Kenangan Yang Tersimpan

Kenangan Yang Tersimpan
Kehadiran Dika


__ADS_3

Dika datang kerumah ami bersama temannya arifin. Mereka berdua masuk ke dalam rumah ami. Ami sudah terbiasa kedatangan mereka, berbeda dengan yulia yang sedikit merasa risi akan kehadiran mereka berdua. Tapi apalah boleh buat, ia bukan berada di rumahnya yang bisa seenaknya mengusir tamu yang datang.


Keesokan harinya, dengan mengendarai sepeda motornya, dika bolak - balik di depan rumah yulia. Sepertinya ia sedang berharap yulia keluar dan menemuinya. Yulia hanya mengintip dari jendela, ia melihat tingkah dika yang aneh. Walau yulia sadar dika menyukainya, tapi yulia tetap bersikap menghargainya sebagai teman. Ia tak suka dengan sikap dika yang terlalu berlebihan. Yulia lebih mengabaikan dika yang dari tadi bermain dengan sepeda motornya.


Dika tak menyerah begitu saja. Dia menitipkan supucuk surat ungkapan perasaanya kepada salah satu temannya bernama arifin. Arifin lalu memberikanya kepada yulia. Sesudah yulia membaca surat itu, bukan raut bahagia yang terlihat, dia tampak kesal lalu menangis untuk mengungkapkan kekesalanya sambil membakar surat dari dika. Berkali kali ia dapat surat dari dika, berkali kali pula ia lakukan hal yang sama.


Suatu ketika, Dika dan arifin mengajak yulia dan ami ke pantai. Ami sangat bersemangat tapi tidak dengan yulia. Dia terlihat enggan menanggapi sahabatnya, lebih tepatnya dia tidak setuju tapi karena ami memaksa akhirnya yulia terpaksa mengiyakan.


Ami menyuruh dika untuk membonceng yulia, sedangkan ami dibonceng oleh arifin. Tak ada sepatah katapun diantara yulia dan dika. Mereka sama - sama diam. Hingga suatu ketika ada pemandangan yang tak sengaja membuat hati yulia ingin memberontak dan memberi penjelasan. Ya.. Dari arah berlawanan yulia melihat satya mengendarai motornya seorang diri. Mata mereka sempat bersitatap, tapi tetap saja satya menanggapi dengan acuh. Sedangka yulia sudah seperti cacing kepanasan, ia uring - uringan dan bergumam dalam hati.....


Bagaimana jika satya menganggap kita pacaran...duh bisa gawat nih...~ kesal tak henti - henti di benak yulia.


Emangnya siapanya aku..dia aja cuek..~ sekelebat pikiran yulia untuk menepis kegusarannya. Tapi tetep aja hal itu tak bisa membuatnya tenang, yang ada otaknya tambah memikirkanya.

__ADS_1


Sadar yul...sadar...satya itu gak tertarik ama kamu..~ yulia mendesah frustasi dan bergumam dalam hati. Tak henti - hentinya dia mengumpat dalam hatinya kepada ami yang telah mengajaknya pergi dengan dika.


Sedangkan ami dia terlihat cuek. Dan sangat menikmati indahnya pantai dan deburan ombak.


Yul..sini main air..napa muka ditekuk aja udah kaya abis ketiban duren...hahaaaa ~ ami


Ia emang abis ketiban duren...kamu tuh yang udah ngasih durenya...~ yulia sambil kesal


Kenapa sih yul...ada apa....~ ami


Sedangkan ami hanya tertawa mendengar ceritanya....yuliapun kesal karena ami tak menanggapi ceritanya dengan baik dan benar..


Oke.oke..gini nih ya..kalo bucin udah level tingkat dewa...hahaaa....aku kasih masukan ya..ini malah kesempatan bagus, untuk mengetes dia respect gak sama kamu yul..dia cemburu gak liat kamu sama dika...jadi kita liat reaksinya besok..oke..~ ami

__ADS_1


Gitu ya mi...oke deh...thanks yaaa...~ yulia


Ami memang menyukai satya, tetapi dia lebih memilih mengalah kepada sahabatnya. Dia tidak menunjukkan rasa sukanya di hadapan sahabat yang ia sayangi. Entah sebenarnya masih ada rasa atau tidak di hati ami untuk satya. Yang jelas lambat laun ami bisa menepis semua perasaanya kepada satya. Hal ini berbanding terbalik dengan yulia. Perasaanya kepada satya semakin menjadi - jadi. Hingga pada suatu ketika, terjadilah percakapan antara yulia dan satya di teras mushola.


Sat..setelah lulusan kamu mau meneruskan sekolah dimana...~ tanya yulia dengan suara gemetar dan terlihat sangat gugup.


Kayaknya aku mau ke SMK XX..~ satya


Yulia agak kecewa karena kenapa dia memilih sekolah yang berbeda dengan dirinya. Ya Yulia ada kakak kelas satya. Usia mereka terpaut satu tahun lebih tua dari satya. Tetapi hal itu tak menjadikan rasa yang dimiliki oleh yulia menjadi pudar, yang ada perasaanya tumbuh menjadi cinta hingga dewasa. Tetapi tetap seperti biasa, satya terlihat cuek dan tak menghiraukan yulia. Hingga yulia merasa bahwa satya tak menginginkannya.


Setelah yulia lulus dari sekolahnya.. Yulia mencoba melupakan satya dengan pergi ke berbagai daerah. Dan disana ia mengenal banyak teman tak terkecuali teman lelaki. Bukan yulia namanya..dimanapun berada ia selalu banyak yang menyukai. Yulia mulai membuka hatinya untuk pria lain, tetapi hal itu akan sia - sia jika yulia bertemu dengan satya. Perasaanya kepada satya semakin kuat dan membuat yulia tak bisa melupakan.


Ssmentara ami, dia sudah bekerja di kota. Ya.. Ami adalah teman seangkatan yulia, mereka berdua terpisah. Ya walaupun mereka berdua tepisah mereka tetap menjalin hub baik lewat sosmed maupun chat pribadi. Ami sudah tak memikirkan satya. Dia juga sudah memiliki kekasih.

__ADS_1


Mohon semangatnya buat author ya...baru pertama nulis ni...jadi masih banyak belajar❤😁


__ADS_2