Kembalinya Sang Lagenda [Shu Zhi Ya]

Kembalinya Sang Lagenda [Shu Zhi Ya]
Ep 03 [Keluarga Kecil]


__ADS_3

"Terima Kasih" mereka semua mengucapkan Terima kasih kemudian meminumnya


"hm" Zhi Ya hanya berdehem sebagai jawaban


"Zhengzhou"panggil Zhi Ya


" ada apa nona?"tanya Zhengzhou


"apa mereka pembunuh bayaran?" tanya Zhi Ya


"iya nona, mereka pembunuh bayaran dari Paviliun Mawar Iblis" jawab Zhengzhou


"oh apa kau tau siapa yang mengirim mereka?" tanya Zhi Ya


"nona kalau nona sudah tau tidak usah tanya lagi nona" ucap Zhengzhou dengan Nada sedikit kesal


"aku kan cuma tanya dan tidak menyuruhmu menjawab" kata Zhi Ya yang membuat Zhengzhou semakin kesal


"Ekhem..em nona,tuan saya mau berterima kasih kerena sudah menyelamatkan kami dan mengobati adik lelaki saya" ucap seorang pemuda yang paling tua diantara yang lainnya


"tidak perlu berterima kasih tuan kami hanya kebetulan lewat dan mendengar suara pertarungan tidak jauh dari tempat kami tadi" Ucap Zhengzhou


"kalau boleh tau apa nama nona dan tuan?" ucap Lelaki tadi


??"nama saya Zhengzhou dan nona saya Zhi Ya" ucap Zhengzhou


"oh, kami adalah pangeran dan puteri dari kerajaan Liu saya ada Pangeran Mahkota Liu Zhen Sheng" ucap pangeran mahkota Zhen Sheng memperkenalkan dirinya


"saya Pangeran ke-dua Liu Zheng Shen" ucap Pangeran ke-dua Zheng Shen


"saya Puteri pertama Liu An Zhi" Ucap Puteri pertama An Zhi


"Saya Liu An Shi Puteri ke-dua" ucap Puteri ke dua An Shi


"saya Pangeran ke-tiga Liu Zheng Li" ucap Pangeran ke tiga Zheng Li


"saya Puteri ke-tiga Liu An Mei" ucap Puteri ke-tiga An Mei


"Saya Puteri ke-empat Liu An Ji" ucap Puteri An Ji


"oh ya Mey'er,Hao'er" panggil Pangeran ke-dua. Zhi Ya dan Zhengzhou hanya diam dan melihat dengan eksperasi yang sama yaitu Datar. Kemudian terlihat seorang gadis kecil dan anak lelaki yang keluar dari kereta kuda mereka tadi


"Gege,Jiejie apa kalian baik-baik saja?"tanya keduanya kompak

__ADS_1


"kalian tidak perlu khawatir kami baik-baik saja" kata Pangeran Mahkota Zhen Sheng


"Gege mereka siapa?" tanya gadis kecil itu dengan wajah polos yang imut


"dia adalah nona Zhi Ya dan tuan Zhengzhou, mereka yang telah menyelamatkan kita" kata pangeran Mahkota Zhen Sheng


"Terima Kasih nona Zhi Ya dan tuan Zhengzhou kerana telah menyelamatkan kami. aku Puteri ke-lima Liu May Ya dan ini abang kembaran ku Pangeran ke-empat Liu Hao Li" ucap gadis kecil itu


"baiklah kalau begitu kami pamit pergi dulu" kata Zhi Ya tapi dicegat Pangeran Mahkota Zhen Sheng


"Nona Zhi apa kalian akan pergi ke kekaisaran Liu?" tanya Pangeran Mahkota dan dijawab anggukan oleh Zhi Ya "kalau begitu apa nona mau pergi bersama kami?" tanya Pangeran Mahkota Zhen Sheng. Zhi Ya berfikir sejenak kemudian mengangguk kan kepalanya


"Tapi bagaimana kalian akan membawa kereta kuda ini kalau kuda nya sudah mati?" tanya Zhengzhou sambil melihat kuda yang mati itu


"Iya gege bagaimana kita akan kembali? perjalan kita masih harus memakan 2hari dari sini hingga ke kota kalau memakai kereta kuda tapi kalau kita harus berjalan kaki kita harus berjalan setidaknya 3/4 hari apalagi kita membawa May'er dan Hao'er meraka masih kecil, mereka pasti tidak tahan dengan perjalanan panjang" ucap Puteri pertama sambil mengelus rambut kedua adik kecilnya itu


