Kesabaran

Kesabaran
episode 18


__ADS_3

Jadi aku langsung pergi menuju restoran.sesampai nya disebuah restoran aku langsung turun dan pergi memesan makanan.aku langsung mencari tempat duduk yang kosong setelah menemukan tempat duduk yang kosong aku duduk dan menunggu pesananku datang.saat pesananku datang handphone ku berbunyi.aku melihat siapa yang mengirim chat kepadaku.


Rupanya orang yang tidak aku kenal.aku cuek saja karna tidak ingin membalas chat dari orang yang tidak aku kenal,aku bisa sih menghapus kontak orang itu atau memblokirnya tapi aku ingin melihat siapa orang yang tiba tiba mengirimkan chat kepadaku seakan akan aku sudah mengenal orang itu.


Saat aku ingin menikmati makanan ku tiba tiba orang asing itu mengirimkan chat lagi mungkin chat yang awalnya tadi tidak aku balas dia mengirimkan chat lagi.


(Hai)✔


(Tolong balas dong)✅


Aku yang melihat nya pun jadi kesal karna dari tadi orang ini mengirimkan chat yang tidak jelas kepadaku. Aku pun membalas chat dari nya dengan sangat kesal.


(Siapa sih!?)


(Akhirnya dibalas juga,

__ADS_1


Jangan marah ini aku,


Aku ali)✔


(Ada apa!?)


(Kamu kenapa jauhin


Aku tadi?sampai kebe-


Hiraukan)✅


Aku tidak ingin lagi membalas chat dari ali,karna aku benar benar sangat kesal kepadanya dari tadi pesenanku belum aku makan sedikitpun.itu semua gara gara ali ngirim chat yang tidak jelas.aku pun mematikan handphone ku dan memasukkan nya kedalam tas lalu melanjutkan makan siang ku yang sempat tertunda.


Saat aku selesai makan,aku langsung membayarnya dan pergi menuju mobilku.didalam mobil aku benar benar sangat kesal,(aku tidak habis fikir melihat sifat ali dari tadi.dia itu kenapa sih, selalu nganguin aku terus,dikit dikit nyamperin,bikin aku kesal mulu)ucapku dalam hati.

__ADS_1


Aku menghidupkan mobilku dan pergi menuju tempat makam andi.aku ingin mengunjungi makam andi.


Sesampainya disana aku langsung turun dan pergi menuju makam andi.saat sampai di makam andi.aku sangat sedih,mengingat semua kenangan bersama andi,aku tidak bisa melupakan sedikit pun kenangan bersama andi seakan akan kenangan itu sudah menjadi darah daging dihatiku.aku membersihkan semua rumput yang ada dimakam andi lalu mendoakan nya.


Tidak lupa aku menaburi bunga diatas makam andi.setelah selesai aku langsung pergi menuju mobil,saat aku lihat jam ditangan ku sudah menunjukkan jam 16.45wib aku langsung bergegas kembali kerumah karna sudah pasti ibu dan ayahku sudah berada dirumah.


Saat sampai dirumah aku memarkirkan mobil di garasi dan masuk kedalam rumah,rupanya ayah dan ibu belum pulang.syukurlah aku tidak akan kena marah oleh ibu karna telat pulang.aku pergi kearah kamarku lalu mandi setelah mandi dan memakai pakaian aku langsung turun.


Perutku kembali berbunyi pertanda cacing didalam perutku sudah demo mintak makan.aku langsung menuju ke dapur.sesampainya didapur aku bingung.karna aku tidak tau mau memasak apa.karna bingung aku ingat dengan Toni.


Kenapa tidak aku tanya saja sama Toni karna mungkin dia tau akan memasak apa.aku pun menuju tangga dan pergi arah kamar adikku.aku langsung mengetuk pintu kamar nya.karna sudah jadi peraturan dirumahku.jika ingin memasuki kamar orang lain.harus mengetuk pintu dulu.


Sudah tiga kali aku mengetuk pintu tetapi tetap tidak dibuka aku pun mulai merasa kesal.aku langsung mendorong pintu kamar itu.saat pintu sudah terbuka sempurna.aku melihat keseliling dan memanggil toni.


"Toniii, toniii!!" panggilku.

__ADS_1


__ADS_2