Kekuatan?

Kekuatan?
Eps8


__ADS_3

...oOo...


"Ahh.. selesai, eh- ini.. f-foto lamaran?"


"Foto lamaran gue dan Axel?" gumam Ara penuh rasa bingung


"Yep! itu memang foto lamaran kita" ujar Axel yg tiba tiba datang


"Bu-bukannya.. gue ini masih 18th? sistem gamungkin ngulang juga kn?" tanya Ara


"Emm, ya..lo itu emng msi 18th" jawab Axel


"Berarti.. gue baru lulus SMA langsung lamaran?" ucap Ara kaget


"Hahaha, ya enggaklah Lo itukan loncat kls" jawab Axel yg sedikit terkekeh


"Oh.. gitu.."


"Nah, Lo sendiri kok udh 21tahun?? kita kn satu SMA" tanya Ara kembali


"Ehehe gue kn murid pintar ternakal di SMA YOUNG" Jawab Axel sembari menepuk nepuk dadanya bangga


"*Ara memang seorang anak yg IQ nya di atas rata rata, saat di kls 4Sd ia merasa pelajarannya terlalu mudah sehingga mengikuti tes khusus yg membuatnya lompat kls ke kelas 5 langsung, lalu saat kls 7SMP juga ia menjalani lompat kelas yg langsung berada di kls8,, sedangkan Axel lumayan terbanding terbalik dengan Ara, meski tidak bodoh tapi Axel sangatlah nakal, ia slalu membntah guru, tak pernah piket, tak pernah membayar uang kas, lompat pagar, bertengkar, dan kasus kasus lainnya, membuatnya tak naik kelas saat kls 5 dan kls 7,, jadi wajar saja Axel dan Ara SMA satu tingkat namun bisa terpaut umur yg lumayan jauh*"


"Huh.. ternyata kita udh sejauh ini ya,, emm apakah pelaku yg nabrak gue waktu sudah diketahui?" tanya Ara seraya menyisir rambutnya


"Orang yg sama.." jawab Axel

__ADS_1


"Hmm ternyata mereka lagi" gumam Ara


..."Sore hari"...


"*Ara baru saja selesai mandi, saat keluar Ara menemuka Axel yg sedang duduk di atas kasurnya, sontak Ara terkejut dan bingung, karena saat ini ia hanya menggunakan sebuah bathrobe yg membuat d@d@ dan p@h# nya nya sangat terekpos, entah kenapa Ara merasa sangat canggung saat itu, ia bahkan hanya bisa mematung di depan pintu kamar mandi, dengan sangat tiba- tiba Axel memeluknya dari belakang*"


"Ara.. gue kira selamanya Lo gabakal inget kejadian- kejadian dulu, gue bersyukur banget Lo udh hampir inget smuanya, sa~yang~" ujar Axel dengan tangan yg masih melilit badan mungil Ara


*Cup


/Axel mencium bibir Ara lagi



"*Aaa dicium lagi*" batin Ara


"Ah ap-apanya yg gk karuan? gue biasa aja kok!" ujar Ara lalu berlari keluar kamar


"*namun*"


*Grep


"*ia tertangkap oleh Axel*"


"Kenapa? mau lari? gabisa!" ucap Axel


"*Axel menarik tali bathrube yg melilit tubuh Ara, lalu melepaskan bathrube tersebut*"

__ADS_1


/Axel memandangi Ara dari atas sampai bawah


"Stop! jangan liat gue kayak gitu"


"g-gue.. malu.." ujar Ara pelan


"Haha malu?" jawab Axel membaringkan tubuh mungil Ara di kasur


"*Sekarang bukan Axel yg memulai pertunjukkan melainkan Ara,


Ara memulai dengan m£|um@t bibir Axel, mendapati perilaku Ara yg begini memang Axel sdikit kaget namun juga merasa senang, Axel membuka baju nya yg membuat wajah Ara merona, Axel kembali m£lum@t bibir Ara dengan tangan yg memegang ksana kemari, sampai tangan Axel mengarah ke titik itu, bibir bawah milik Ara, dengan bibir mereka yg masih beradu panas di atas, Axel dengan terampil memainkan j@r↑ nya di |0b@π9 milik Ara, merasa benda asing memasuki area miliknya sontak ia terkejut dan segera melepaskan |um@t@π itu*"


"Apa yg.. hah.. l-lo lakuin xel.. mhh xel.." blum slesai Ara bicara Axel malah menambah kecepatan mengobrak Abrik l0b@π9 milik Ara, yg membuat Ara tak sanggup berbicara lagi


"*tiba tiba Axel berhenti bermain, Ara kira itu akan berakhir, namun ternyata Axel malah menurunkan celana yg ia pakai itu*"


"Axel lo,lo ngapain" ucap Ara sembari menutupi matanya


"*Axel tak menjawab ia hanya menyunggingkan senyum meπ90d@ kpada Ara


*Gluk


"*mereka berdua sekarang sudah sama- sama tak mengenakan apapun ya, Ara merasa canggung namun sebaliknya dengan Axel,


Axel merangkak menaiki kasur dan mulai m£|um@t bibir Ara sekali lagi*"


*Plok!

__ADS_1


"*benda asing memasuki area milik Ara lagi, Ara membulatkan matanya, Karena ini berbeda dengan yg tadi,mungkin jauh lebih.. besar?*"


__ADS_2