![Kembalinya Sang Lagenda [Shu Zhi Ya]](https://asset.asean.biz.id/kembalinya-sang-lagenda--shu-zhi-ya-.webp)
Disuatu tempat
"Genderal anda idak perlu mengorbankan diri anda" ucap Letnan Shui menahan tangis
"Kalian harus bertahan dan selamat jika tidak mau meengecewakan ku.. Letnan Shui ku serahkan semuanya. Terima kasih" ucap sang Genderal kemudian berlalu pergi ke barisan pertama di Medan perang sedirian
"GENDERAL" teriak mereka sambil menangis
'Selamat tinggal semuanya' batin Genderal yang merupakn seorang wanita itu
"Hormat Genderal Xia" ucap Letnan Shui memberi hormat dengan air mata yang terus mengalir
"HORMAT GENDERAL XIA" ucap mereka semua sambil memberi hormat terakhir dengan air mata yang tak terbendung
"Mari semua jangan sia-sia kan pengorbanan Genderal Xia" ucap Letnan Shui kemudian membawa mereka pergi dari Medan perang
Disisi Genderal Xia dia terus menembakkan peluru dan melemparkan bom awalnya semuanya berjalan mulus tapi tiba tiba pihak musuh melemparkan bom dan bom itu pun meledak dihadapan Xia yang tidak sempat bersembunyi
BOMMMMM
Suara ledakan itu terdengar oleh Letnan Shui dan yang lain membuat langkah mereka terhenti kemudian berbalik
"HORMAT GENDERAL XIA" ucap Letnan Shui dan diikuti semua kemudian mereka melanjutkan perjalanan untuk kembali ke perbatasan
DI LAIN TEMPAT
Di Alam yang Berbeda terdapat seorang gadis yang sedang duduk menikmati teh sambil melihat pemandangan yang indah
"Tempat apa ini?" tanya gadis itu kepada seorang anak lelaki yang duduk dihadapannya
"Ini adalah ruang dimensi yang ada di dalam kalungmu itu" jawab anak lelaki itu
__ADS_1
"kalung ini?"tanya gadis itu sambil menunjukkan kalung yang ada dilehernya
"iya nama kalung itu adalah Kalung Shu Zhi Ya, kalung itu dibuat kusus oleh seorang ibu untuk anak nya" ucap anak lelaki itu
"tapi ini adalah kalung pemberian ibuku" ucap gadis itu
"iya yang membuat kalung itu adalah ibumu dia mengorbankan setengah kultivasi nya untuk membuat kalung itu" ucap anak lelaki itu
"jadi nama kalung ini?" tanya gadis itu
"adalah namamu" jawab anak lelaki itu
"oh baiklah aku sudah mengerti sekarang, Terima kasih" ucap gadis itu mengerti kemudian berterima kasih
"tidak perlu Terima kasih kau adalah tuan ku mulai sekarang" ucap anak lelaki itu sambil sedikit membungkukkan badannya kemudian terjadi suatu keajaban yaitu anak lelaki yang imut tadi berubah menjadi lelaki muda berumur sekitar 17/18 tahun
"Apa namamu?" tanya Zhi Ya tampa terkejut melihat adegan didepan nya tadi
"baiklah aku akan memberimu nama............ sekarang namamu adalah Zhengzhou" ucap Zhi Ya
"baik tuan Terima kasih atas nama nya" ucap Zhengzhou sambil membungkukkan badannya memberi hormat
"sama-sama sekarang aku akan kembali" ucap Zhi Ya kemudian menghilang
Disisi lain yaitu didalam hutan terlihat seorang gadis sedang tertidur beralaskan jerami tapi tak lama kemudian matanya terbuka perlahan sambil menyesuaikan diri dengan cahaya yang masuk ke dalam matanya. Setelah membuka mata dan menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam matanya kini mata cantik berwarna abu-abu ditambah dengan bulu mata yang panjang dan melentik dengan hidung yang mancung dan bibir tipis merah alami semakin membuat wajah putihnya cantik, pun terlihat.
(Shu Zhi Ya)
__ADS_1
Zhi Ya melihat sekelilingnya dengan tatapan datar dan kemudian berdiri dari duduknya sambil berjalan tampa arah tuju dengan kaki yang tidak beralaskan apa-apa..
Kerana tidak tau jalan dia pun memanggil Zhengzhou
"Zhengzhou keluarlah" ucap Zhi Ya memanggil Zhengzhou
"ada apa tuan?" tanya Zhengzhou setelah muncul dihadapan Zhi Ya
"panggil aku nona" ucap Zhi Ya
"baiklah nona, ada apa anda memanggilku?" tanyanya lagi
"aku tidak tau jalan menuju kota jadi aku mau kau menunjuk arah" ucap Zhi Ya
"Baik nona, Silahkan" ucap Zhengzhou kemudian mengikuti langkah Zhi Ya
"nona mengapa kau tidak menggunakan Alas dikakimu?" tanya Zhengzhou melihat kaki Zhi Ya yang tidak beralaskan apa-apa sambil tetap mengikutiku langkah nonanya itu
"tidak suka" jawab Zhi Ya singkat Zhengzhou yang mendengar jawaban nonanya itu hanya mengangguk kan kepala
Di tengah perjalanan mereka mendengar suara pertarungan tidak jauh dari tempat mereka sekarang
Sringg...
Sringgg.....
Sringgg........
"Ada apa disana?" tanya Zhi Ya kepada Zhengzhou
"Disana sedang terjadi pertarungan nona" jawab Zhengzhou
__ADS_1
"oh ya? kita akan memeriksanya" ucap Zhi Ya kemudian menghilang disusul Zhengzhou
...~Happy Reading ~...