kelahiran kembali dengan sistem

kelahiran kembali dengan sistem
24


__ADS_3

Cheng duduk menatap ayah dengan tatapan penunggu penjelasan. Ayah cheng juga tidak berlama-lama langsung mengatakan yang sebenarnya mulai dari pertemuannya dengan gadis itu awalnya dia menyelamatkannya kemudian membawa ke perusahaan karena kasihan saat perjamuan perusahaan tiba-tiba ayah cheng bangun dengan Linglung mendapatkan dia telah tertidur dengannya, ayah cheng juga mengatakan dia telah meminta maaf karena tidak ingat dan membayar kompensasi atas kejadian itu tapi tiba-tiba gadis itu datang dengan anak mengatakan bahwa itu adalah anaknya dan meminta harta


Cheng duduk dengan tenang bahkan sekertaris ayahnya sibuk menuangkan teh untuk cheng malah berdiri di sisi cheng


Ayah cheng yang melihat itu menundukkan kepala malu


Cheng berbicara dengan sistem tentang rekaman hotel saat itu dan kelakuan gadis itu sejak undur diri dari kantor


Walaupun telah kehilangan beberapa poin setidaknya ibu cheng tidak akan sedih


Tuan berkas yang Anda minta ada di tas


Cheng puas mengeluarkan berkas dari tasnya membaca dengan detail kemudian menatap ayahnya setelah selesai baca


" panggil gadis itu dan suruh bawa anaknya "


Ayah cheng mengangguk langsung meminta sekertarisnya membawa gadis itu dattang


Setengah jam kemudian gadis itu datang dengan putra yang umurnya lebih muda dari cheng


Cheng memandang wanita itu dengan tajam pantes saja ayahnya tidak pernah mencari tau apa yang terjadi saat malam itu ternyata gadis itu seperti lotus putih kehilantan polos


" apa mau mu " cheng menatap dengan datar


Gadis itu agak ragu tapi berkata " aku hanya ingin ayah mu mengakui anak ku putranya itu saja " dengan nada sedih


Cheng acuh acuh kecuali xio tidak akan ada yang mengerakana hatinya


" kau ingin ayah ku mengakui putra mu sebagai anaknya untuk harta bukan " cheng menatap dengan tatapan menghina


Mata wanita itu memerah sedih tapi di wajahnya dapat cheng liat kedutan pada bibirnya


" kakak jangan buat ibuku sedih dia sudah banyak dihina " pemuda yang disamping wanita itu berbicara membela


Cheng dengan dingin menatap pemuda uty " diam bukan saatnya kamu berbicara saat ini "


Ayah cheng melihat wajah putranya yang marah hanya diam tidak ikut bicara ' kenapa aura putranya sana dengan ayahnya ' batin ayah cheng merinding


" jadi langsung saja katakan apa mau " cheng duduk dengan tegak seperti seorang ceo

__ADS_1


Wanita itu menatap ayah cheng tapi melihat orang yang diliat tidak berbicara dengan menahan marah berkata " aku hanya ingin_ "


" cukup kalau kau hanya ingin mengatakan hanya untuk mengakui anak itu tidak akan terjadi "


Wanita itu meneteskan air mata " tapi dia adalah saudara mu walaupun tiri "


Cheng tertawa terbahak-bahak " apakah kau pikir aku bodou seperti pria tua ini "


Cheng melemparkan berkas dan beberapa foto di meja dimana menjadi pemisah cheng dengan wanita itu


Wanita itu terkejut melihat fotonya dengan seorang pria dia menatap cheng dengan tidak percaya ' bagaimana bisa dia menemukan foto ini '


" ini bukan aku " dia mencoba mengelak


Cheng memberikan flashdisk kepada sekertaris ayahnya, sekertaris itu langsung menyambungkan kepada laptop dan memutar satu video yang ada disana


" kamu harus masuk kedalam keluarga cheng ingat ambil semua uang dari keluarga itu "


" tapi apakah akan berhasil "


" tentu saja aku akan mengatur ini semua untuk anak kita sayang "


