
"Tadi teh saya lagi asik minum kopi ditepi jalan tikungan itu,tiba tiba saya teh terkejut ketika mendengar bunyi tabrakan yang sangat keras.saya langsung lari kearah bunyi tabrakan itu.dan disitu saya melihat sebuah mobil truk pasir telah menabrak seorang cowok,kelihatan nya cowo itu masih SMP,saya kaget lihat kepala cowo itu mengeluarkan darah yang sangat banyak,saya dan warga lain nya langsung membawa cowo itu kerumah sakit,dan saya baru tau nama cowo itu adalah andi dari telpon neng barusan" jelas bapak itu panjang lebar.
bak disambar petir di siang hari ketika mendengar cowo yang selalu aku sayangi terlibat dalam kecelakaan.hp ku langsung jatuh.aku kaget dan tidak menyangka akan mendengarkan kabar buruk di pagi yang cerah ini.aku jatuh terduduk lemas diteras rumah,semangatku tadi pagi sudah luntur ketika mendengar berita ini.
Aku langsung mengambil kunci mobil dan langsung pergi kerumah sakit untuk melihat keadaan andi.didalam mobil aku menangis karna aku tidak mau melihat andi kesakitan.aku berharap tidak ada yang terjadi kepada andi.
(Andi kamu pasti kuat,kamu itu cowo yang kuat jadi kamu harus bertahan kamu tidak boleh pergi ninggalin aku) ucapku dalam hati.
Sesampai nya dirumah sakit aku langsung mencari ruang UGD,saat aku sampai didepan ruang UGD aku melihat ada 5 orng warga sedang menunggu disana aku berjalan kearah 5 orng warga tersebut. Sambil menahan tangis aku bertanya kepada salah satu warga itu.
"Pak maaf saya mau bertanya apa bapak adalah orang yang telah membantu membawa andi kerumah sakit??" tanya ku.
"Iya neng,neng adalah kekasih nya mas andi ya? Neng yang sabar ya neng harus kuat,bapak yakin mas andi bakalan cepat sembuh" ucap bapak itu.
__ADS_1
"Iya neng "ucap bapak² itu.
Setelah itu aku pergi kearah mesjid.aku mengambil wudhu dan sholat zuhur dengan khusu disana setelah sholat aku berdoa.
(Ya allah swt hamba mohon tolong selamatkan lah andi,dia itu baik,berilah dia waktu lebih lama lagi didunia ini ya allah swt) ucap citra dlm hati.
Setelah selesai sholat aku pergi menuju ruang UGD sesampai nya aku disana aku melihat mama dan papa nya andi.mereka yang melihat mataku bengkak habis menangis,mereka berlari kepadaku,mereka memelukku.
"Sayang kamu jangan sedih ya,tante yakin anak tante itu kuat kamu jangan sedih lagi" ucap mamanya andi.
"Iya aku tidak sedih lagi tante" ucapku dengan senyum palsu.
Mama dan papa nya andi sangat menyayangiku mereka sangat senang jika aku menikah dengan andi.aku berkepribadian dingin,tetapi aku cuma melihatkan wajah ceria dan konyol dengan sahabatku,keluargaku,dan pacarku.
__ADS_1
Aku melihat wajah mama dan papa nya andi sangat merah,mereka sedang berusaha menahan air mata mereka didepan semua orang,mereka menguatkan aku agar aku tidak sedih tetapi aku melihat mereka sangat terpukul ketika mendengar anak sulung mereka kecelakaan.
Aku melihat 5 orang warga tadi sudah tidak ada,mungkin mereka pergi sholat atau kemana lah. Aku tidak tau.karna aku penasaran aku pun bertanya kepada mama nya andi.
"Hmm... Tante kalau boleh tau 5 orang warga tadi pergi kemana?"tanyaku.
"Mereka pergi kekantor polisi sebagai saksi dalam kecelakaan ini." ucap mama nya andi.
Aku pun mengangguk.
Setelah 4jam menunggu akhir nya dokter keluar,aku langsung berlari kearah dokter serta mama dan papanya andi menyusul dibelakang ku.
Dengan wajah penuh harap aku langsung bertanya.
__ADS_1
"Dokterrr,,,jadi gimana keadaan andi??? Dia baik baik saja kan dok??? Apakah dia sudah sadar???" tanyaku