalu pergi
"*Dia.. udh sadar sesuatu?*" batin Axel
..."Pagi hari"...
...05.58...
"Gue mau brangkat nanti sarapan Lo di anter ksini" ucap Axel sembari menyisir rambutnya
"Lo mau kmna?" tanya Ara
"Sekolah lah mau kmana lg?❌" jawab Axel
"Gue tanya sekali lg, lo mau kemana?!" Tanya Ara dengan nada yg mulai naik
"Gue mau sekolah Araa..❌ Ara kalo gue sekolah gaada tmn ya?" jawab Axel yg sekali lg membohongi Ara
"He cukup!" Bentak Ara lalu pergi
"Ra! Araa! Ara lo kenapa?? ARA ARMANDA DEFELSITA!" Bentak Axel kpada Ara
"Gue tanya sekali lagi, LO MAU KMANAA" Teriak Ara yg hampir menangis
"Ara lo knapa?? ada masalah itu cerita bukannya malah marah- marah gajelas kaya giniii" jelas Axel
"Jawab jujur atau gue gaakan ngomong sama Lo lg selamanya,
kenapa lo sekarang selalu berangkat 2 jam lebih awal?" tanya Ara
"Oke, tmn gue bokapnya meninggal dan motornya dijual buat ngurus itu smua✔️" jelas Axel
"Trus?" tanya Ara lagi
"Gue jemput dia dulu, ke rumah dia naik motor tu sekitar 40-50menit✔️" Axel menjelaskan dgn penuh keseriusan
"Trus Lo anter dia ke?" tanya Ara
"Sekolah lah Araa❌" jawab Axel
"LO BAHKAN GATAU KAN APA KEKUATAN GUE?!!" Ara berteriak dengan mata yg memerah menahan air mata agar tidak jatuh
"Ara..Lo marah krna gue gk nanyain kekuatan apa yg lo dapet?" tanya Axel yg sdikit terkejut
"Gila lo!" Bentak Ara lalu pergi dengan air mata yg sudah memenuhi wajahnya
..."Sohe hari"...
__ADS_1
"Gue pulang" sapa Axel yg langsung duduk di sebelah Ara
"kayanya.. gue perlu cerita sesuatu sama Lo.."