"Huft, sekarang bagaimana?" tanya Pangeran ke-tiga


"Zhengzhou" panggil Zhi Ya


"ya nona?" tanya Zhengzhou


"gunakan teleport" ucap Zhi Ya


"Kau bisa menteleport kan kami semua?" tanya Pangeran ke-dua Zheng Shen


"Ya" jawab Zhengzhou singkat kemudian menggandeng tangan Puteri pertama. Puteri pertama yang mendapat perlakuan tersebut kaget,bukan hanya Puteri pertama semua orang kaget kecuali Zhi Ya


"apa yang anda lakukan Tuan Zheng?" tanya Pangeran Mahkota Zhen Sheng


"bergandengan tangan supaya bisa menteleport orang dan genggam erat kalau sampai terlepas kalian tidak akan bisa keluar dan akan perlahan lenyap,kalian juga tidak akan bisa bereinkanasi" ucap Zhengzhou kemudian sumua orang bergandengan tangan dengan erat. Pangeran Mahkota mengenggam tangan kanan Zhi Ya dengan tangan kirinya dan disebelah kanan dia mengenggam tangan Pangeran ke-empat.Zhi Ya membalas genggaman tangan itu dengan erat sekolah takut kehilangan dan ditangan Kiri dia mengenggam tangan Puteri ke-lima. setelah memastikan semuanya bergenggaman tangan dengan erat Zhengzhou pun berteleport dan mereka pun menghilang ditelan Asap hitam..


Ibu Kota Kekaisaran Jiang


Disebuah gang yang sunyi tiba-tiba muncul asap hitam setelah asap itu menghilang terlihatlah beberapa orang lelaki tampan dan gadis cantik mereka membentuk bulatan dan mengenggam tangan satu sama lain. Mereka melepaskan genggaman tangan tersebut tapi lain halnya dengan seorang lelaki tampan dia malah semakin erat mengenggam tangan wanita disampingnya.


"Hei lepaskan tangan nonaku" ucap Zhengzhou sedikit berteriak


"Diam" ucap Zhi Ya kemudian suasana menjadi hening sekitika hingga seorang gadis kecil merengek kerana lapar


"Gege,Jiejie aku lapar" rengek May'er


"Baiklah ayo kita makan dikedai makan itu" kata Zhi Ya dengan lembut kemudian mengandeng tangan Gadis itu dengan tangan kirinya kerana tangan kanannya masih digenggam Pangeran Mahkota Zhen Sheng. Yang lain hanya mengikutiku langkah kaki keluarga kecil itu(menurut mereka)

__ADS_1


Setelah sampai di hadapan Kedai yang tadi ditunjuk Zhi Ya mereka masuk dan duduk di kursi meja ditepi tingkap dan memesan semua makanan enak


"Pelayan" panggil Zhen Sheng. Pelayan menghampiri meja makan mereka kemudian bertanya


"Kalian ingin memesan apa?" tanya Pelayan itu dengan ramah


"Zhi'er kau mau makan apa?" tanya Zhen Sheng kepada Zhi Ya


"hmm a.." perkataan Zhi Ya dipotong dengan rengekan May'er


"Gege kenapa kau tidak menanyakan apa yang aku mau makan?" tanya May'er sedikit kesal


"Baiklah, May'er mau makan apa?" tanya Zhi Ya


"hmm..... tidak tau"jawab May'er kemudian mendapatkan jitakan kepala dari abang kembarnya


" Auch kenapa kau menjitak ku?"tanya May'er dengan Nada kesal


"kau berfikir lama sekali tapi hanya menjawab tidak tau? benar benar membuat orang kesal" jawabnya dengan Nada kesal


"sudah jangan berdebat" kata Zhen Sheng


"Kita pesan semua makanan enak yang ada disini" ucap Zhi Ya kemudian pelayan itu pergi memberi tahu pesanan yang mereka buat kepada koki/tukang masak


"Zhi Jiejie memang terbaik" kata May'er kemudian memeluk Zhi Ya


"oh ya hanya Zhi jiejie? apa abang mu ini bukan yang terbaik? bahkan kau tidak pernah memelukku seperti itu" kata Zhen Sheng


"gege kau menyebalkan" ucap May'er


"Kau menyebalkan" ucap Zhi Ya mengulangi kata-kata May'er dengan mengangguk anggukan kepalanya


"Kau juga ikut meledekku Zhi'er?" tanya Zhen Sheng dengan Nada dibuat kesal


"tidak" jawab Zhi Ya


"terus?" tanya Zhen Sheng


"kami hanya berkata fakta" ucap Zhi Ya dan May'er kompak berhasil membuat orang yang mendengarnya ketawa


"hahahaha kalian seperti keluarga kecil yang sedang bermain dan bercanda bersama" ucap An Zhi dengan tawanya dan diangguki oleh semua orang


"Sudah-sudah berhentilah mengejekku" ucap Zhen Sheng. Tak lama setelah berkata seperti itu makanan pun sampai dan mereka makan dengan se sekali bercanda

__ADS_1


...~Happy Reading~...


__ADS_2