Kesabaran

Kesabaran
episode 13


__ADS_3

"Dokterrr,,,jadi gimana keadaan andi??? Dia baik baik saja kan dok??? Apakah dia sudah sadar???" tanyaku


Dokter melihat kearahku dan menjawab.


"Dia tidak baik baik saja,dia mengalami benturan yang sangat kuat di kepala bagian belakang,itu menyebabkan darah terus keluar dari luka bagian belakang nya kami sudah membersihkan darah yang keluar dari kepalanya,kemungkinan untuk selamat sangat lah kecil"jelas dokter itu.


"Apa dok??? Anak saya kemungkinan kecil untuk selamat??" ucap mamanya andi sambil menangis.ya mungkin mama nya andi tidak kuat lagi untuk menahan air matanya.


Aku pun ikut menangis.


"Pak boleh kah kami masuk kedalam ruangan andi??" tanya papanya andi.


"Silahkan kalian boleh masuk,kalau begitu saya pamit dulu"jawab dokter itu sambil pergi menuju ruangannya.


Kami pun masuk,aku sangat sedih melihat kondisi andi seperti ini,aku melihat banyak alat yang melekat ditubuhnya.aku membiarkan orang tua nya andi untuk dekat dengan anak nya.


Setelah itu aku pun duduk disamping tempat duduk nya andi.aku memegang tangan nya.


(Andi kamu harus sadar aku disini akan selalu nemenin kamu,kamu harus sadar,aku tidak kuat melihat kondisi kamu kayak gini)ucapku dalam hati.

__ADS_1


Selama 3 hari aku pergi ke ruangan andi,selama itu aku cuma bisa menunggu,hingga dihari ke 4 andi membuka matanya disaat itu aku lagi asik dengan alquran ku,tapi aku kaget saat ada tangan yang menyentuh jariku aku langsung menutup Alquran dan betapa senangnya aku.


Melihat andi sudah sadar aku langsung memanggil dokter.


"Dokter cepat kesini dokter" panggil ku dari dalam ruangan.tidak beberapa lama dokter pun datang,dia memeriksa keadaan andi.


Aku pun juga menelepon orang tua andi.


"Assalamualaikum"ucapku ditelepon.


"Waalaikumsalam ada apa cantik kamu menelepon tante??" tanya mamanya andi.


"Alhamdulillah tante sama om akan segera kerumah sakit" jawab mamanya andi.


Tidak beberapa lama mama dan papa nya andi datang mereka sangat senang sekali.wajah sedih mereka sudah berubah menjadi ceria lagi tidak ada yang sedih lagi.mama nya andi langsung berlari kearah putra nya dan memeluknya.


"Sayangg mama sangat senang melihat kamu sudah sadar" ucap mamanya andi.


Setelah dokter memeriksa dokter pun memberi tahu kalau keadaan andi saat ini tidak memungkinkan karna detak jantung nya sangat lah lemah.

__ADS_1


"Cit...raaa" panggil andi dengan terbata-bata.


Aku pun langsung duduk di dekat nya.


"Iya aku disini" jawab ku.


"Aku... Mau.u.. Bilang..gg sama kamu"ucap andi terbata-bata.


"Iya kamu mau bilang apa?? Bilang aja aku akan dengerin kok" jawabku.


Wajah andi sangat lah sedih dia seperti nya tidak kuat untuk memberi tahu aku sesuatu.lama aku menunggu hingga dia berbicara.


"Aku mau kamu jaga diri baik baik,aku tau kamu itu gadis yang kuat,kamu harus kuat tanpa ada aku disampingmu,dan kamu jangan sedih terus Aku mau kamu itu Selalu ceria tanpa aku" ucap andi.


Ucapan itu sangat memukul ku,seperti ada jutaan jarum yang mengenai hati ku,aku langsung menangis dan marah.


"Kamu kenapa bilang seperti itu andi!? Kamu itu ngak akan kenapa napa,aku bakalan ada disini nemenin kamu sampai sembuh dan aku tidak suka kamu berbicara seperti tadi!!" ucapku dengan emosi sambil menangis.


Andi sedih melihatku menangis sambil marah sm dia.andi memegang tangan ku,dan dia memberikan ku sebuah gelang.aku heran melihat dia seperti ini.aku pun bertanya.

__ADS_1


__ADS_2