kelahiran kembali dengan sistem

kelahiran kembali dengan sistem
25


__ADS_3

Cheng menatap tajam ke arah gadis dan teman-teman cowoknya itu berani menganggu orang apakah mereka cari mati


" ada apa ini " cheng menatap hou meminta penjelasan


" cheng kami tidak tau kenapa orang-orang ini tiba-tiba datang meminta xio ikut mereka tentu saja kami tidak membiarkannya "


Cheng selesai mendengar penjelasan maju mencengkam leher gadis yang ingin menampar yeri tadi " katakan siapa yang menyuruh atau lenyap kalian hari ini "


" sakit lepas "


" cepat katakan " nada cheng marah


" itu brothers shu dia menyukai xio meminta kami membawa yeri padanya "


" lepas tolong " gadis itu kesakitan wajahnya tidak bisa berbohong


Dengan marah cheng melepaskan gadis itu membuat gadis itu langsung jatuh ke tanah


" berani sekali orang itu " cheng kesal


" cheng " panggil xio masih takut dengan semua yang terjadi


Cheng merubah raut wajahnya menatap xio dengan rasa bersalah " maaf harusnya aku tidak meninggalkan mu sedetik pun "


" tidak _ " xio ingin mengatakan ini bukan salah cheng tapi terputus oleh kata-kata cheng


" ini salah ku mulai hari ini kau akan bersama ku dan hanya berpisah saat di rumah " titah cheng dengan tegas


Xio mengangguk karena tau cheng masih cemas dengan keselamatannya dari kejadian ini dia sangat tau seberapa besar cinta cheng padanya


Setelah berbicara berdua cheng mengenggam tangan gadisnya menuju teman-teman yang sedang diobati oleh kylie, jessica, dan isabella


" apakah kalian perlu ke rumah sakit " tanya cheng


Mereka langsung menolak " apakah luka kecil seperti ini perlu ke rumah sakit " ucap asada dianggukin yang lain


Cheng melihat lee yang seperti akan menangis " uh wajah imut ku luka " dengan sedih berkata


Semua menatap Lee dengan jijik ' apakah teman mereka masih cowok '


Xio mau tidak mau tertawa melihat itu bahkan kyli, isabella, dan jessica ikut tertawa keras


" baiklah jangan menangis aku akan mentraktir mu nanti " cheng langsung memberi janji


Lee berhenti menangis " benarkah " matanya bersinar


" iya "


Satu kata dari cheng membuat mereka langsung senang bahkan gun, hyon, Lee, dan alex


" Ngomong-ngomong brothers shu itu siapa? " hataro bertanya karena penasaran


Cheng dengan tenang mengatakan siapa orang itu dan memberi tau waktu pertemuan pertama kali pada ulang tahun kakek xio


" gila apakah orang itu ingin bermusuhan dengan keluarga xio dan cheng " jawab alex

__ADS_1


" cari mati itu mah " zhing jadi penasaran berapa nyawa tuh orang


" sudah ayo kita pergi dulu ketempat yang labih bagus untuk berbicara " jessica memberikan saran


" kalau begitu kerumah saudara cheng saja " Jiancheng langsung memberi ide


Semua langsung setuju cheng tidak menolak hitung-hitung xio tour rumah mertua


" ayo " cheng menggandeng tangan xio membawanya naik motor


Rombongan cheng membuat para pejalan kaki iri sekaligus menghela nafas


Sesampainya di rumah cheng meminta paman hou menyiapkan makanan ringan untuk teman-temannya


" gila rumah keluarga cheng kayak istana " ucap gun


" holkay ingat " hyon mengingatkan gun


Cheng geli dengan tingkah mereka " jangan pura-pura miskin loh pada kaya "


" tapi tidak sekaya anda tuan besar " zhing berbicara ala-ala pelayanan


" bulsit buktinya bapak loh itu tukang bunuh kan " ucap gun mendapatkan tabokan dari Lee


" dokter bedah bukan pembunuh gila bahasa loh "


" sorry sorry " gun mengaruk kepalanya yang tidak gatal


Cheng mengajak mereka keruangan diatas tempat reaksi disana penuh dengan barang seperti meja biliar, mesin karaoke, ps, dan ada kulkas dengan isi cemilan


