Kesabaran

Kesabaran
episode 27


__ADS_3

~jam istirahat ~


Setelah melalui semua pelajaran yang membuatku pusing,aku langsung pergi ke kantin dan memesan minuman dingin dan makanan seperti biasa.sambil menunggu makanan dan minuman nya datang aku duduk sambil melihat sekitar.


'Chika kemana ya? Kok ngak ada dari tadi,apa dia sakit ya? Atau terlambat bangun,tapi chika itu ngak pernah telat pergi kesekolah,udahlah mending nantik pulang sekolah aku telpon dia aja' ucap ku dalam hati.


Makanan dan minumannya telah datang,aku langsung berdoa dan makan.setelah selesai makan aku pergi ke kelas untuk melanjutkan pelajaran berikutnya.


Pelajaran berikutnya adalah biologi aku melihat guru menerangkan sampai jam terakhir.


Aku pergi ketempat parkir untuk mengambil mobil dan langsung pulang kerumah.saat sampai dirumah aku mandi lalu makan siang,aku memiliki banyak koleksi buku,jadi aku membaca buku disofa dengan santai.


Aku baru ingat tadi kan aku mau telpon chika,aku buru buru ambil handphone ku dan langsung menghubungi nomor chika.


Telpon pertama ngak diangkat


Tutttt tutttt


Telpon kedua masih belum diangkat

__ADS_1


Tuttt tuttt


Dan telpon ketiga pun ngak diangkat.


Aku yang kesal langsung membanting handphone ku ke atas sofa.aku langsung memanggil bi Inah.


"Bi inah,bi Inah!!!" panggil ku.


"Ehh iya ada apa non,ada yang bibi bantu?" tanya bi Inah sambil buru buru berjalan ke arah ku.


"Bi tolong buatin susu coklat ya untuk citra" ucapku


Bi Inah kembali ke arah dapur untuk membuatkan susu coklat panas kesukaan ku.dari aku kecil aku sering dibuatin susu coklat panas sebelum tidur,atau waktu lagi kesal.


"Ini non susu coklat panas kesukaan non citra" ucap bi Inah sambil memberi kan susu coklat kepadaku.


"Makasih bi"ucapku.


"Iya,sama sama non" ucap bi Inah.

__ADS_1


"Ehm non kalau boleh bibi tau,non kenapa ya,kok kayak nya non lagi marah atau kesal gitu,coba cerita sama bibi,mana tau bibi bisa bantu" tanya bi inah.


"....."


"Ehh maaf non kalau bibi buat non jadi kesal dan sedih,bibi mau balik ke dapur dulu untuk nyuci piring..." ucap bi Inah,tapi langsung ku potong.


"Bibi duduk aja disini,citra mau cerita sama bibi" ucapku sambil meminta bi Inah duduk disebelah ku.


"Baik non" balas bi Inah sambil duduk.


"Jadi gini bi,tadi pagi sampai sekarang handphone nya chika ngak aktif bi,citra udah coba telpon berkali kali tapi tetap tidak diangkat.citra jadi khawatir dan jadi penasaran,karna tadi chika ngak pergi kekampus bi" ucapku sambil menceritakan semuanya ke bi Inah.kulihat bi Inah mengangguk kan kepalanya.


"Mungkin non chika lagi ngak ada dirumah non,atau handphone nya ketinggalan di kamarnya" ucap bi Inah sambil menenangkan aku yang khawatir.


"Mungkin benar yang bibi katakan,makasih ya bi udah mau dengar citra cerita" ucapku sambil memeluk bi inah. bi Inah pun membalas memeluk ku.


(Kalau kalian mau tanya bi Inah tuh umur berapa? Jawaban nya adalah berumur sekitar 50 tahun,bi Inah ini adalah pembantu dirumah ini dari masa ibu citra kecil,cocoknya dipanggil nenekkan? Tapi itu karna citra udah biasa manggil bibi ke bi Inah,jadi dia manggil bibi aja.bi Inah ini udah lama tinggal dirumah citra jadi bi Inah ini lah yang selalu nemenin citra kalau lagi sendirian,bahkan udah dianggap kayak keluarga sendiri sama keluarga citra.)


(Terus kalau ada yang nanya umur pak deni si satpam rumah nya citra itu jawaban nya adalah pak deni berumur 60 tahun lebih tua dari bi Inah,karna pak deni ini juga udah lama tinggal di rumah citra,juga udah dianggap kayak keluarga sendiri)

__ADS_1


nah sampai sini dulu episodenya.maaf ya kalau banyak yang typo atau salah kata,karena ini novel pertamaku jadi harap maklumi kalian jangan lupa like,komen,dan vote ya.biar aku tambah semangat untuk melanjutkan episodenya:v


__ADS_2