" aku mengerti tapai _ "


" bukankah dia akan curiga "


" tidak jika kau mengatakan kau melahirkan prematur , sayang ini untuk kehidupan anak kita "


" baiklah "


Dalam videonya percakapan dan rencana orang itu terdengar bahkan ayah cheng langsung mengerutkan kening marah


" itu - bukan - aku " dia gelagapan mencoba mengelak


Cheng smrik mengkode sekertaris untuk memanggil polisi dan juga memberikan berkas untuk orang-orang itu tinggal di jeruji besi untuk beberapa tahun


Wanita itu yang ketauan tidak menyangka akan seperti ini padahal dia dan kekasihnya telah menyembunyikan semua hal dengan baik tapi tidak sangka akan ditemukan oleh pewaris cheng


Pemuda yang bersama wanita itu juga ketakutan awalnya dia tidak tau tapi ibunya selalu mengatakan dia akan menjadi pewaris aset miliaran membuat dia sangat gembira membuat dia sering arogan dan sombong serta banyak menyinggung orang lain

__ADS_1


Pemuda itu ketakutan jika di benar-benar tidak menjadi kaya melihat semua ini salah pemuda yang lebih tua dengan marah . Kebencian pada cheng meluap bahkan wajahnya memerah marah seperti gunung api yang meletus hanya bedanya ini sama sekali tidak membuat orang bahaya


Cheng menatap dengan acuh acuh ibu dan anak itu tak lama polisi menyeter kedua orang itu dari sana


Ayah cheng menyaksikan dari awalnya hanya menatap anaknya dengan malu


Cheng menatap ayah cheng dan berkata " ayah jika kau tidak membereskan masalah lebih awal lain kali aku pastikan ibu akan mengetahuinya " ancama cheng


" cheng kau dapat yakin lain kali ayah tidak akan melakukan kesalahan lagi "ayah cheng buru-buru membuat janji


" lain kali " cheng menaikan sebelah alisnya


Ayah cheng langsung membenarkan perkataan " tidak ada lain kali "


Cheng mengangguk bangkit menatap sekertaris ayahnya dengan tatapan puas " kerja bagus gaji mu naik " beberapa kata itu membuat sekertaris bahagia


Cheng langsung meningggalkan perusahaan dengan langkah santai bahkan auranya tidak terlalu mendominasi sehingga beberapa orang tidak terlalu takut


Skip


Setelah kejadian itu cheng sedang berada di kamar beristirahatlah tapi tidur cheng diganggu oleh telpon yang berdering


" saudara cheng cepat ke mari yeri mengalami masalah "


Mendengar itu cheng sontak bangkit dengan cemas " dimana "


" saudara cheng ada di luar universitas"


Cheng mendengar suara hou dan beberapa suara teriakan lainya dengan tergesa-gesa cheng mengambil jaket langsung pergi menaiki motor dengan kecepatan di atas rata-rata bahkan cheng dengan serius menghubungi polisi untuk membuka jalan untuknya


Dengan pengamanan dari polisi cheng sampai dengan cepat di depan universitas disana dapat cheng liat sudah ramai orang berkerumun. Dengan langkah buru-buru cheng maju memotkng kerumunan hingga sampai didepan


Raut wajahnya berkerut marah melihat gadisnya dia marahi di depan umum bahkan matanya memerah ingin meneteskan air mata


Hati cheng sakit melihat itu langsung maju ke depan melindungi yeri yang akan ditampar oleh seorang gadis


Yeri yang siap akan ditampar menutup mata menunggu tapi tidak merasakan apa-apa saat dia membuka mata melihat dia dilindungi xio yang mencoba tegar dan kuat tidak bisa menahan tangis saat cheng datang


Cheng merasakan hatinya sakit membawa gadis itu ke dalam pelukannya " jangan menangis aku sudah datang "

__ADS_1


Suara cheng memberikan rasa aman kepada xio


Teman-teman cheng yang tengah bertarung langsung lega saat cheng datang melindungi xio


__ADS_2