" nggak Terima "


" cih jahat banget sih kan gue ini udah pinter, ganteng lagi " ucapnya memuji diri sendiri


Muka hyon dan gun menatap jijik kearah Jeremy " apa-apa muka loh bedua ah "


" menjijikan "


Jeremy marah memukul mereka berdua Lee dan alex tertawa terbahak melihat berkelahi saling jambak ala-ala emak-emak


Paman hou masuk membawakan makan untuk mereka " makasih paman "


Paman hou tersenyum keluar dari sana tapi di luar dia meneteskan air mata ' akhirnya tuan muda membawa teman kerumah '


Mungkin jika cheng melihat itu dia akan menatap tidak percaya dengan yang dia liat


" xio makanlah " cheng memberikan makanan kesukaan xio yaitu steak


Xio tersenyum menerima perhatian dari calon suami " enak " mata xio terbuka lebar karena terkejut dengan rasanya


Bukan lebay tapi xio sudah pergi ke semua restoran yang menjual steak tapi rasanya enak tapi yang ini lebih enak lagi


" baguslah paman koki adalah juru masakan paling hebat " cheng tidak membual karena dari ingatan masih kecil dia pernah masuk kedapur dan melihat penghargaan untuk paman koji yang hampir satu lemari full


Cheng tersenyum melihat gadisnya makan dengan lahap ' sukurlah dia melupakan yang tadi '

__ADS_1


' sistem '


Ya tuan


' apakah kau bisa membuat perusahaan shu hancur '


Tentu bisa tuan


' bagus buat perusahaan mereka hancur '


Baik tuan , poin otomatis berkurang


Berhenti berbicara dengan sistem cheng memyantap makanan di depannya suasana harmonis itu jatuh di mata teman-temannya yang bersebrangan


Mereka saling memandang satu sama lain ' dunia seakan milik berdua ' batin mereka


Bahkan sahabat xio mau tidak mau ingin mencari pasangan yang memperlakukan mereka seperti itu dan buka yang menyakiti mereka


' kapan datang jodoh ku ' batin ketiga gadis itu merana


Puas menyantap makan mereka mengacukan jempol pada koki keluarga cheng benar-benar enak tidak salah xio terkejut dengan rasanya


" kalau koki keluarga ku memiliki setengah ke alihan koki mu aku yakin aku akan menjadi babi " hyon menepuk perutnya yang bulat


Lee langsung menimpali " kalau kau menjadi babi berarti kau dan gun saudara "


Yang lain langsung tertawa gun dan hyon saling pandangan langsung menikam Lee " ampun lepas "


" berani kau " gun kesal dibilang babi


Semua tertawa xio bahkan tidak bisa menahan tawa melihat itu


Mereka semua diam di rumah cheng ada yang bermain biliar ada yang bermain ps ada yang nyanyi dan para cewek termasuk xio sedang menonton film yang belum mereka nonton


Dirumah cheng mereka enggan pulang kalau bukan karena telpon dari bonyok masing-masing


Xio yang awalnya di hubungi ayahnya dan mengatakan ada dirumah cheng teriak histeris meminta xio pulang untung saja ibu xio langsung tertawa mengatakan kalau mau menginap saja boleh


Cheng tertawa dengan calon mertuanya yang sangat memberikan lampu hijau tapi cheng akan menunggu hingga mereka menikah


Dan ingin xio menjadi wanita paling bahagia saat itu


Kedua orang tua cheng saat melihat xio pulang tidak rela " xio datang lebih sering menemani ibu "


" pasti aku akan lebih sering " xio tersenyum manis


" kalau cheng menganggu mu katakan pada ayah ok " ucap ayah cheng


" ayah , cheng tidak menganggu ku " xio buru-buru membela cheng


" itu bagus "


Kedua orang tua cheng antusias terhadap xio membuat sangat gadis menatap cheng dengan tatapan minta bantuan


Cheng terkekeh lucu " ayah / ibu biarkan aku mengatar xio pulang sebelum ayah mertua mengaum pada ku "

__ADS_1


Kedua orang itu melempaskan xio dengan pasrah


__ADS_2